
Saat pakha terbangun dia sudah berada di suasana yang gelap gulita tanpa penerangan apapun hanya sedikit cahaya rembulan yang masuk melalui celah-celah lebatnya dedaunan ,dan di tubuhnya berasa ada yang merayap dan ternyata benar kaki seribu sedang merayapi kakinya.
Dengan refleks dia berteriak namun bukan suaranya yang terdengar tapi suara burung hantu malam yang terdengar saut menyaut menambah keheningan malam.Di satu sisi dia juga mendengar sesuatu namun tampak tak jelas suaranya, angin malam menambah kebisingan membuat dia merinding di sekujur tubuhnya.
"Hai manusia kamu sudah bangun,ku kira engkau akan menjadi makananku malam ini".suara terdengar namun tanpa wujud.
Mata pakha mulai menelusuri dimana suara itu berasal namun dia tak menemukan apapun dengan kegelapan dia melihat samar-samar ada kepulan asap putih semakin lama semakin mendekatinya.
Dan tampaklah wajah menyeramkan yang pernah ia temui sampai ia pingsan.
Dia sangat ketakutan jika ia bisa memilih dia pasti memilih pingsan lagi namun itu tak terjadi padanya ia memberanikan diri untuk bersuara. "Hantu tolong jangan bunuh aku, akaku emmohon,dagingku kecil dan aku pasti tidaklah enak untuk kau makan".kata pakha sambil berlutut membenamkan wajahnya di antara lutut.
"Dasar manusia bod*h hahaha aku tidak akan memakan manusia yang masih hidup, kau tenanglah ,siapa namamu, apa manusia tidak mempunyai nama? "tanya bayangan itu. "akaku papakha"jawaban yang tiba-tiba keluar begitu saja di mulut pakha.
Pikiran pakha berkecamuk mengapa pangeran tidak berwajah ganteng kata kakaknya yang bercerita bahwa pangeran itu wajahnya ganteng tapi yang ini lebih bertampang menyeramkan dan juga lebih dominan sangat buruk rupa, wajah yang hancur tanpa ada yang utuh sama sekali. Pakha belun terbiasa melihat wajah hantu itu.Namun dia sudah tidak pingsan lagi dan masih takut dengan wujud hantu itu namanya juga anak kecil mata batinnya kuat dan masih bisa melihat di luar dugaan orang dewasa.
Dirumah pakha sudah mulai banyak warga yang ikut mencarinya semua laki-laki di kerahkan untuk membantu mencari pakha.Namun wajah dari keluarga pakha nampak biasa saja bahkan kecemasan hanya terlihat sedikit,pakha adalah anak yang tidak di inginkan keluarganya lahir di dunia ini adalah ketidak beruntungan dan hanya menambah beban saja. kelahirannya merupakan kesalahan orang tuanya bahkan dia di anggap hanya manusia tidak berguna di keluarganya.
__ADS_1
"Pak aku sangat kuatir sama pakha bagaimana kalau dia di makan binatang buas atau di culik penjahat dan di potong-potong". kata ibu sar sambil menonton acara tv kesayangannya.
"ikhlaskan saja bu kalau dia tidak ketemu, lagi pula kita kan masih mempunyai nawang anak kebanggaan kita, sudahlah bu tidak usah terlalu bersedih begitu kita kan bisa membuatnya lagi dan lagi".senyum cabul suaminya. bu sar hanya melengos saja mendengar pernyataan suaminya itu, tapi dia juga tidak ambil pusing dengan masalah itu.
Di hutan tersebut pakha masih ketakutan dia tidak tau apa yang harus ia lakukan untuk bisa kembali ke rumahnya.Tiba-tiba punggung nya di tepuk seseorang namun yang ia lihat bukan manusia tapi kuntilanak yang bertengger di atas pohon dengan kaki panjang dan rambut yang menutupi seluruh badannya mempunyai mata yang melotot bulat menyeramkan dengan tangan yang mempunyai kuku-kuku panjang yang menyisir sambut. Sontak membuat pakha kaget terlonjak dia baru saja bertemu si bayangan tadi dan sekarang bertemu lagi makhluk yang menyeramkan.Jika dia bukan anak kecil yang kuat dia pasti sudah pingsan beberapa kali,namun pakha tetaplah seorang anak pemberani.
Di waktu itu juga pakha melihat asap putih yang pernah ia temui setelah sadarkan diri dari pingsannya. Ternyata asap tersebut membentuk wajah laki-laki tampan tanpa tubuh dan jantungnya berdetak kencang mungkin ia pikir akan sakit jantung gara-gara sering melihat hal yang menakutkan.
