Rektorku, Dosenku, Suamiku (Di Paksa Menikah Dengan Balok Es)

Rektorku, Dosenku, Suamiku (Di Paksa Menikah Dengan Balok Es)
Episide 62 - Ini Saja


__ADS_3

"Saya ingin melakukan sesuatu denganmu...." ucap Balok Es.


Pak, Bapak mau ngapain sih? 😱 Apa Balok Es ingin bermain di bawah selimut denganku? Tapi, dia bilang kan nanti saat sudah resepsi. Tunggu, dia kan pria apalagi cuacanya sedang dingin. Dia tadi bilang juga butuh kehangatan kan?


"Kak Billy!" teriakku sambil menyilangkan kedua tanganku di depan tubuhku. "Qia...takut...ehm...kalo mau dimajukan sekarang...pelan-pelan ya...." ucapku lirih. "Sakit!" ucapku sambil memegangi dahiku. Balok Es menyentil dahiku dengan tanngan kirinya.


"Apa yang kau pikirkan, Tikus Kecil? Jika saya bilang setelah resepsi maka setelah resepsi! Jauhkan pikiranmu dari pikiran yang tidak-tidak!" Balok Es bangkit lalu keluar dari kamarku.


"Bapak!" panggilku. Aku pun mengikuti di belakangnya. Balok Es tak berbalik, dia terus bergerak masuk ke dalam kamarnya.


"Sudah saya bilang jangan panggil Bapak!" Balok Es berkacak pinggang. "Jika kamu panggil Bapak lagi, saya potong jatah bulananmu 25%!" ancam Balok Es. Astaga! 😭 Yang benar saja, dipotong 25%? 😢 Itu hukuman yang sangat kejam 😭.


"Kak Billy!" aku memeluk Balok Es dari arah belakang. "Kak Billy, jangan marah. Qia salah. Qia janji nggak akan panggil bapak lagi deh!"


"Ehm, saya pegang janjimu, Tikus Kecil. Sudah, ayo kembali ke tempat tidur," Balok Es naik ke atas tempat tidur lalu memasukkan diri ke dalam selimut tebal itu. "Apa yang kau lihat? Cepat! Masuk kemari!" perintah Balok Es. Aku pun memasukkan diriku ke dalam selimut itu. Kupeluk sebuah guling di tengah tempat tidur. "Ck!" Balok Es menatap tak suka,tangan kiri Balok Es merebut guling itu.


"Ba....eh Kak...kamu kenapa sih?" tanyaku sambil menatapnya.


"Menurutmu apa yang saya inginkan?" Balok Es menatap ke arahku. Ih, dia suka banget main kode-kodean.


"Pikirkan saja sendiri! Saya mau tidur sendiri!" ucapku sambil keluar dari selimut itu dan hendak turun dari tempat tidur.


"Tidak menemani tidur malam ini, uang bensin untuk mobil dipotong 75%!" ucap Balok Es. "Sana bobok sendiri. Nampaknya bulan depan bisa berhemat lumayan," ancam Balok Es lagi.


Pak, kok sekarang Bapak juga main potong tunjangan bulanan Qia sih! 😢 Balok Es, kau semakin menyebalkan! 😑


"Kak Billy, jangan marah!" aku kembali ke atas tempat tidur. Balok Es kupeluk dengan erat dari sebelah kiri. "Qia cuma bercanda kok. Kak Billy kan baik, pasti nggak marah kan? Qia sayang Kak Billy," aku menggesek-gesekkan kepalaku ke bahu kiri Balok Es.

__ADS_1


"Ehm," sahut Balok Es singkat. Dia menggeser posisi tidurnya jauh ke sebelah kanan. Space tidur untukku jadi lebih luas. "Ambilkan laptop saya dan meja lipat! Saya akan memperlihatkan sesuatu padamu," perintah Balok Es.


Aku pun melakukan perintahnya, kuambil laptop warna perak dan meja lipat kecil itu. Kutaruh meja lipat itu di tengah ranjang. Laptop kutaruh di atasnya lalu kutejan tombol power. Laptop itu menyala. Balok Es segera menyentuh touchpad pada laptop itu. Kursor mulai bergerak-gerak.


