
Saat ini usia pakha sudah mencapai 17 tahun dan dia sekarang sudah menginjak Sekolah Menengah Atas terfavorit di sungkuwan.
Sekolah tersebut berhasil dia masuki dengan kerja keras dan usahanya sendiri,dia mendapatkan beasiswa sebagai murid berprestasi.
Ternyata usahanya selama ini sudah di akui oleh keluarga nya bahkan perusahaan-perusahaan besar sudah menantikan kehadirannya. Dia salah satu orang kebanggaan negaranya karna sudah banyak menyumbang medali emas di ajang kompetisi perwakilan negaranya.
Sekarang dia terlihat cantik dan menawan bahkan di perebutkan oleh berbagai macam lelaki. namun karena dia tidak begitu tertarik bahkan sekarang masih belum menemukan pasangan yang pas untuknya. karna entah kenapa hatinya seperti sudah terisi oleh seseorang.
Seorang laki-laki Sedang tergesa-gesa berlari menuju ke arah kelas, dengan membawa banyak buku di tangannya. ketika naik menuju tangga tak sengaja kakinya tersandung sesuatu.Pada waktu yang sama pakha sedang berjalan naik menuju tangga dengan melihat HP di tangannya.
brukk orang tersebut menabrak pakha,akhirnya mereka berdua jatuh ke bawah bersama-sama. Dan sesuatu yang mengejutkan terjadi pakha berada di atas laki-laki itu dengan posisi saling bertindihan.Tak kalah terkejutnya bibir mereka saling bersentuhan.
Seketika pakha segera menyingkir dari laki-laki itu dan berdiri sambil membersihkan bajunya yang kotor.
"Sial laki-laki brengs*k dia telah mengambil ciuman pertama ku, takkan ku biarkan kamu, kamu harus menerima akibatnya"gerutu pakha di dalam hatinya.
Namun laki-laki itu belum juga berdiri dan masih terdiam di tempat.Laki-laki tersebut sebenarnya juga kehilangan ciuman pertamanya."mengapa jantungku berdetak tak seperti biasanya, apa yang terjadi pada kamu jantung ku" kata boy dalam hati.Bel pertama masuk telah berbunyi dan membuat boy langsung berdiri.Pakha langsung berjalan menuju ke atas karna sebentar lagi bel ke dua hampir berbunyi.
"Tunggu"boy mengejar pakha yang berjalan dan mensejajar kan langkahnya.
"Maaf tadi aku benar-benar tidak sengaja, perkenalkan nama saya boy william" tangan boy mengajukan untuk berkenalan.Namun pakha hanya menatap nya tanpa menjawab satu kata pun dan langsung pergi meninggalkannya.
"Siapa perempuan itu mengapa sombong sekali, padahal aku tadi meminta maaf dengan tulus"boy berbicara dalam hati.
__ADS_1
saat itu boy merasa bersalah dan ingin mencoba meminta maaf sekali lagi namun dia tidak tau nama perempuan itu.
Bel kedua telah berbunyi pakha tergesa-gesa masuk ke kelasnya karna pelajaran telah di mulai. "maaf bu saya terlambat"pakha meminta maaf pada bu rahel guru mata pelajaran saat itu."tidak apa-apa saya juga baru ingin mulai, silakan duduk ke tempatmu"perintah bu rahel.
Pakha sangat kesal hari ini dia sangat membenci laki-laki itu. Meskipun yang di lakukan tidak sengaja namun tetap saja dia kehilangan ciuman berharganya.Seharusnya ciuman itu ia berikan untuk orang yang di sayangnya namun takdir berkata lain. Bahkan dia kehilangan itu pada laki-laki yang tidak ia kenal sedikitpun.
"brengs*k dasar laki-laki cabul tunggu saja aku akan bikin kamu menyesal "gurutu pakha di sepanjang perjalanannya, tanpa sengaja dia menendang kaleng yang ada di depan kakinya."aduhh" terdengar suara laki-laki berteriak. Dengan terburu-buru pakha mencari sumber suara orang yang kena botol kalengnya.
"aduh gawat, bagaimana jika orang itu guru di sekolah ini bisa tamat riwayatku"kata pakha dengan khawatir sambil kepalanya celingak celinguk mencari korbannya.
ternyata korbannya adalah laki-laki yang waktu itu pernah di temuinya.
