Satukan Dunia Kembali

Satukan Dunia Kembali
Episode 88


__ADS_3

Seekor burung Feniks melintasi sebuah arena Collossum yang terlihat tidak begitu banyak  para Gladiator yang telah datang. Namun, jumlah tersebut diyakini akan terus bertambah.


Terlihat seorang lelaki yang paling populer tengah berkumpul di lokasi yang tidak begitu jauh dari sebuah pertengkaran yang dilakukan oleh kedua para Gadis hanya demi lelaki itu.


Sacred Valley:titik awal kultivator


Episode 88. lukisan dimensi.


Lelaki tersebut adalah Jack. Mereka semua tengah berkumpul untuk menunggu kehadiran Pete yang masih belum datang karena suatu alasan. 


Shara menatap Raven yang terlihat kentara sedang menunggu Pete, membuat gadis penyuka tanaman bunga itu langsung menanyakannya kepada Jack. "Jack, apakah adikmu itu akan benar-benar datang? Aku merasa kasihan terhadap Raven yang masih setia menunggu kehadiran Pete."


"Aku tidak tahu," jawab Pete singkat.


"Tch! Kau selalu begitu."


"Aku yakin,  Pete akan datang," ucap Raven meyakini dirinya sendiri. 


Sementara itu, Pete sendiri tengah diserang oleh ketujuh perampok yang menyerangnya dalam bentuk formasi, membuat Pete berupaya untuk mencari celah untuk menyerang balik dengan telak. 


'Jurus Pedang empat musim: tarian musim semi.'


Pete langsung menyerang dengan gerakan unik yang membuat lawan kelabakan. Satu serangan berhasil disarangkan ke perut lawan karena salah bertindak. 


Padahal serangan Pete tepat terlihat seperti memenggal kepalanya, namun bagaimana bisa serangan ayunan tersebut berubah serangan tusukan?


Meskipun ini jurus rendahan asalkan digunakan dengan begitu tepat serangan ini menjadi begitu berbahaya. 


Satu lagi korban terbunuh dengan tebasan di leher. Lagi-lagi karena serangan Pete yang terlihat menusuk perut, ternyata menebas.


Kematian kedua rekannya membuat para perampok itu geram. Mereka pun segera berteriak, "serang bersamaan!"


Mereka pun menyerang Pete secara bersamaan, dari berbagai arah. Membuat Pete terpaksa menggunakan 'jurus pedang empat musim:tebasan musim panas.'


Sebuah jurus pedang yang dominan bergerak menyerang secara memutar ini berhasil mengatasi  tekhnik serangan lawannya.


Satu tebasan berhasil mengenai seseorang di antaranya yang terlalu ngotot menyerang. Total tiga musuh telah terbunuh.


Pete langsung menggunakan 'jurus pedang empat musim:tebasan musim gugur,' yang membuat Pete terlihat mengadu kecepatan menebas terhadap lawan.


Saking gilanya kecepatan serangan yang seperti hujan tebasan tersebut, dua musuh berhasil terbunuh.

__ADS_1


Sisa kedua perampok tadi mulai berkeringat dingin, kemudian memilih lari. Namun Pete tidak memberikan kesempatan, langsung menebas mereka dengan 'jurus pedang empat musim:amukan musim dingin.'


Hanya dengan satu tebasan, dua musuh yang tersisa terbunuh. Kekuatan Pete rupanya telah berkembang sejauh itu untuk melepaskan satu tebasan energi pedang yang begitu besar, bahkan batu pun ikut terbelah terkena tebasan. Akhirnya pertarungan berakhir.


Pete menatap luka ringan di lengannya, segera dibalut perban. "Fiuh! Walaupun mereka berhasil aku kalahkan, namun tekhnik serangan mereka semua begitu kompak. Beruntung aku menguasai jurus pedang empat musim. Kalau tidak, entah berapa tebasan lagi yang aku dapatkan."


Pete melanjutkan perjalanan ke Collossum setelah pertarungan tadi telah mengulur waktu Pete selama dua puluh satu menit. 


Tidak lama kemudian, kelompok Univir beserta para kultivator telaga langit tiba di lokasi dan mereka begitu terkejut karena melihat tujuh perampok itu terbaring tidak bernyawa. 


Bukan masalah jumlahnya, namun bentuk serangan tersebut mirip dengan gaya pertarungan pedang milik Pete.


"Sepertinya Pete baru saja dicegat mereka bertujuh dan berakhir mengenaskan disini."


"Master, ayo kita melanjutkan perjalanan. Aku tidak bisa bersabar untuk menguliti Pete karena berani meninggalkanku."


"Mau menguliti kakakku? Lewati dulu bangkaiku!"


Semuanya terkikik geli. Dia yang terkenal sebagai gadis terdingin di seluruh Sol Terano tengah adu mulut seperti gadis cerewet dengan seekor makhluk mitologi ekor tiga yang dikenal misterius. Seperti bukan Dia saja.


Xiao Fu menghela nafas pelan. "Kalian berdua, berhentilah pertengkaran kalian! Kita lanjutkan perjalanan."


