
Asal mula hutan kelam berada: dahulu kala ada seorang laki-laki yang hidup sendirian di tengah hutan. Para tetangganya menjauhinya karena mempunyai penyakit kulit yang tidak bisa di obati. Dia tinggal di hutan itu karna warga desa mengusirnya.Warga tidak berani mendekati hutan itu karna takut ketularan penyakit anak itu. Akhirnya anak itu mati mengenaskan karna penyakitnya semakin parah. Sebab itu hutan itu tidak pernah di kunjungi warga sama sekali.Ada juga rumor yang mengatakan bahwa hutan itu di huni banyak hantu, sehingga membuat sebagian warga takut.
karna jarang sekali di kunjungi manusia sekarang hutan itu menjadi lembab, becek dan di penuhi oleh binatang berbahaya lainnya,hutan itu juga di huni oleh makhluk tak kasat mata.
Sementara itu di rumah pakha terjadi kejadian aneh. Tiba-tiba lampu di rumahnya mati sendiri membuat seisi rumah itu berteriak kaget. Pak yat mengecek kondisi pusat lampu ternyata tidak ada masalah,ia merasa ada kejadian janggal yang mengganggu pikirannya. Sekelebat bayangan putih melintas di sampingnya, seketika pak yat berlari masuk rumah.
"buk, nawang kalian di mana sih kenapa sepi sekali, bapak takut nih"kata pak yat sambil mengarahkan senter di segala arah.
Tiba-tiba sorot senter pak yat mengarah ke pojok dan ternyata dia melihat penampakan baju putih tanpa kepala yang terbang ke arahnya. "aaa ibuk tolong" teriak pak yat memanggil istrinya namun tidak ada jawaban.
"Pak bangun udah pagi ni, ibu sudah selesai menyiapkan makanan,ayo kita sarapan bersama setelah itu antar pakha ke sekolah "kata bu sar.
Ternyata yang dialami pak yat cuma mimpi buruk.
"syukurlah cuma mimpi "batin pak yat sambil mengusap keringatnya.
Setelah itu pak yat bangun dari tempat tidurnya menuju dapur untuk sarapan bersama. Hari ini hari pertama pakha masuk sekolah setelah tidurnya yang panjang itu.
Setelah pakha sampai di sekolahnya dia pamit pada pak yat untuk masuk ke dalam kelasnya.Di kelas itu pakha sudah di tunggu teman-teman nya untuk menyambut kembali kedatangannya. Para laki-laki yang dulu mengejarnya kembali mengganggu nya lagi.
"huh kenapa hari pertama masuk sekolah terasa membosankan "gumam pakha.
Tanpa pakha sadari suaranya tadi terdengar gurunya yang sedang mengajar di depan.
"pakha apa maksudmu barusan kamu bilang aku membosankan ?"kata guru matematika yang killer itu sambil menatap tajam pakha.
" maksudnya bukan itu pak, mungkin bapak salah dengar kali"kelah pakha sambil tersenyum.
"Baiklah kalau menurut mu salah dengar, maju kamu kerjakan soal di papan tulis ini"kata guru itu.
"gawat aku benar-benar tidak mengerti soal itu, apalagi aku baru masuk hari ini pasti aku sekarang banyak ketinggalan pelajaran deh"batin pakha sambil menepuk jidatnya.
Pakha mendapatkan hukuman berdiri dengan satu kaki di depan papan tulis, karna tidak berhasil menjawab soal yang mudah di papan tulis itu. Pakha sangat kesal hari ini dari dulu ia kurang pintar soal matematika.Bel istirahat sudah berbunyi, akhirnya hukuman pakha selesai juga. Kakinya terasa kesemutan karna terlalu lama berdiri. Dia segera keluar kelas dan melangkah menuju ke kantin, ternyata di depan pintu ruang kelasnya sudah ada boy yang menunggu kehadirannya.
__ADS_1
"pakha gimana keadaanmu aku dengar kamu tadi di hukum ya? "tanya boy sambil memberikan minuman di tangannya.
"aku baik-baik saja boy"kata pakha sambil meraih minuman dan meneguknya.
"Kamu pengen ke kantin? boleh aku bareng denganmu? "tanya boy.
