Sang Malam Memeluk Bintang (Misteri Hantu Hutan Kelam)

Sang Malam Memeluk Bintang (Misteri Hantu Hutan Kelam)
Hari ijab


__ADS_3

Detik sang waktu sudah mendekati sebuah ikatan suci. Detak jantung mulai berpacu dalam kecepatan. Gaun panjang mekar seperti sebuah bunga mawar putih dan indah di pandang mata. Sang pemilik gaun mulai menampakkan wajah cantik dengan riasan yang melekat di pipinya dan sebuah mahkota kecil yang di sematkan di atas kepala bak seorang putri kerajaan. Sang lelaki sudah siap di depan naib, semua mata tertuju padanya. Tangan kanan mulai berjabat dengan sang naib.


أنكحتك وزوجتك مخطوبتك بنتي ________ علىالمهر ——— حالا


Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka binti ___Nawang atasia_____ alal mahri ___100 gram ____ hallan


Artinya: “Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu, puteriku _Nawang atasia_____ dengan mahar __100 gram emas_____ dibayar tunai.”


: قبلت نكاحها وتزويجها على المهر المذكور ورضيت بهى والله ولي التوفيق


Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq


Artinya: “Saya terima nikah dan kawinnya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah.”


Kini oci dan nawang sudah menjadi satu bagian, satu hati dan satu tujuan. Oci menyematkan sebuah cincin dengan permata putih di jari manis istri sahnya, begitu juga dengan nawang menyematkan cincin di tangan suami sahnya. Kini cinta mereka sudah sah di antara hitam di atas kertas putih dan di hadapan sang pencipta.


"Nawang terimakasih engkau telah bersedia menjadi bagian dari hidupku,"kata oci kemudian mencium kening kak nawang.


"Aku bersedia menjadi teman dan juga istrimu selamanya,"jawab kak nawang sambil mencium telapak tangan suaminya.


Sorak dan tepuk tangan kini memenuhi seisi ruangan yang mewakili kebahagiaan mereka berdua, namun kebahagiaan itu ada yang kurang. Andai saja boy bisa melihat kebahagiaan ini, andai saja pakha bisa melihat semua ini, itulah yang di pikirkan kak nawang dan oci di dalam senyum bahagianya.


Tanpa di sangka-sangka ada seorang laki-laki tengah berdiri di hadapan mereka berdua.


Kejutan yang tidak bisa di ungkapkan oleh kata-kata, sahabat yang seperti adiknya sendiri telah hadir di acara yang sangat spesial ini.


Kini air mata oci sudah tak bisa ia tahan lagi, kristal bening itu sudah membasahi pipinya.

__ADS_1


Melihat boy datang dengan senyum di wajahnya sambil menyalami kedua pengantin untuk memberi ucapan selamat.


"Selamat menempuh hidup baru broo ,"kata boy bersalaman, tiba-tiba oci langsung memeluk sahabatnya itu dengan sangat erat tanpa merespon ucapan boy.


"Terimakasih kamu sudah hadir di hari bahagiaku ini, aku sangat bahagia,"jawab oci masih memeluk boy.


"Aku akan datang di hari pentingmu, jangan nangis kasihan tu istrimu menahan malu karna pasangan laki-lakinya menangis, "ejek boy kemudian melepaskan pelukan oci.


Akhirnya mereka bertiga tertawa dengan bualan yang boy katakan.


Boy adalah manusia yang sangat pandai dalam menyembunyikan perasaannya.


Meskipun hatinya masih belum bisa move on pada pakha, namun sekarang ia sudah sedikit sadar, jika ia terlarut dalam kesedihan yang berkepanjangan akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Suatu keajaiban boy bisa hadir di pernikahan oci itu karna ibunya memberikan banyak pesan untuk anak laki-lakinya sehingga membuat boy sedikit sadar dari penyakit yang bersemayam selama ini. Namun tidak sepenuhnya ia pulih tapi lebih mendingan dari pada sebelumnya yang hanya berdiam di kamar tertawa dan menangis sendirian.


Boy masih butuh waktu untuk kembali menata hatinya itu, biarkan waktu yang akan menjawab semuanya. Hatinya masih di penuhi nama pakha namun ia harus sabar menunggu cintanya itu.


Sementara itu ada seorang laki-laki misterius dengan kepala tertutup jaket hitam sedang tersenyum di antara tamu undangan.


Laki-laki misterius itu berjalan tanpa melihat sekitar karna matanya sedang sebuk mencari seseorang tak sengaja langkah kakinya menabrak seseorang di depannya.


