Sang Malam Memeluk Bintang (Misteri Hantu Hutan Kelam)

Sang Malam Memeluk Bintang (Misteri Hantu Hutan Kelam)
Panik


__ADS_3

Pagi saat boy william tahu bahwa orang yang ia cintai menghilang misterius, tercatat sebagai pagi dengan badai terdahsyat dalam sejarah hidupnya.


"Pakhaaa"teriakan seorang laki-laki yang menangis di dalam kamarnya.


Tubuh lunglai itu hanya bisa berbaring di atas ranjang, hari suram, hati terasa kosong, tak ada semangat hidup itulah yang boy rasakan saat ini. Sejak hilangnya pakha dia sangat frustrasi, sampai-sampai pikirannya sudah tidak normal lagi.


Semua wanita yang terlihat di mata boy semuanya seperti wajah pakha, bahkan guling kamarnya ia juga sebut sebagai pakha. Terkadang menangis sendiri, terkadang tertawa sendiri itulah yang boy sering lakukan di dalam kamarnya. Gila itu yang pantas kalian sebut dengan perubahan sikap boy yang aneh ini. Kesuksesan yang di impikan orang tuanya kini hanya tinggal angan-angan. Masa depan anaknya kini sudah tidak ada harapan lagi, begitu menyedihkan itu yang orangtua boy rasakan. Cinta bisa mengambil akal sehat manusia, cinta juga bisa membunuh manusia , karna cinta itu sebuah misteri yang hanya bisa di pecahkan oleh hati.


Sudah genap satu bulan sejak hilangnya pakha, polisi, kak nawang, Oci dan semua pihak keluarga sudah menghentikan pencarian. Karna sudah genap satu bulan polisi tidak menemukan bukti apapun, hilangnya pakha masih menjadi sebuah misteri. Berbagai cara sudah keluarga pakha lakukan, bahkan mereka sudah melakukan apapun termasuk kegiatan yang menyesatkan manusia. Namun hasilnya tetap saja nihil. Semua pihak sudah putus asa begitu juga boy yang sudah mati-matian mencari pakha.


Kini hidup boy benar-benar sudah hancur seperti apa yang pernah ia katakan sebelumnya "aku tidak bisa hidup tanpamu pakha" kalimat itu yang selalu boy ucapkan. Hingga akhirnya akalnya telah kalah dengan kekerasan hatinya untuk hidup bersama pakha. Orangtua boy tidak tega memasukkan anak satu-satunya itu ke dalam rumah sakit jiwa. Boy hanya mendapatkan perawatan di dalam rumahnya saja. Hati orangtuanya kini pun seperti teriris melihat anak laki-laki nya mengenaskan seperti itu. Semoga ada keajaiban yang bisa membalikkan keadaan seperti sebelumnya. Wajah yang cerah itu sekarang hanya terlihat sayu. Entah kenapa hidup boy di penuhi dengan ketidak beruntungan, Allahualam.


Triring hp berbunyi mengagetkan dirinya yang tengah tertidur pulas. Hwaam mulut menguap lebar karna mata masih mengantuk, baru tiga jam ia bisa memejamkan matanya.


"Waalaikumslm, iya aku akan segera siap-siap"jawaban sedikit semangat yang keluar dari mulut wanita berambut pirang itu. Hari ini kak nawang mempunyai rencana untuk pergi fiting baju pengantin. Dia segera melangkah menuju kamar mandi dan bersiap-siap. Karna dari tadi oci sudah menunggunya di ruang tamu.


"Lama amat, kenapa nawang belum keluar kamar juga, sudah satu jam aku menunggu di sini"kata oci sambil melihat jam yang ada di tangannya. Kalian tau sendiri kan perempuan kalau dandan itu berapa lama, bagi pihak prempuan itu hanya waktu sebentar namun bagi pihak laki-laki itu sudah waktu sangat lama.


Selang waktu berlalu akhirnya kak nawang keluar dari kamarnya dengan memakai gaun pendek di bawah lutut yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. Dengan tas kecil warna maroon yang di selempangkan di tangan kanannya.

__ADS_1


"Ayo"suara kak nawang mengangetkan oci yang sedang mengantuk di atas kursi.


"Astagfirullahalazim"kata yang keluar dari mulut oci setelah melihat nawang.