"oh jadi kamu yang kena botol kaleng nya,syukurlah"kata pakha dengan sedikit senyuman.Pakha langsung putar balik dan melangkah meninggalkannya.namun tangannya di hentikan laki-laki itu.
"apa maksudmu syukurlah, kamu tidak minta maaf padaku dan malah langsung pergi begitu saja"jawab boy dengan wajah kesal.
Seketika boy ingin marah namun dia harus tetap sabar menghadapi perempuan.Dan melanjutkan perjalanannya, namun dalam hatinya dia senang bertemu wanita itu meskipun sifatnya sombong dan dingin.
"boy apa kamu sudah gila, kenapa kamu malah senang melihat cewek dingin itu"dalam hati boy berkata.
Setelah pakha sampai di kosnya dia langsung merebahkan diri di atas sofa, dan langsung menuju ke kamar mandi."ah hari ini sungguh menyebalkan,bikin kepikiran saja"teriak pakha di dalam kamar mandi.
Sekarang pakha tinggal di kosan karna jarak rumah dengan sekolahnya yang sekarang menempuh waktu satu jam jika menggunakan kendaraan.
__ADS_1
Dan rutinitasnya setiap hari sabtu dia pulang ke rumah, meskipun sebenarnya malas untuk pulang. Tapi itu tetap pakha lakukan untuk menghormati keluarganya. Dan besok adalah hari sabtu jadwal ia pulang ke kampung halamannya.
"malas sekali hari ini aku harus pulang ke rumah, tapi nanti masih ada les sampai jam 5 sungguh hari yang melelahkan" ucap pakha sambil mengunyah makanan di mulutnya.
"Hai cantik sendirian aja kakak temani ya" goda kakak kelas terhadapnya.
"terimakasih kak tapi aku tak butuh teman makan"jawaban dingin pakha.
"Dasar cantik-cantik sombong"ucap kakak kelas tersebut kemudian meninggalkan pakha sendirian.
Pakha tidak peduli dengan orang sekitarnya bahkan dari SD pun dia sudah terbiasa sendiri meskipun dulu pernah mempunyai satu sahabat terbaiknya.Seiring waktu berjalan dia mulai kehilangan teman satu-satunya itu. pakha tidak ambil pusing soal itu.
Setelah dia pulang dari lesnya dia langsung pulang menuju kampung halamannya,kira-kira jam setengah 6 sore dia baru keluar dari sekolahnya. waktunya sungguh mundur tidak sesuai yang di rencanakan pakha.
Azan magrib telah di kumandangkan dan pakha masih berada di setengah perjalanan nya hari sudah mulai gelap.Jalan yang pakha lewati minim lampu penerangan dan di sekitar jalan tidak ada sama sekali rumah penduduk.Meskipun banyak kabar yang beredar, jika daerah itu sering terlihat penampakan.Pakha tetap memberanikan diri lewat jalur itu, karna tidak ada jalur alternatif lain selain itu.
Sorot lampu motor pakha menyinari jalanan yang gelap dan sepi jarang sekali ada warga lain yang lewat.Tiba-tiba dia merasa ada sesuatu yang aneh di belakangnya, tubuhnya tak berani menoleh ke belakang.
sekelebat bayangan putih mengagetkan dirinya dan dia mengerem kendaraannya secara tiba-tiba.Dia kira telah menabrak seseorang.
"apa itu, seperti ada seseorang yang sedang menyebrang jalan tadi tapi di mana orang itu "pakha membatin dalam hati.
Namun tengkuknya terasa hawa dingin dan ternyata benar ada sosok baju putih yang terlihat di spion kaca motor sedang berada di belakangnya. Sontak pakha langsung mengegas motornya dengan kecepatan 100 dia sangat ketakutan.
__ADS_1
Akhirnya dia sampai juga di perkampungan warga desanya, dia mengurangi kecepatan motornya dan melihat ke belakang ternyata sudah tidak ada siapa-siapa. pakha mampir sebentar ke warung tetangganya untuk memesan minuman agar pikirannya merasa sedikit tenang.
selamat membaca jika ada salah kata atau ada sesuatu yang kurang berkenan di hati para pembaca silahkan komentar di bawah ya