
Wajah elok nan rupawan di tambah kumis tipis, senyum yang manis semanis madu selalu terpancar di wajah seorang pria berpeci hitam. Disana juga ada seorang teman yang memperhatikan sahabatnya yang terlihat bahagia seperti mendapat durian runtuh.
"Ehem kenapa tu wajah dari tadi tersenyum terus, sepertinya akan ada kabar baik nih"ledek boy pada teman di sebelahnya.
"Ada deh,mau tau aja atau mau tau banget? "tanya oci kembali sehingga membuat orang di samping tempat ia duduk seketika memasang wajah cemberut.
"Doakan aku semoga bulan ini aku bisa menikahi bidadariku"jawab oci sambil tertunduk malu.
Boy langsung mengernyitkan dahinya,apa sahabatnya sekarang lagi jatuh cinta? pertanyaan yang membuat dirinya tercengang. Bukankah oci selalu bilang ingin fokus kuliah, tapi barusan ia bilang ingin menikah. Sebenarnya apa maksud dari ucapan sahabatnya barusan. Boy harus meminta penjelasan dari ucapannya itu.
"Apa maksud dari perkataan mu barusan? "tanya boy.
"Aku tadi melamar seorang wanita dan alhamdulillah di terima "jawab oci sambil tersenyum.
Apa yang sebenarnya terjadi dengan sahabatnya, akhir-akhir ini sifatnya agak berubah, dari yang kutu buku sekarang menjadi laki-laki bucin(Budak cinta )kata anak muda jaman sekarang. Siapa perempuan yang mau menerima lamarannya, apa nasibnya sama dengan kakaknya dulu? atau dia terpaksa menikahi perempuan secara mendadak karna suatu peristiwa yang tak di ketahuinya?atau jangan-jangan dia sudah melakukan hal terlarang? pertanyaan yang tersusun dalam hati boy untuk meminta sebuah jawaban dari sahabatnya itu.
__ADS_1
Namun ia urungkan karna itu urusan pribadi sahabatnya jadi apapun pilihannya ia akan selalu mendukung. Boy sangat peduli dengan oci, tapi jangan tanya, jika oci berani merebut miliknya atau keinginannya meskipun itu barang atau yang lainnya ia tidak akan segan-segan untuk merebutnya kembali. Boy termasuk orang yang tidak mau mengalah sama halnya dengan kepala batu. Bukan kepalanya jadi batu ya tapi hanya sebuah ungkapan saja.
"Aku jadi rindu pakha "batin boy sembari mengambil sebuah HP di sampingnya dan memanggil sebuah nama yang tersemat di kontaknya.
"Halo"kata yang terdengar sedih di seberang sana.
"Pakha ada apa denganmu kenapa kamu terdengar tak bersemangat begitu"tanya boy.
"Aku sedih namun aku juga sedang kesal hari ini"kata pakha di ujung telefon itu.
"Aku akan membunuhmu jika kamu berani melangkah lebih jauh dari ini, pakha adalah tunanganku jika ada tikus pengganggu seperti kalian akan ku habisi, akan aku persembahkan nyawa kalian pada sang ratu hahaha"batin bima yang sedang mengawasi boy.
Setelah telefon boy berakhir ia segera menutup jendela kamarnya karna sudah terlalu malam. Namun badannya merasa merinding waktu itu.
"Aku merasakan seperti ada yang sedang mengawasiku, mungkin itu cuma halusinasi ku saja"pikir boy kemudian membuang pikiran negatif nya itu dan segera beranjak tidur karna sudah hampir tengah malam.
__ADS_1
Sementara itu di sebuah rumah ada seorang laki-laki yang tersenyum sendirian di dalam kamarnya. karna dia sedang membayangkan kejadian lucu kemarin saat berteduh di halte.
"Aku senang melihat mukamu cemberut begitu, aku akan membuatmu kesal terus agar aku bisa melihat wajah imutmu itu"kata seorang laki-laki di dalam kamarnya. Laki-laki itu tak lain adalah reno sang pria dingin yang menyukai muka cemberut pakha dan menganggapnya imut. Laki-laki sedikit gila itu memang sangat aneh, bukannya senang melihat wanita tersenyum tapi malah senang jika melihat wanita kesal.
Kehidupan itu memang sungguh membingungkan, apalagi jika membahas tentang sikap seorang laki-laki sulit sekali untuk memprediksikan hal itu. Terkadang bersikap manis namun juga terkadang sangat menyebalkan. Kisah cinta pakha sangatlah rumit tidak seperti kisah cinta kakaknya kak nawang dengan oci yang terlihat sangat manis. Justru kisah cinta pakha lah yang semakin menarik untuk di ketahui.
Suara burung berkicau riang di pagi hari, sehingga membangunkan seorang perempuan yang tengah tidur pulas.
"Aduh kenapa udah pagi lagi sih, padahal aku tadi baru tidur"gumam pakha kemudian bangun dari ranjangnya . Dia langsung melangkah menuju kamar mandi dan bersiap-siap ke sekolah. Bedak tipis yang dioleskan di wajah putihnya dengan perpaduan liptint berwarna pink menambah kecantikan di wajahnya tidak lupa juga menyemprotkan minyak wangi miliknya.
"Pakha ternyata kamu itu lumayan cantik juga ya"puji dirinya sendiri di depan kaca miliknya. Terkadang seorang perempuan itu memuji dirinya sendiri untuk menambah kepercayaan diri. Apa kalian juga begitu? hanya kalian saja yang tahu.
"Ayo berangkat" ajak pakha pada seorang laki-laki yang sudah menunggunya beberapa menit yang lalu. Dia segera menaiki mobil jemputannya itu siapalagi kalau bukan boy pria yang sangat menyayangi pakha meskipun sudah di tolak mentah-mentah. Namun sampai sekarang dia tidak bisa melupakan cinta pertamanya itu, pakha juga orang yang merebut ciuman pertamanya meskipun secara tidak sengaja.
Kisah ini bukan sebuah kisah cinta segitiga melainkan kisah cinta segiempat, rumit namun indah. Kisah cinta antara pakha dengan bima si cowok romantis , pakha dengan boy si cowok hangat dan pakha dengan reno si cowok dingin. Banyak kisah yang ingin aku ceritakan pada kalian, ini di ambil dari kisah seorang perempuan bernama X dia di cintai tiga laki-laki yang mempunyai sifat yang berbeda-beda ,bukan cuma manusia yang menyukainya namun makhluk halus pun ikut menyukainya.
__ADS_1
Dia adalah sahabat baikku saat aku masih kecil ,aku tidak perlu memberi tahu namanya pada kalian karna dia ingin merahasiakan privasinya, dan dia dulu tinggal di desa A, desa yang berada di pulau jawa yang masih terlindungi hutan belantaranya, karna ada suatu hal akhirnya dia pindah di ibukota kita. Kisah ini saya tulis berdasarkan kisah nyata sahabat ku, namun ada juga kisah tambahan yang author ciptakan untuk melengkapi jalannya cerita ini.Sedikit bocoran ya akhirnya sahabatku menikah dengan salah satu pria yang aku sebutkan di atas. Menurut kalian siapa pria yang pantas menikah dengan pakha? Bima, boy atau reno? jika kalian ingin tahu kelanjutannya baca terus cerita ini sampai akhir.