Oci menutupi kedua matanya dan kembali berbicara pada tunangannya itu.


"Jangan pakai gaun itu, ganti dengan baju tertutup, lima menit dari sekarang"perintah oci geram dengan pemandangan yang barusan ia lihat.


Kak nawang bingung dengan kelakuan oci, menurutnya bajunya bagus terus dandanannya juga pas, bahkan ini baju mahal yang sering ia pakai di acara-acara tertentu. Sebelumnya teman-temannya biasa aja melihat penampilan nawang, namun kenapa pria di depannya kaget dan malah menutup kedua matanya.


"Emangnya aku segitu menyeramkan sampai kamu menutup mata seperti itu? "tanya nawang dengan kesal.


"Bukan begitu maksudku, pokoknya kamu harus ganti baju selain itu, jika kamu tidak mau aku akan tetap di sini menunggu mu"kata oci tegas.


"Itu baru cantik, tapi lebih cantik lagi kalau kamu menutupi rambutmu dengan hijab"kata oci tersenyum memandang nawang.


nawang hanya tersenyum mendengar pujian oci namun ia masih belum siap memakai hijab.


"Aku belum siap berhijab"kata kak nawang sambil malu-malu.

__ADS_1


"Baiklah aku tidak memaksamu soal itu, semoga saja hatimu segera siap"jawab oci tersenyum.


Mereka berdua berangkat menuju lokasi tempat fiting baju pengantin. Di sepanjang perjalanan mereka hanya diam diri dan tenggelam dalam lamunan masing-masing. Kak nawang memikirkan adiknya pakha yang menghilang misterius sedangkan oci memikirkan sahabatnya yang bernasib malang. Kebahagiaan mereka berdua tidak akan lengkap tanpa kehadiran pakha dan boy disisi mereka.


"Pagi sayangku"kata bima sambil mengecup kening prempuan yang tidur di sampingnya itu.


"Pagi juga bim "kata pakha sambil tersenyum malu.


"Kenapa wajahmu memerah sayang,kamu sakit ? "tanya bima sambil memegang dahi pakha.


"Aku tidak apa-apa kok bim"jawab pakha kemudian menutupi wajahnya dengan selimut.


Dunia milik mereka berdua itu yang terjadi antara pakha dan bima saat ini. Setiap hari mereka mandi bersama, tidur bersama, makan bersama sama persis seperti sepasang kekasih yang bahagia. Namun sampai sekarang bima belum merasakan tubuh pakha karna pakha selalu menolak berhubungan badan dengan bima. Entah apa yang pakha pikirkan saat ini namun bima tetap menanti pakha mau melakukan itu kapanpun ia siap.


"Sayang kapan kamu siap menikah denganku, katanya nunggu kamu lulus sekolah sekarang kan sudah lulus"tanya bima sambil memasang wajah cemberut.


"Bima sayang sabar ya masih ada banyak hal yang ingin aku lakukan sebelum menikah"jawab pakha lalu memeluk tubuh bima untuk membuang mood buruk bima.


Bima tersenyum melihat kelakuan wanita yang selalu membuat mood buruknya cepat berubah itu. Bima mulai menjaili pakha di atas tempat tidur. Mereka berdua saling lempar bantal dan tertawa bahagia di istana hutan kelam. Jika pakha mau menikah dengan bima otomatis ia tidak akan bisa kembali lagi di kehidupannya yang nyata. Dan akan selamanya terjebak di dunia gaib bersama bima selamanya.

__ADS_1


Di antara kebahagiaan pakha dan bima, ada seorang laki-laki yang sangat menderita, setiap waktu yang ia lewati terbuang sia-sia. Bukan kehidupan yang boy jalani sekarang seperti sebuah neraka bagi jiwanya yang sangat merindukan pakha. Entah sampai kapan kepedihan ini terjadi pada boy.


Akankah boy bisa melewati hari-hari terberatnya itu? apakah pakha mau menikah dengan bima? bagaimana kelanjutan asmara kak nawang dan oci yang manis itu.Temukan jawabannya di apisode selanjutnya semangat membaca. Like ๐Ÿ‘ jika kalian menyukai cerita ini, komen di bawah ๐Ÿ‘‡untuk memberi masukan atau dukungan untuk author.


__ADS_2