Satukan Dunia Kembali

Satukan Dunia Kembali
Micah vs Gina


__ADS_3

Micah kali ini mengusap Fifi, yang dari kelihatannya mulai merajuk ingin ikut brrtarung, mengingat lawannya kali ini adalah Gina, namun Bukankah itu melanggar tantangan yang diberikan oleh Sakuya? Bahkan Fifi sendiri yang memintanya.


Namun, Fifi mulai kesal, kemudian segera pergi begitu saja, membuat Micah menghela nafas pelan. Faerie yang satu ini berbeda, telah memiliki emosi layaknya gadis remaja.


Akhirnya, ini saatnya untuk bertanding kembali. Kali ini, Micah bertarung melawan Gina, Summoner Kultivator yang memiliki hewan summon harimau api yang menjadi andalan kekuatannya. Gina sendiri menempati posisi kedua sebagai anggota terhebat di Fourius Five.


Gina malah bertingkah terlalu sopan, sampai melakukan penghormatan. "Aku berharap, rivalitas hanya di dalam arena, selebihnya kita adalah kawan."


Micah mengerutkan keningnya. "Tidak aku sangka ternyata ada juga Furious Five yang begitu sopan sepertimu. Aku hargai sikapmu, Gina."


Gina mulai mencabut pedangnya, mulai bersiap-siap untuk bertarung. Micah juga melakukan hal yang sama, namun kali ini, dirinya mencabut pedang cahayanya.


"Pertandingan ... Dimulai!"


Micah mulai menyerang lebih dulu, yang rupanya sangat tangguh. Sulit ditemukan kelemahan gadis sopan yang satu ini, membuat Micah mulai mencoba menyerang ke bagian lain, bermaksud membuat Gina membuka pertahanannya, namun sepertinya Gina terlalu Full Defence, membuat Micah harus mundur untuk menghindari kemungkinan buruk yang terjadi.


"Tidak heran jika menjadi nomor dua yang terhebat."


Gina tersenyum, namun begitu sopan. Mendadak di dalam benak, Micah seolah-olah menatap ke pembaca sembari berucap, 'gadis ini begitu sopan sekali. Karung mana Karung?'


Mendadak Gina mulai memanggil harimau Api, yang seperti rumor menjadi makhluk andalannya selama ini. Micah melihat dengan seksama, ada perbedaan atara harimau api hasil Summon mentah dengan harimau terlatih, dan Micah menebak harimau ini begitu terlatih.


"Sepertinya kau melatih harimau milikku dengan baik. Hal yang rasanya begitu langka."


"Micah terlalu memuji."


Mendadak, Harimau itu mulai menyerang Micah, yang seketika membuat Micah Refleks menghindar dengan baik. Tidak di sangka bahwa Guna juga menyerangnya.


"Maaf!"


Micah terkejut, segera menghindar. Astaga hampir saja pedang itu melukai Micah, hanya berjarak dua senti dari tubuhnya.

__ADS_1


Mendadak mereka melakukan serangan Combo, yang kemudian membuat Micah kewalahan sendiri. Micah kemudian berupaya untuk mundur sejenak, dan kemudian maju lagi menyerang target, yaitu Gina.


Namun, Micah malah berhasil diterkam dan langsung berupaya bertahan agar tidak digigit olehnya. Gina mulai terdiam sejenak, melihat Micah berupaya untuk mempertahankan dirinya.


Tidak disangka, Micah mulai dapat membalikkan keadaan, mulai melepaskan diri dan Mundur, lalu berupaya untuk maju lagi menyerang Gina.


Namun, Satu gelombang tebasan Pedang Micah yang mematikan diayunkankan ke arah Gina yang secara reflek menghindar, secara tidak sengaja membuat harimau api milik Gina terluka parah hingga hampir tewas.


"Roxy!" Teriak gina kemudian memeriksa harimau api itu. Terlihat jelas bahwa Gina merasa sedih, karena harimau api tersebut adalah satu-satunya hewan summon miliknya.


Mendadak Gina menatap Micah dengan sedih. "Micah, aku memutuskan untuk menyerah."


"Menyerah?" tanya Micah membeo.


Gina memilih menyerah dalam pertandingan dan memberikan kemenangan kepada Micah. Meskipun memenangkan pertarungan, Micah merasa menyesal dan merasa bersalah karena telah melukai hewan summon Gina dan membuatnya terpaksa menyerah.


