
Micah berdiri di dekat pintu dan tak sengaja mendengar pertengkaran antara adiknya, Alicia dan kakaknya, Jack. Pagi-pagi sudah membuat kesal.
"Alicia, kau tidak seharusnya membuang surat milik Raven Kane yang dititipkan untuk Micah. Sebenarnya apa yang kau pikirkan?" tanya Jack, mencoba meminta penjelasan."
"Micah tidak pantas menerima surat itu!" teriak Alicia kesal.
Jack mulai ikut berteriak, "Alicia, pelankan suaramu! Micah tengah sakit di sana dan kau-"
"Walaupun Micah mati pun, aku tidak peduli! Intinya, Micah bukanlah kakakku!" seru Alicia.
"Meskipun Micah tidak kau anggap Kakakmu, tidak seharusnya mempersulitnya seperti ini, Alicia!" Micah yang berada di balik pintu ruang tamu mulai merasa bahwa pertengkaran ini tiada habisnya, kemudian memutuskan untuk keluar kamar.
Akan tetapi, saat Micah keluar kamar, secara bersamaan Alicia malah berseru, "bela saja terus anak pungut itu!"
Micah terbelalak mendengarnya, ditambah ucapan Jack lagi, walaupun membela dirinya. "Walaupun Micah hanya anak angkat keluarga Handerson, tetapi tidak seharusnya kau benci Kakakmu itu?"
Micah mulai bersuara, "Jadi, aku hanya anak pungut? Bukan anggota murni keluarga Handerson?"
Mendadak mereka berdua melihat Micah yang telah berdiri di depan pintu. Terlihat ekspresinya benar-benar kecewa. Pada awalnya Micah marah karena mereka bertengkar, dan kali ini Micah tidak menyangka bahwa apa yang dipikirkannya selama ini rupanya benar-benar jadi kenyataan. Bagaimana mungkin mereka menyembunyikan fakta bahwa Micah bukanlah anggota keluarga Handerson?
Pemandangan di sekitarnya terasa kabur dan samar, hanya fokus pada kekesalan dan kekecewaan yang dirasakan oleh Micah. Dia merasa ditipu oleh orang-orang yang seharusnya dia percayai dan cintai.
"Mengapa kalian menyembunyikan ini dariku? Aku bukan anggota keluarga Handerson, memangnya kalian pikir aku tidak bisa menerima kenyataan ini jika kalian mengatakannya? Mengapa dirahasiakan?" Micah mulai bertanya pada mereka, suaranya penuh dengan kemarahan dan kekecewaan.
__ADS_1
Jack mencoba untuk menenangkan situasi dengan berbicara dengan suara tenang, walaupun hatinya tidak tenang. "Micah, aku ingin kau tetap merasa bahwa dirimu memang bagian dari keluarga ini. Aku takut, setelah mengatakannya kepadamu, kau akan merasa terasing" jelas Jack dengan nada lembut.
Namun, Micah tidak bisa menerima alasan itu. "Alasan macam apa itu? Pantas saja aku merasa terasing disini sejak kecil!"
Saat itulah, Jack menyadari bahwa dia tidak bisa membawa Micah kembali lagi. Kini, kekhawatirannya terbukti. Dia tahu bahwa dia telah membuat kesalahan besar dengan menyembunyikan kebenaran darinya.
"Micah, tolong jangan pergi. Aku minta maaf. Aku tahu aku salah. Aku berjanji untuk membantumu dan melindungimu selalu," kata Jack sambil memohon.
"Maafkan aku, Micah. Aku merasa sangat terbebani dengan semua kebohongan ini, dan aku merasa sangat menyesal telah menyembunyikan kebenaran darimu," ucap Alicia sambil menundukkan kepalanya.
Micah kemudian mulai pergi ke kamar dan menutup pintunya, lalu bersandar di sana dengan perasan kecewa, sedih, dan marah sekaligus. Terdengar suara Jack dan Alicia di luar sana agar memintanya membuka pintu dan membicarakannya secara baik-baik, namun Micah berpura-pura tuli.
"Micah, aku mohon buka pintunya, aku bisa menjelaskannya semuanya." Terdengar suara ketukan pintu juga yang membuat Micah tidak tahan untuk meluapkan amarahnya.
"Kalian sudah cukup! Aku tidak ingin mendengarkan alasanmu lagi, Jack. Dan kalian berdua, Alicia, tolong jangan menganggapku sebagai saudara kalian lagi. Aku tidak ingin memiliki keluarga seperti kalian! Sekarang, Pergilah dari kamarku!" teriak Micah.