"boleh sekalian ada sesuatu yang ingin ku bicarakan denganmu"jawab pakha sambil menarik tangan boy.
Mereka berdua memesan makanan di kantin dan duduk saling berhadapan.
"boy tolong bantu aku untuk bertemu bima"kata pakha dengan wajah memelas.
"siapa bima? ada hubungan apa kamu dengannya? "tanya boy sedikit penasaran.
"kamu tidak perlu tau tentang itu, dia murid dari SMA Sengkuwan"kata pakha.
"Tetangga kita itu, bagaimana cara kita bisa masuk di sekolah elit itu di sana terlalu ketat"jawab boy sambil berpikir.
Benar juga perkataan boy di sana tidak boleh ada orang yang sembarangan masuk, dengar-dengar jika ingin masuk murid-murid di sana harus memakai id card. Mereka berdua saling terdiam dengan lamunannya masing-masing.
Seketika mengagetkan boy yang sedari tadi juga melamun,minuman yang di teguknya tersembur keluar.
"ada apa kenapa mengagetkan aku sih"jawab boy.
"aku punya cara agar bisa masuk di sana"kata pakha bersemangat.
Pakha membisikan sesuatu di telinga boy, ia memberi tahu rencananya itu.
"pakha kamu jangan gila, kalau kita tertangkap bisa habis riwayat kita"jawab boy.
"tenang saja aku pasti bisa kamu harus percaya padaku"kata pakha yakin sambil mengedipkan sebelah matanya.
Boy hanya mengernyitkan dahinya,dengan kegilaan rencana pakha itu.
__ADS_1
Sore ini mereka berdua melancarkan aksinya ,pakha berada di depan gerbang sma sengkuwan untuk mencari mangsanya kali ini.
Sedangkan boy hanya mengamati pakha dari jauh dan menjaga pakha agar tidak ada hal buruk yang terjadi padanya.
Para siswa sudah mulai keluar gerbang sekolahnya, mata pakha sedang tertuju pada laki-laki tampan yang sedang duduk di bawah pohon, pakha melangkah mendekati pria itu.
"permisi mas boleh aku tanya sesuatu"tanya pakha pada laki-laki itu.
laki-laki itu hanya diam tidak menjawab pertanyaan pakha ,matanya hanya fokus pada HP di tangannya.
"s*** kenapa laki-laki ini cuek padaku"batin pakha terlihat kesal.
Duk kaki laki-laki itu di tendang pakha, saking kesalnya dia tidak jadi bertanya pada laki-laki itu.
Setelah kepergian pakha laki-laki itu langsung menengok ke depan dan matanya melihat kepergian pakha.
Pakha sengaja menjatuhkan dompet palsunya isinya hanya id card sekolah itupun sudah kadaluwarsa karna dia sudah mendapat id baru, setiap naik kelas siswa di sekolah pakha akan di beri id baru sesuai tingkatannya.
"apa laki-laki itu tidak melihat dompetku ya, kenapa dia tidak mengejar ku, jangan-jangan laki-laki itu melihat tapi tidak peduli"kata pakha sambil menghentakkan kakinya karna kesal dengan laki-laki tadi.
Sementara itu laki-laki yang pakha tendang mengambil dompetnya dan melihat kartu idnya pakha, kemudian menyimpan dompet itu di dalam sakunya. Kebetulan mobil yang di tunggu nya itu sudah datang ia segera menaiki mobil itu.
Pakha berjalan menghampiri boy yang sedari tadi menunggunya.
"boy sepertinya rencana kita gagal deh"kata pakha sambil cemberut.
"tidak apa-apa kok nanti kita pikirkan rencana baru, ini sudah terlalu sore kita pulang yuk"jawab boy sambil mengelus kepala pakha.
"iya deh tapi aku masih kesal dengan pria dingin itu"gumam pakha sambil berjalan mengikuti punggung boy.
Setelah pakha sampai di kosnya dia melempar tas yang di bawanya karna merasa kesal dengan pria yang tadi ia temui.
Dia selama ini belum pernah di cuekin pria manapun, dia selalu di kejar-kejar lelaki namun kali ini harga dirinya terasa di injak-injak.
__ADS_1
"bima di mana kamu aku merindukan ku bim"batin pakha sambil menatap langit sore.