"Kak," panggilku. "Kita mau nonton film, ya?" aku antusias mendekat ke arah laptop itu.


"Ck! Bukan!" sahut Balok Es. "Jika saya mengajakmu menonton pasti sudah kubawa kau ke bioskop," Balok Es nampak terus membuka berbagai folder itu. Aku terus memperhatikan layar laptop itu.


"Wow!" aku berdecak kagum. Di layar laptop itu ada banyak foto resepsi pernikahan yang megah dan mewah.


"Saya ingin membahas hal ini denganmu. Resepsi kita harus disiapkan sedini mungkin. Saya sibuk bekerja dan kamu sibuk kuliah. Mumpung ada waktu, ayo kita bahas sekarang. Ini beberapa contoh konsep resepsi yang dikirim oleh WO (Wedding Organizer) yang dipilih Bunda. Bagaimana jika...."


"Yang ini aja!" aku menunjuk salah satu foto resepsi dengan dekorasi bernuansa warna ungu lavender. Itu sesuai dengan warna kesukaanku.


"Ck, terlalu mencolok! Ganti!" sahut Balok Es ketus. Dia menggeser kursor, foto itu berganti ke foto lain. "Ini saja! Simpel dan elegan!" Balok Es menunjuk sebuah foto resepsi dengan dekorasi warna abu-abu gelap dipadukan warna putih.


"Ck! Terlalu suram. Ganti ah! Masak resepsi suasananya gelap nan suram," protesku. "Ini aja, Pak! Ini bagus!" aku menunjuk foto yang tadi.


"Jelek! Terlalu suram suasanya!" aku mengganti foto lagi. "Yang ini juga boleh!" kutunjuk foto lain.


"Jelek! Terlalu alay!" Balok Es mengganti foto lagi. "Ini saja!"


"Ini saja!"aku mengganti foto lagi.


"Ini saja!" protes Balok Es sambil mengganti dan menunjuk foto lain lagi. Perdebatan panjang terus terjadi.


"Ya sudah, warna dekorasi kamu yang tentukan tapi warna gaun dan jas saya yang memilihnya!" Balok Es akhirnya mengalah.

__ADS_1


Hihihi, gitu dong. Dari tadi kek jinak dan penurut, hihihi 😆. Aku pun membuat folder dengan nama 'Konsep Resepsi Pilihan Qia Tersayang'. Kusimpan beberapa desain dekorasi yang kusukai.


"Sudah, Kak," ucapku sambil menatap Balok Es.


"Kembalikan ke tempatnya," perintah Balok Es. Aku pun mematikan laptop itu lalu mengembalikan kedua benda itu ke tempat semula.


"Jadilah guling yang baik!" Balok Es langsung memeluk tubuhku dengan erat. Kepalanya menyandar di dadaku. Aku membalas pelukan itu, tangan kananku membelai kepalanya. "Besok sore tunggu di rumah. Saya ingin mengajakmu pergi...." ucap Balok Es.


"Tapi, besok Qia udah ada janji mau nonton film sama sepupu Qia!" protesku.


"Kamu bisa nonton dengan saya. Pokoknya besok sore tunggu di rumah. Jika kamu ada janji batalkan semuanya!" perintah Balok Es.


"Memang mau kemana Kak? Apa tidak bisa ditunda?" ucapku.


"Tidak bisa ditunda! Ada restoran baru yang grand opening besok di Mall XYZ. Saya ingin mengajakmu makan malam di sana besok sore," ucap Balok Es lirih.


"Kak Billy ngajak Qia kencan?" tanyaku penasaran.


"Jangan terlalu berharap! Saya hanya ingin ditemani makan malam di luar saja," Balok Es kembali menutup matanya.


Bilang aja, Pak kalo mau ngajak Qia kencan. Mengapa ya aku merasa antusias dengan ajakan ini. Pak, Qia menantikan dinner romantis lho, hihihi 😆.


Jangan lupa like dan vote ya 😄 biar author tambah semangat buat nulis dan update


Cara vote dan like gampang kok 😄


Tinggal pencet tanda jempol 👍 di pojok kiri bawah untuk like 😄

__ADS_1


Untuk vote tinggal pencet tanda 'Vote' di halaman sampul novel


Thank you 😍


__ADS_2