"Pergi!" teriak Micah lagi.
Mendadak mereka berdua mulai berjalan meninggalkan pintu depan sana. Sebelum pergi, mereka berkata, "Aku harap kau mau membuka diri, Micah."
---------
Setelah beberapa waktu berlalu, Jack, Shara, dan Raven bertemu di kantin akademi. Jack memberanikan diri untuk mengungkapkan semua yang terjadi kepada mereka. Setelah Jack selesai, Shara dan Raven menggelengkan kepala mereka dengan kecewa. Mereka menyalahkan Jack karena tidak memberitahu Micah tentang rahasianya. Mereka berkata bahwa dengan memberitahukan Micah tentang hal ini, mereka bisa membantu Micah untuk mengatasi kebingungan dan kecewa yang dia rasakan. Namun, Jack mengatakan bahwa dia takut hal itu akan membuat Micah merasa terasing, sehingga dia memilih untuk menyembunyikan kebenaran. Shara dan Raven kemudian mengajak Jack untuk meminta maaf pada Micah dan memberitahukan kebenaran padanya. Setelah berdiskusi panjang, akhirnya Jack setuju untuk meminta maaf pada Micah dan memberitahukan kebenaran padanya. Mereka semua berharap agar semuanya bisa berakhir dengan baik.
__ADS_1
Di sisi lain, Alicia telah membeli semangkuk Curry Udon, yang merupakan makanan kesukaan Micah. Dirinya berharap, dengan ini membuat Micah luluh dengan dirinya dan mulai mendengarkan ucapannya.
---------
"Apakah mereka berfikir aku selemah itu sampai tidak mampu menerima kenyataan pahit ini jika diberitahu?" Micah merasa terbebani oleh semua rahasia dan kebohongan yang selama ini disembunyikan dari dirinya.
Setelah merenung sejenak, Micah mulai memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Dia tidak bisa mengabaikan kenyataan bahwa dia bukan bagian dari keluarga Handerson dan merasa terasing dari lingkungan sekitarnya.
Setelah memikirkan beberapa saat, Micah memutuskan untuk meninggalkan rumah itu. Dia merasa bahwa dia perlu pergi dan menemukan tempatnya sendiri di dunia terbelah ini.
"Aku harus pergi dari sini, mencari asal usulku, dan mencari tahu penyebab mengapa aku terbuang dan dipungut keluarga Handerson."
Meskipun berat hati meninggalkan Jack dan Alicia, Micah merasa bahwa ini adalah keputusan terbaik untuk dirinya sendiri. Dia ingin mengejar impian dan tujuannya di dunia ini dan tidak ingin terus hidup dalam bayang-bayang keluarga Handerson.
Akhirnya, Micah mengambil tasnya dan melesat pergi, meninggalkan rumah itu. Dia merasa sedih meninggalkan Jack dan Alicia, namun juga merasa lega bahwa dia akhirnya dapat menemukan tempat yang tepat untuk dirinya sendiri di dunia terbelah ini.
"Maafkan aku, kak Jack dan Alicia. Aku harus pergi."
Mendadak seseorang pria tua meramal Micah. "Terlalu terburu-buru untuk mengambil tindakan, anak muda. Jika kau pergi, maka kau akan mengalami bisu selama seumur hidupmu. Tidak, sampai waktu yang tidak ditentukan. Kau masih terlalu muda dengan usia lima belas tahun, jadi pikirkan ulang tindakanmu."
Micah tidak menggubris pria tua itu yang kemudian sangat disayangkan. "Sayang sekali, takdirnya akan buruk selama beberapa tahun ini dan aku harap Micah mampu melewatinya dengan tabah."
Sejenak, lelaki tua itu Mendadak hilang begitu saja. Sebuah peringatan itu sebenarnya membuat Micah merasa ragu dengan ramalan pria tua tadi, tapi dia merasa yakin dengan keputusannya untuk pergi. Dia tahu bahwa perjalanan ini akan sulit, tapi dia juga yakin bahwa dia mampu melewatinya.
__ADS_1
Sebelum itu, Micah sempat mengirim surat kepada Raven Kane, Dia Finch, Sakuya Forza, dan Anna. Micah merasa tidak adil jika mereka tidak diberitahu soal ini, dan Dirinya harap mereka tidak menghalanginya.
.