Sang Malam Memeluk Bintang (Misteri Hantu Hutan Kelam)

Sang Malam Memeluk Bintang (Misteri Hantu Hutan Kelam)
Di Setiap hembus nafas


__ADS_3

Alunan musik nan indah pengiring orkestra musik jawa, ada banyak orang bersorak kagum melihat penampilan pemusik itu. Di antara seribu pengunjung ada satu orang yang sangat menonjol menunjukkan kesenangannya pada pemain musik itu sambil melompat-lompat agar bisa melihat orkestra itu.


WADUH teriakan di antara pengunjung itu mengagetkan sang pemain sampai berhenti, salah satu pemain mengenali wajah yang berteriak itu dan menghampirinya.


"Boy "kata pakha kaget melihat wajah laki-laki yang tak asing baginya di antara pengunjung yang menonton pertunjukan musik di kampusnya.


Boy bukan menjawab tapi malah tersenyum malu karna melihat reaksi pakha yang heran.


"Kamu kenapa berteriak begitu? "tanya pakha sambil melirik kesal .


"Iya, maaf ya jadi mengganggu pertunjukanmu, "kata boy sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Pakha langsung menarik tangan boy untuk di bawa ke tempat camp, pakha menyuruh boy duduk kemudian dirinya berjalan menuju ke belakang untuk mengambil sesuatu.


Setelah beberapa menit hilang dari pandangan boy, pakha muncul membawa kotak P3K dan duduk di samping boy.


"Sinikan kakimu, "kata pakha sambil membawa obat urut.


Boy hanya menuruti perintah tersebut, pakha segera mengurut kaki boy yang terlihat bengkak dan membiru sehingga membuat sang punya kaki meringis kesakitan.


"Sudah selesai, "kata pakha sambil menaruh kembali kaki boy.


"Makasih ya pakha, "kata boy.


"Hmm, ngapain kamu datang ke kampus ku?"tanya pakha.


"Aku hanya ingin melihat pertunjukan musik mu apa tidak boleh?"tanya boy sambil tersenyum.


"Bukan begitu maksudku boy bukankah kamu hari ini ada jadwal kuliah? ".


"Ada sih tapi dosennya tidak masuk dan hanya memberi tugas saja terus aku kemari untuk melihat pertunjukan mu, "jawab boy.

__ADS_1


Boy memutuskan untuk terus memperjuangkan cintanya ia juga membutuhkan pengorbanan yang sangat besar…Boy meluangkan waktu pada kesibukan pekerjaan impiannya itu.


Mereka adalah dua orang yang saling mencintai namun tidak dapat saling terbuka.


Ada beberapa perbedaan di antara mereka yang membuat dua sejoli itu saling memendam perasaan.


Pakha mencintai kebebasannya…dan selalu melihat dirinya yang bebas dan tidak ingin mengalami asmara yang buruk seperti masa lalunya.


Boy sangat mencintainya, tapi ia tidak ingin di kecewakan ke dua kali oleh pakha.


Keadaan sedang menghalangi boy untuk membangun kisah cintanya. Sulit sekali untuk bersikap romantis saat dia belum mengetahui perasaan pakha yang sebenarnya.


Namun ada bahaya yang masih mengancam pakha saat ini yang membuat hidupnya di ikuti bayang-bayang kecemasan.


Di sisi lain ia sudah melaporkan polisi mengenai reno namun belum di temukan juga. Karna pria psikopat itu sering mengganti wajahnya dengan topeng wajah menyerupai kulit asli sehingga membuat polisi kesulitan dalam pencarian. Lokasi tempat penyekapan pakha di geledah pun tidak menemukan bukti apapun dan hanya sebuah gudang kosong yang sudah ber puluh tahun tidak di tempati.


Pakha sebagai korban merasa tidak tenang sebelum reno di temukan oleh polisi.


"Mas oci tolong ambilkan aku buah di dalam frizer, "teriak kak nawang yang duduk di depan televisi dengan perut buncit.


"Iya sayang tunggu bentar ya, "jawab oci di belakang sana.


Beberapa saat kemudian oci muncul sambil membawa nampan berisi buah-buahan segar di tangannya.


Sekarang kehamilan kak nawang sudah memasuki 5 bulan dan sejak saat itu sifatnya selalu manja bahkan makan pun harus di suapin oci. Hal itu membuat oci ke susahan karna istrinya terlalu manja dan sifatnya kadang-kadang emosian. Semua itu karna hormon orang hamil yang suka sekali berubah mood.


Oci tetap sabar bahkan cintanya selalu tumbuh menjadi lebih banyak lagi karna cinta itu datang bersama waktu ,hingga tak perlu di tanyakan lagi juga tak bisa di jelaskan karna hati telah bicara.


"Sayangku sehat-sehat ya jangan membuat ibu kesulitan, karna hadirmu di dunia akan membuat keluarga ini menjadi lengkap. "kata Oci sambil mengelus perut nawang.


Nawang hanya tersenyum melihat suami berharganya seperti Oci.

__ADS_1


Kehidupan mereka berdua berjalan sempurna seperti film romeo dan juliet namun tidak dengan kehidupan pakha yang di penuhi rintangan dan kepahitan hidup.


Cinta yang semu menyelimuti jalan hidup pakha bahkan dia menyibukkan diri untuk melupakan kisah-kisah yang pernah melukis hidupnya.


Waktu telah menunjukkan sang senja saatnya para mahasiswa untuk mengakiri kelas hari ini. Seorang wanita berlari tergesa-gesa menghampiri sebuah mobil silver yang dari tadi sudah standby di depan kampus.


Dengan nafas ngos-ngosan pakha berhenti di samping mobil itu untuk menghirup udara sejenak.


Hanya butuh waktu sedetik hingga wajah tampan itu terlihat di dalam jendela mobil sambil tersenyum kepadanya.


"Pakha ayo masuk! "ajak lelaki tampan itu.


"Iya bentar sabar dong."Pakha segera masuk ke dalam mobil itu. Sang pengemudi segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


"Gimana kuliahmu hari ini apakah berjalan dengan baik?. "tanya lelaki itu sambil melihat wajah Pakha yang awut-awutan.


"Ya begitulah."jawaban singkat Pakha sambil menghembuskan nafas dengan kasar.


Kemudian menoleh ke samping dan bertanya lagi.


"Terus gimana keadaan kakimu? "


"Ciee kawatir nih. "ledek boy sambil tersenyum senang.


"Apaan sih. "jawab Pakha dengan malu-malu namun sebenarnya omongan boy memang benar adanya.


Boy menjawab pertanyaan Pakha dengan apa adanya saat ini dan boy menawari pakha makan malam dengannya besok malam itu membuat Pakha kaget.


"Apa Boy sekarang mengajak aku kencan? Wow benarkah, "kata pakha dalam hati yang berteriak kegirangan.


Pakha tanpa basa-basi langsung mengiyakan ajakan boy. Ini pertama kalinya setelah beberapa tahun dia mengajak kencan setelah pakha menolaknya dulu. Seperti bunga Endelwis di pegunungan yang mekar saat di terpa angin sejuk begitulah perasaan Pakha saat ini.

__ADS_1


Akankah cinta mereka berdua bersatu kembali setelah berbagai macam rintangan dan hambatan yang mereka lewati. Seperti apa sih kencan mereka berdua nanti. Nantikan kisah ini di episode selanjutnya,,,, Semangat membaca.


__ADS_2