"Sorry aku tak sengaja,"kata laki-laki itu.


"Reno... ,"teriak seseorang yang di tabraknya itu.


Kini mata mereka berdua saling beradu tatap seperti ingin saling menelan satu sama lain, tatapan mereka berdua tajam seperti menyimpan sebuah dendam.


"Ehem,"suara yang mengagetkan mereka berdua sehingga keduanya saling salah tingkah.

__ADS_1


"Jangan bertatapan seperti itu karna cinta itu berawal dari mata lalu turun ke hati ,"ejek oci untuk mencairkan suasana canggung di antara mereka.


"iih jijik,"kata reno tubuhnya langsung menjauh mundur meninggalkan oci dan boy yang terdiam melongo.


"Apaan sih gak lucu, "jawab boy kemudian melangkah meninggalkan sahabatnya yang masih terdiam itu.


"Tunggu boy jangan marah dong aku hanya bercanda, boy maaf...tunggu... "kata oci sambil mengejar sahabatnya yang bad mood itu.


Di satu sisi kehidupan pakha di alam gaib masih berlanjut, detik jam di sana seperti berjalan lambat. Entah kenapa perasaan perempuan itu sungguh tidak enak.


Hatinya terasa ada sesuatu yang mengganjal, namun ia tidak tau perasaan apa yang hilang di dalam hatinya itu.


"Aku merasa ada sesuatu ingatan yang hilang, sebenarnya kehidupan apa yang aku jalani selama ini?"batin pakha di dalam kamar bima.


Beberapa menit kemudian bima keluar dari kamar mandi.


"Sayang kamu sudah bangun, "kata bima kemudian menghampiri pakha.


"Bim aku rindu keluargaku, "kata pakha sambil memasang wajah cemberut.


"Besok aku akan membawa mereka kemari jika kamu ingin melihat mereka ,"jawab bima sambil tersenyum.


"Iya makasih ya sayang ,"kata pakha sangat antusias dengan jawaban bima.


Ucapan bima semuanya adalah kebohongan, mana mungkin ia akan memanggil keluarga pakha untuk hadir di istananya. Mereka sekarang sudah beda alam. Bima hanya membuat orang-orangan palsu dan itu semua adalah bangsa gaib yang wajahnya menyerupai keluarga pakha itulah yang bima rencanakan. Setan licik itu punya sejuta cara untuk bisa memiliki pakha seutuhnya, dia akan melakukan apapun agar rencananya bisa berhasil. Dia harus membuat pakha mau menikah dengannya agar pakha tidak bisa kembali lagi di dunia nyata, itulah rencana yang ingin bima capai. Namun hingga saat ini pakha belum mau melakukannya, namun tidak membuat bima menyerah soal itu. Dia tidak akan membiarkan pakha kembali ke dunia nyata, karna pakha sudah di pilihnya untuk menjadi ratu yang akan mendampinginya memerintah kerajaan iblis dan setan yang ada di dalam hutan kelam.


Acara pesta pernikahan oci dan nawang sudah selesai dan semua tamu undangan sudah pada pulang ke rumah masing-masing. Kini tinggal rasa deg degan yang tertinggal di antara oci dan nawang, karna mereka berdua belum benar-benar mengenal satu sama lain. Pernikahan jalur ta'aruf itu masih terasa canggung. Malam ini adalah malam pertama yang akan mereka lewati, namun apa jadinya jika mereka berdua masih seperti orang asing dan masih saling canggung seperti itu. Sikap oci yang pemalu terhadap wanita itupun menjadi hal yang tidak bisa lepas dari rintangan mereka berdua. Di satu sisi dia juga mempunyai kewajiban yaitu harus memberi nafkah lahir batin kepada istrinya. Namun hatinya masih belum siap melakukan itu di malam ini karna tubuhnya sangat lelah, di sisi lain ada seorang perempuan yang sudah siap menunggu haknya di penuhi. Malu-malu kucing itulah yang mereka berdua rasakan saat ini. Malu tapi mau.

__ADS_1


Nantikan kisah lucu yang terjadi antara oci dan nawang dalam pernikahan ta'aruf itu dan bagaimana kisah cinta rumit pakha? tenang saja pakha masih bisa kembali kok di kehidupan nyatanya karna dia bisa menceritakan cerita ini untuk kalian baca dan saya sebagai penulis alias perantara dia untuk menceritakan lika-liku kisah hidupnya. Semangat membaca.


Like 👍 jika kalian menyukai cerita ini, komen di bawah 👇untuk memberi masukan atau dukungan untuk author.


__ADS_2