Satukan Dunia Kembali

Satukan Dunia Kembali
Episode 141


__ADS_3

Pete tengah menghela nafas pelan. Sakuya benar-benar tersenyum, tidak menyangka bahwa Pete telah ada di tangannya. Ya, demi membayar hutangnya kepada gadis itu, Pete harus membantu Sakuya, mengawal dirinya untuk masuk ke dalam rumah sang pemimpin.


Pete tidak mengerti. Sebenarnya apa yang terjadi kepada wilayah ini? Padahal terdapat kepala wilayah, lalu mengapa tidak ada aturan sama sekali?


...Sacred Valley: awal perjalanan kultivator...


...Episode 141. sebuah kejutan dari Kelompok pemburu Time Jacker...


Pete menghela nafas pelan. "Kenapa wilayah ini sama sekali tidak terdapat aturan apapun, padahal kepala daerahnya malah ada."


Sakuya menghela nafasnya. "Itu karena mereka semua sama-sama rakus sendirian. Titel pemimpin disini hanya pajangan. Namun orang yang menduduki titel ini biasanya orang yang paling kaya."


"Sakuya, kenapa kau ingin menemuinya?" tanya Pete terheran.


Sakuya tersenyum "Hanya keperluan bisnis. Namun, seperti motto di sini,  yaitu uang adalah penguasa, punya uang berarti dapat melakukan apa yang mereka mau. Ada kemungkinan bahwa orang itu akan terus memaksaku untuk menikah dengannya.


 Astaga, lelaki itu bahkan begitu menyeramkan. Tetapi dengan kehadiranku sebagai suamiku, uh pura-pura. Lelaki tersebut pasti tidak mungkin memaksaku lagi."


Mereka pun memasuki rumah tersebut, terlihat pemimpin tengah menunggu mereka. "Aku sudah menunggu lama di sini, Sayang. Untung aku masih cinta."


Pete membola. Terdapat lelaki paruh baya dengan muka begitu menyeramkan untuk dilihat.


Sakuya melemparkan batu orb. "Ini, Orb yang kau pesan. Sekarang, mana bayarannya?"


"Cium pipi dulu dong!" pinta lelaki itu sembari menunjukkan pipinya.


Pete mengerutkan keningnya, ketika Sakuya segera menyenggol dirinya untuk bicara. "Hey, Sakuya ini isteriku! Kau jangan meminta sembarangan atau akan aku bunuh kau!"


Lelaki tersebut tersenyum remeh. "Hohoho, benarkah? Kalo begitu, semuanya datanglah ke mari!"


Mendadak mereka berdua dikepung oleh para penjaga yang sepertinya sungguh kuat. Namun Pete juga tidak ingin membuang waktu, langsung mengaktifkan garis darahnya dan menggunakan seluruh energi Jiwa, menjadi seekor Naga hitam semu.


Mendadak, nyali lelaki itu ciut dan bahkan para penjaganya langsung kocar-kacir melarikan diri. Sakuya tersenyum, benar-benar sesuai harapannya.


"Sekarang kau harus bayar. Jika tidak,  Aku akan meminta suamiku ini agar memangsamu dengan beringas!"

__ADS_1


Lelaki tersebut langsung melemparkan kantong berisi uang dengan keringat dingin. "Maaf, aku sama sekali tidak tahu jika kau adalah seekor Naga. Dan maaf Sakuya, jika selama ini aku telah memaksa dirimu."


Pete kembali menjadi seperti semula, kemudian segera berbalik. Namun, mendadak beberapa orang aneh mengepung Pete.


"Mangsa sudah ditemukan."


"Benar, Auranya begitu kuat. Dengan menangkapnya, kita pasti akan lebih kuat daripada sebelumnya, dan dunia pun pasti ada di tangan kita."


"Kita tidak bisa membuang waktu, ayo maju!"


Mereka pun bergerak menyerang Pete yang sebenarnya belum menarik kekuatan garis darahnya ke tubuhnya. Mendadak kekuatan tersebut membentuk pecahan kaca dan melesat ke arah mereka semua. Tujuh orang terbunuh dan Lima orang terluka parah.


 Pete mengerti, dirinya memang tengah diincar, Kekasihnya sudah memberitahukan kepada dirinya soal pemburu Time Jacker, dan kali ini mereka menargetkan dirinya. Pete segera melesat keluar dan langsung mengubah dirinya menjadi seekor Naga semu, langsung menyerang mereka.


Pete segera menembakkan energi Blast dari mulutnya ke arah mereka. Mengakibatkan ledakan Fatal pada target, yaitu rumah pemimpin tersebut. Mendadak rumah tersebut hancur tidak beraturan. Beruntunglah karena Sakuya telah ikut melesat keluar sebelumnya.


Namun pemimpin Star Dunes terbunuh. Walaupun bukanlah sebuah masalah besar, namun beberapa pemburu yang tersisa malah memprovokasi seluruh penduduk untuk menangkap Pete dengan iming-iming hadiah yang yang banyak.


