Sang Malam Memeluk Bintang (Misteri Hantu Hutan Kelam)

Sang Malam Memeluk Bintang (Misteri Hantu Hutan Kelam)
Sang Malam si Dewa Penyelamat


__ADS_3

Ketika Pakha sudah bersiap untuk saat terakhir dengan memejamkan matanya, namun dia mendengar suara samar-samar di telingannya.


"RATUKU AKU AKAN MELINDUNGI MU" seketika harapan yang hilang muncul kembali.


"Siapapun tolong selamatkan aku."batin pakha sambil meneteskan air mata.


Saat itu juga ternyata tidak terjadi apa-apa pada Pakha. Pakha perlahan mulai membuka matanya yang sedari tadi terpejam dan ternyata pria psikopat yang tadi sedang menodongkan pistol di samping kepalanya sudah menghilang tanpa jejak apapun. Hanya kesunyian yang tertinggal menemani Pakha saat ini.


Entah kemana psikopat itu pergi, apa dia sekarang sedang main petak umpet dari Pakha atau dia sedang merencanakan sesuatu. Pikiran Pakha masih berkecamuk dan ia mencari cara untuk bisa melepaskan diri dari tali yang mengikat tangan dan kakinya. Dia bergerak melata seperti ulat untuk menghampiri pisau kecil di dapur, meskipun agak kesulitan namun ia tetap melakukannya. Akhirnya tangannya meraih pisau dapur dan berusaha memotong tali yang melilit tangannya. Setelah lima belas menit akhirnya ia bisa lepas juga dari lilitan tali yang menyebalkan itu.


Tubuhnya saat ini masih bergetar ketakutan dengan kejadian di luar dugaan yang telah terjadi kepadanya tadi. Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka menambah kekhawatiran nya saat ini. Jangan-jangan itu pria psikopat tadi, Pakha langsung berlari untuk sembunyi namun ia mendengar suara yang tak asing di telinganya.


"Bukankah itu Boy? "tanpa pikir panjang Pakha berlari menghampiri Boy dan langsung memeluknya sambil menangis. Boy hanya bingung dengan kelakuan Pakha saat ini, hanya di tinggal sebentar saja sudah di tangisi. Padahal tadi dia baik-baik saja Boy kira dia tadi sedang tidur, entah kenapa perasaan Boy ingin cepat pulang setelah selesai membeli semua keperluannya. Boy merasa sangat cemas meninggalkan Pakha sendirian di hotel.

__ADS_1


"Sayang kok nangis sih, udah kangen ya baru saja di tinggal belanja sebentar, cup.. cup.. cup. "kata Boy menghibur Pakha agar berhenti menangis.


Namun Pakha tidak merespon sama sekali dan malah semakin erat memeluk Boy. Apa yang sebenarnya terjadi kenapa Pakha seperti ketakutan begini, apa sesuatu sedang terjadi saat aku keluar tadi. Boy sungguh bingung kemudian mengajak Pakha untuk duduk dan menenangkannya.


"Sayang coba ceritakan apa yang sudah terjadi saat aku keluar tadi? "tanya Boy setelah Pakha berhenti menangis.


Pakha masih sesegukan menceritakan semua kejadian yang tadi sudah menimpanya dia juga sangat ketakutan karna dia hampir saja terbunuh hari ini dan tidak akan melihat wajah Boy lagi. Setelah Boy mendengarkan keseluruhan cerita Pakha dia berjanji tidak akan meninggalkan Pakha sendirian lagi dan akan selalu melindungi Pakha.


Tadi setelah Pakha mendengar suara samar-samar "ratuku aku akan melindungimu" saat itu Bima sedang berbicara pada Pakha namun karna dia sudah tidak punya ikatan lagi dengan Pakha dia tidak bisa menunjukan diri lagi.


Bima menyelamatkan Pakha dengan cara menculik pria psikopat itu dan di bawa ke dunia gaibnya untuk memberi pelajaran pada pria itu karna sudah berani mengganggu Pakha. Karna Bima makhluk gaib dia tidak bisa menyakiti manusia, Bima hanya bisa menyesatkan psikopat itu di kawasan hutan kelam miliknya.


"Sial dimana aku sekarang?bukankah tadi aku bersama wanita itu tapi kenapa aku sekarang berada di hutan, "ucapan pria psikopat yang kebingungan.

__ADS_1


"Dasar pria kejam kamu tidak akan bisa keluar dari sini ha.. ha.. ha, " tiba-tiba ada suara tanpa wujud yang menggema di hutan itu.


"Dasar wanita penyihir kembalikan aku sekarang juga, wanita sialan "umpatan Reno yang kesal campur takut yang dia rasakan sekarang.


Reno berkali-kali berlari mencari jalan keluar namun dia hanya muter di satu tempat itu, saat dia kembali mencari arah yang berbeda dia akhirnya kembali lagi di titik yang sama. Saat kakinya sudah mulai lemas dia akhirnya menyerah dan duduk termenung di bawah pohon beringin besar yang seram dan misterius.


Tempat apa ini menjijikkan dan suasana nya mencekam sekali, ketika dia teringat hpnya ternyata telah mati dan nampak pecah. Itu semua perbuatan Bima agar pria jahat itu tidak bisa menghubungi pihak lain dan akan terkurung selamanya di hutan bersama dirinya. Akhirnya Reno menghilang secara misterius tanpa di ketahui oleh siapapun termasuk Pakha hanya Bima yang tau keberadaan Reno karna semua itu terjadi akibat ulah Bima untuk membalas dendam kelakuan jahat Reno.


"Rasakan penderitaan mu manusia jahat tak akan ku biarkan kamu keluar dari wilayahku sampai tubuhmu membusuk sekalipun dan akan biarkan kamu menghilang agar Bintangku tetap aman."dengan wajah ganteng ia tersenyum sambil menatap langit malam dalam hutan itu. Bima akan selalu menunggu Pakha kapanpun itu karna dia sangat mencintai Pakha dan berjanji akan melindungi Pakha sampai akhir. Sayangnya wajah tampan Bima sudah tidak bisa dilihat Pakha seperti dulu karna dunia mereka berbeda. Tidak semua makhluk gaib itu bersifat jahat hanya Allahualam yang tau. Semenjak kejadian itu polisi terus mencari Reno namun belum juga ketemu dan banyak lembaran yang di sebar luaskan di masyarakat jika melihat pria itu untuk segera menghubungi nomor polisi.


Penjahat kelas kakap seperti Reno memang agak sulit untuk ditangkap namun itu menjadi pr polisi. Sekarang Pakha lebih berhati-hati dan waspada, semenjak saat itu dia selalu di ikuti satu pengawal tanpa sepengetahuan nya. Pengawal itu di tugaskan Boy untuk menjaga Pakha agar kejadian seperti dulu tidak akan terulang lagi. Bagi boy membayar satu pengawal itu tidak seberapa kalian tau jika dia termasuk golongan manusia kelas atas yah bisa di bilang keluarga kaya. Cinta Pakha bisa di bilang cukup rumit namun itu yang membuat warna dalam hidupnya.


Sekian dulu ya, nantikan kejutan lainnya di episode selanjutnya semangat membaca......

__ADS_1


__ADS_2