Pete akhirnya tiba di Arena Collossum tepat saat matahari mulai begitu tinggi. Suhu udara juga sudah mulai menyengat, walaupun tidak berasa untuk ukuran tubuh fisik Pete. 


Pete melanjutkan perjalanan, sampai di sebuah penginapan.  "Miyako Inn? Aku baru tahu ternyata penginapan ini memiliki nama."


Namun, begitu dirinya masuk, dirinya mendapati seorang gadis mendekatinya. "Hello! Kau mau ke permandian air panas? Mari aku tunjukkan!" 


"Ah?" Pete diseret hendak dibawa ke sebuah ruangan pemandian sebelum suara menghentikan tindakannya.


"Pia!" Seorang gadis lain datang dan memaksakan untuk melepaskan pegangan tangan Dia.


"Kau lelah? Sebaiknya kau memesan sebuah kamar dahulu, okay? Stok kamar kami saat ini begitu terbatas, lho!."


"Sakuya,  pelanggan ini milikku!" ucap gadis yang Pete kenal bernama Pia.


"Siapa cepat, dia dapat!" ucap gadis lain yang Pete kenal bernama Sakunya.


Pete tertawa konyol, teringat betapa merepotkan mereka berdua di tahun lalu. Rupanya sekarang mereka tidak ada yang berubah, sama-sama merepotkan.


"Huhuhu!" Pia menangis yang membuat Sakuya panik! "Hey, jangan menangis! Begini saja, karena kita berdua juga menginginkannya, jadi kita bawa bersama-sama."

__ADS_1


Pia pun setuju. Mereka berdua langsung mendekati Pete yang membuat lelaki itu bergerak mundur.


"Cukup, kalian berdua!" Suara itu tiba-tiba terdengar dari seorang perempuan yang masih muda, namun Pete mengenalinya bahwa itu adalah ibu dari kedua gadis merepotkan, namanya Shino.


Shino mendekati mereka dan langsung menasehati kedua putrinya. "Kalian berdua, tidak baik memaksakan kehendak terhadap pelanggan."


Pia berucap sedih. "Maaf karena telah memaksakan kehendak terhadap pelanggan."


Namun, ucapan Sakuya justru membuat urat kepala Shino keluar. "Tetapi, ini juga bagus untuk memperkenalkan penginapan kita."


"Sakuya!" ucap Shino begitu halus, namun ekspresi kesalnya begitu jelas kentara. Membuat Sakuya terkekeh pelan sembari mengucapkan, "lupakan. Aku bercanda."


Shino menatap Pete membari membungkukkan kepala. "Maaf atas pelayanan yang begitu buruk di sini. Sebelumnya aku rasa kita sudah bertemu setahun yang lalu."


"Ya, kita memang sudah bertemu sebelumnya. Tepat saat pertandingan Gladiator tahun lalu."


"Dan kau memborong beberapa koin unik itu, bukan?" tanya Sakuya begitu antusias.


"Sakuya, bisakah kau diam?" tanya Shino. Dirinya tidak suka jika ada yang menyela ucapannya.


"Oh man, aku ingin bernyanyi!" Pia malah bernyanyi yang membuat kepala Shino keluar perempatan siku.


Pete tertawa konyol. Ini lebih parah daripada kekonyolan di kunjungannya sebelumnya.


Sementara itu, rombongan tersebut akhirnya sampai di arena pertarungan Gladiator, lokasi di Collossum. Mereka pun segera turun dari serigala putih tersebut dan mengucapkan terima kasih sebelum serigala putih tersebut kembali ke Telaga langit.


Dia pun segera meraba-raba lokasi Pete dan bergerak ke lokasi Pete berada, yaitu Miyako Inn.


Sementara yang lainnya mengikuti gadis tersebut kemana dirinya pergi.


Kebetulan, May yang saat itu masih begitu kesal terhadap Jack karena tidak pernah meluangkan waktu untuk bersamanya, secara tidak sengaja melihat mereka. Membuatnya merasa bersemangat dan segera mengikuti rombongan tersebut pergi.


--


Pete tengah asyik berbaring di sebuah kamar yang dirinya pesan. "Sungguh nyaman rasanya seperti tidak memiliki hutang sama sekali."


Pintu terbuka dan tampak Pia dan Sakuya memasuki kamarnya. Melihatnya saja membuat Pete menebak bahwa Pia akan menawarkan pemandian air panas dan Sakuya menawarkan benda yang dirinya dapat saat dirinya sempat trip.


"Kalian berdua?" tanya Pete berpura-pura kaget. Padahal dirinya sudah menebak apa yang akan mereka berdua inginkan.


"Ekhem, ini. Aku memiliki gulungan lukisan besar ini, yang aku dapatkan saat aku trip ke Star Dunes. Akan tetapi sebenarnya aku tidak terlalu menginginkannya. Jadi aku menjualnya. Harganya 83.593 gold."

__ADS_1


'Lukisan dimensi?'. Chang'e di dimensi terperanjat kaget.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2