Pete pun menjadi buronan oleh mereka. Merasa dalam bahaya, Pete memutuskan untuk maju menghadapi mereka. Namun mereka semua terlalu banyak, membuat Pete mulai terpojokkan. Namun, hanya dengan satu gerakan sudah cukup untuk  membuat sebuaSacred Valley celah untuk melarikan diri.


Situasi benar-benar kacau! Pete benar-benar kehilangan fokusnya, sampai kesulitan untuk memikirkan solusinya. Mendadak seseorang meendangnya hingga masuk ke got yang begitu bau.


Pelakunya adalah Sakuya, yang tengah menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Tindakan itu memang dianggap baik olehnya, karena menendang Pete ke dalam got bau dapat menghilangkan bau parfum tersebut.


 


Pete tengah mandi, menyingkirkan lumpur bau dengan perasaan kesal setengah mati karena mengetahui siapa pelakunya. Sakuya masih ada di sisinya, masih bersikap sama. 


"Kau harusnya berterima kasih karena aku telah membantumu menyamarkan bau parfum menyengat di tubuhmu," ucap Sakuya.


"Tetapi apakah tidak ada cara lain selain menendang? Tidak bisakah kau mengatakannya secara langsung saja?" tanya Pete begitu kesal.


Sakuya memutar bola matanya, kemudian melemparkan pakaian ke arah Pete. Dirinya langsung membalikkan badan. "Ganti pakaianmu."


Pete mengerutkan keningnya. "Daripada berbalik tetapi diam disini, lebih baik kau pergi saja dari sini."

__ADS_1


Sakuya segera melompat pergi. Chang'e menggelengkan kepalanya. "Apakah kau tidak sadar bahwa kau telah membuatnya pergi begitu saja."


"Biarkan saja gadis itu pergi." ucap Pete sambil mengerutkan keningnya. "Ini pertama kalinya kau mengatakan hal seperti itu."


Chang'e menatap Pete sembari berucap, "apakah itu salah?"


Pete menunjuk Chang'e. "Lupakan itu, sekarang kau juga harus pergi atau masuk ke dalam Changseng Jue. Aku akan ganti baju."


Chang'e menghela nafas pelan. "Aku tidak akan bisa jauh dari dirimu, maksudku tidak bisa jauh dari rumahku. Jadi aku akan pulang saja dahulu. Jangan khawatir, aku tidak akan mengintip."


Pete kemudian mengganti pakaiannya, sejenak dirinya baru menyadari bahwa pakaian ini adalah pakaian bercorak (seperti batik) khas keluarga Forza. 


Pete segera melompat dan menemukan Sakuya tengah menunggunya di atap. Melihat bagaimana penampilan Pete dengan pakaian itu membuat dirinya hampir tidak bisa berkata. 


"Terima kasih atas pakaiannya," ucap Pete sambil tersenyum.


"Satu miliar Gold per jam, oke!" ucap Sakuya langsung melemparkan candaan yang terdengar begitu keterlaluan.


Pete segera hendak membuka kembali pakaiannya, sembari berucap, "kalau begitu aku akan membukanya. Saat ini aku begitu miskin. Jadi aku tidak akan mampu membayarnya."


Sakuya segera mencegah, "tidak-tidak. Aku hanya bercanda. Ini memang aku rajut sendiri dengan bantuan Nori Forza, khusus untukmu. Yah, walaupun aku tidak pernah sempat memberikannya kepadamu karena lupa. Tidak aku sangka, ternyata coraknya begitu cocok untukmu."


Namun, tidak berselang lama kemudian, Pete bersama Sakuya harus berlari terbirit-birit dikejar orang-orang yang membawa anjing pelacak untuk mengendus jejak mereka berdua.


"Sial, rupanya ini terjadi! Mereka benar-benar cerdik!"


Pete dan Sakuya terkepung. Astaga, mereka pun harus bisa bertahan dari serangan mereka karena tidak lagi mampu kabur dari kepungan mereka, kecuali ....


Pete segera teringat sesuatu, kemudian segera meraih tubuh Sakuya secara tiba-tiba. Tindakan Pete membuat Sakuya terbelalak. Namun, tidak berhenti sampai di sana, Pete langsung mengaktifkan garis darahnya dan langsung mengubah dirinya menjadi seekor Naga semu. Unik karena Sakuya sendiri sepertinya ada di dalam tubuh Naga tersebut.


Pete segera menciptakan angin topan yang memporak-porandakan wilayah Star Dunes. Kesempatan! Pete segera terbang begitu tinggi sekali lalu melarikan diri. 


Pete akhirnya mendarat di lokasi yang begitu jauh dari Star Dunes. Pete menarik kembali kekuatannya, kembali ke wujud normal. Sakuya masih ada di gendongan Pete, bahkan memgalungkan tangannya di leher Pete.


Namun, jahil adalah tipikal Pete. Dengan tampang tidak berdosa, Pete melepas gendongannya ketika Sakuya tertegun sejenak dan refleks melepaskan rangkulannya, membuat gadis itu langsung jatuh terjengkang.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2