"Pemenangnya, Micah Handerson!"


---


Di bar, Dia Finch kembali mengkecam Micah dan menyalahkannya atas kejadian tersebut. Micah mencoba meminta maaf dan menanyakan keadaan harimau api tersebut, namun Dia Finch dengan dingin mengatakan bahwa kemungkinan besar harimau api itu tidak akan bertahan hidup.


"Tidak akan bertahan hidup?"


"Kau sebagai lelaki tidak berperasaan, seharusnya paham bagaimana luka yang kau buat pada harimau itu! Kau juga membuat Gina tidak mau keluar dari kamarnya!"


Merasa semakin bersalah, Micah berusaha untuk mengambil tindakan untuk menyelamatkan harimau api tersebut. Dia menghubungi seorang ahli hewan dan berhasil memperoleh obat-obatan serta saran untuk merawat harimau api tersebut. Namun, ketika ia berencana untuk mengunjungi Gina dan harimau api tersebut, Dia Finch muncul dan menolaknya masuk.


"Kau tidak diperbolehkan masuk!"


"Dia Finch, aku harus ikut melihat Kondisi harimau api itu."

__ADS_1


"Sudah aku bilang, kau tidak boleh masuk!"


Micah merasa sangat menyesal atas kejadian tersebut dan berjanji akan bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. "Aku tahu, semua salahku. Tetapi ijinkan aku masuk. Aku harus bertanggung jawab dengan apa yang telah aku lakukan."


Namun, Dia Finch tetap tidak memaafkannya dan berjanji akan membuatnya membayar atas apa yang telah dilakukannya. "Pada intinya, kau tidak akan aku maafkan, Micah. Bersiaplah merasakan penderitaan di arena, seperti apa yang telah kau lakukan pada Harimau Api itu."


Micah merasa sangat putus asa. Dia tahu bahwa Dia Finch sangat kuat dan dia tidak akan mampu melawan kekuatannya. Namun, dia tidak akan menyerah begitu saja. Micah mengambil waktu untuk merenungkan rencana yang bisa membantunya menyelamatkan harimau api dan meminta maaf kepada Dia Finch. Jadi, Micah harus pulang


Setelah berpikir dan merencanakan semuanya, Micah memutuskan untuk mencoba untuk membuat perencanaan di sebuah kertas, diribya mulai menulis, tindakan apa yang paling pantas untuk dirinya lakukan agar dapat menemui Gina yang ada di kamarnya tanpa ketahuan Dia Finch. Sejenak dirinya mulai mendapatkan ide, dirinya mulai menggambar hal hal yang harus dilakukannya.


---


Micah mulai bergerak di waktu larut malam dengan menyusup ke dalam kamar Gina untuk memenangkan hatinya kembali. Namun, di dalam kamar Gina, Micah terkejut ketika dia bertemu dengan seorang guru yang mengajar para anggota Fourius Five, termasuk Gina. Mampus kau, Micah.


"Tidak aku sangka kau datang kemari diam-diam seperti ini. Rupanya nyalimu besar juga."


"Maafkan aku karena telah menyusup seperti ini, namun semua ini salahku dab aku harus menembusnya. Hanya saja, Dia Finch menghalangiku untuk bertemu di sini."


Guru tersebut adalah seorang pria yang tenang dan bijaksana, dan setelah berbicara dengan Micah, dia memutuskan untuk memberikan kesempatan kedua bagi Micah untuk memperbaiki kesalahannya.


"Rupanya begitu, tidak aku sangka kau punya hati nurani juga. Soal pengobatan, aku ayang mengurus, sementara kau karena telah terlanjur disini, tenangkanlah Putriku."


Micah mulai mengerutkan keningnya "Gina ... adalah putrimu?"


"Ya, Gina adalah putri angkatku."


"Sebenarnya, apa yang dapat digunakan untuk menyembuhkan Harimau api itu?"


"Fairy Dust."


Micah terbelalak, tidak menyangka bahwa penawarnta adalah Fair Dust. Itu adalah item yang sangat langka, karena dihasilkan langsung oleh Faerie. Mengingat Faerie, mendadak Micah teringat dengan Fifi.

__ADS_1


__ADS_2