"pakha kenapa kamu bengong melihat aku"kata asap tersebut. pakha hanya diam membisu tanpa menjawab pertanyaan tersebut, mengapa dia bisa mengetahui nama pakha padahal dia baru pertama kali bertemu pakha.
"hai anak kecil mengapa kamu diam saja apakah kamu tidak mengenali aku?"tanya kembali bayangan itu.
"apa maksudmu anak kecil ,bukankah kita tadi sudah bertemu beberapa kali dengan wujudku yang lain, aku adalah pangeran hutan kelam, apa kamu sudah ingat denganku? "kata asap putih tersebut.
Pakha hanya diam, apa ini bayangan hitam yang menyeramkan tadi ya, kenapa sekarang terlihat tampan apa hantu itu bisa berubah wujud,pakha bermonolog sendiri dalam hatinya. Dan pakha lebih terkejut lagi setelah di tatapnya wujudnya berubah sempurna seperti manusia tapi bedanya kakinya tidak menginjakkan tanah hanya sedikit melayang. asap itu mulai mendekati pakha, ia semakin diam seribu bahasa bahkan tubuh pakha hanya mematung di tempatnya.tangan asap itu mencengkrap dagu pakha sampai kedua mata mereka bertemu.Entah sudah seperti apa perasaan pakha saat itu.
Pakha hanya pasrah tentang keadaannya meskipun dia mati pun dia tidak bisa apa-apa dan hanya bisa menangis sampai sesegukan. pakha mulai merasakan sentuhan di tubuhnya pahanya serasa ada hawa dingin yang membelainya tubuhnya serasa sedang di belai oleh seseorang hingga bagian bawah pakha terasa nyeri dan berlendir.
__ADS_1
"apa yang terjadi padaku kenapa tubuhku menjadi begini? "pakha bergeming sendiri. tubuhnya serasa di peluk dari belakang dan daerah sensitif nya terasa sakit seperti kemasukan sesuatu dan nyeri sampai dia terduduk lemas. Bahkan dadanya terasa ada sesuatu tapi dia tidak mengerti hal itu. namun dia mendengar bisikan dari telinganya "kamu sudah ada tandaku dan suatu saat aku akan datang menjemput mu kembali, kamu adalah milikku pakha milik pangeran hutan kelam, aku akan membantumu kembali".Namun perlahan lahan pakha mulai menutup mata dan tak sadarkan diri.
Sudah 5 hari pakha tidak di temukan bahkan tim sar dan polisi membantu mencari pakha, kebetulan seorang kakek paruh baya lewat saat mencari kayu bakar di sekitar hutan itu dan dia melihat ada anak kecil yang cantik tergeletak di bawah pohon besar, dan kakek tersebut berteriak kepada tim sar yang sedang mencari seseorang "tolong ada anak kecil di sini"teriak kakek tersebut membuat tim sar kalang kabut menghampirinya dan ternyata benar ada anak kecil yang sedang terlelap nyenyak.
Jam sudah menunjuk kan pukul 9 pagi waktu setempat.
Setibanya di rumah pakha tidak sadarkan diri 1 hari dan keesokan harinya dia membuka matanya dan ia sudah berada di kamarnya, seingatnya dia tadi berada di hutan dan bertemu dengan hantu.pakha merasa bingung dan bagian bawahnya masih terasa nyeri, apa kemarin hanya mimpi tapi kenapa terasa sangat nyata.
"bu pakha bangun bu"teriak kakaknya memanggil ibunya.
"pakha sudah sadar kamu apa kamu belum puas menyusahkan kami, dasar anak tidak tau diri".kata pak yat
"sudahlah pak biarkan pakha istirahat "jawab bu sar.
Pakha hanya merasa sedih karena tidak ada yang peduli dengannya, dia merasa bahwa keluarganya memang selalu pilih kasih terhadap dirinya. Dan hanya kakaknya yang mendapat perhatian dari ayah ibunya.
Meskipun begitu pakha tidak berkecil hati dia tetap menyayangi keluarganya. dia ingin membuktikan bahwa dia bisa merebut hati orang tua nya itu.
__ADS_1
apa yang selanjutnya pakha lakukan terhadap keluarganya itu? nantikan episode selanjutnya ya, terus bagaimana kelanjutan dengan hantu yang sedang menandai pakha,apa yang di inginkan hantu tersebut terhadap pakha??