
Dia mengernyit mendengar hukuman yang ditimpakan kepadanya.
"Hukumanmu adalah mengawasi tingkah Pete setiap selesai jam kelas arahan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Jangan sampai Pete latihan di malam hari setelah kelas arahan selesai. Untuk memasuki kamarnya, kau diperbolehkan tanpa perlu minta izin lagi."
Ini adalah hukuman atau kesempatan untuk dekat dengan Pete?
...Sacred Valley:titik awal kultivator...
...episode 30. memulai berkembang berpasangan?...
Alhasil, Dia menjadi lebih sering berada dekat Pete, membuat Kurt merasa kesal, namun tidak bisa berbuat apa apa selain menghela nafas. Percuma juga marah karena Dia menyukai Pete.
Salah satu ajaran Xiao Fu adalah, "kalian mungkin bingung, mengapa pelatihan kultivasi menggunakan tingkatan alam. Tingkatan tersebut berkenaan dengan kemampuan alam kesadaran kalian. Oleh karena itulah mengapa berbeda sekali dengan Rank para Gladiator. Alam kesadaran dibagi menjadi enam tingkatan.
Alam Pencerahan adalah keadaan dimana, alam kesadaran sudah mulai terbuka untuk memungkinkan melakukan kultivasi menyerap energi spiritual.
Alam Pelatihan adalah keadaan dimana alam kesadaran sudah dapat digunakan untuk melatih energi.
3.Alam Bawaan adalah keadaan dimana alam kesadaran sudah mencapai batas manusia.
4.Alam Pemurnian adalah keadaan dimana alam kesadaran sudah melampaui batas manusia sehingga mereka bisa dikatakan lebih baik daripada manusia biasa.
5.Alam pemeliharaan adalah keadaan dimana alam kesadaran sudah mampu melakukan koneksi di bawah sadar, terlepas dari raga, dan berbagai hal lainnya.
Alam takdir surga adalah alam tertinggi yang siapapun berbasil mencapainya akan menjadi dewa tanpa batasan umur.
Selain alam kesadaran ada juga jenis tingkatan atribut/ pondasi yang dibagi menjadi tiga jenis dengan beberapa tahapan.
kondensasi Qi.
Berkaitan dengan energi Qi, terdiri dari tahapan Qi awal, Qi lemah, Qi menengah, Qi kuat, dan Qi superior
pemurnian tubuh.
Berkaitan dengan kekuatan fisik, tidak hanya tubuhnya, melainkan juga rohnya. Terdiri atas tahapan:
-Manusia terdiri atas tingkat biasa dan kuat.
tulang serigala, terdiri atas tingkat kuning, hitam dan angin.
-tulang Harimau, terdiri atas tingkat muda buas, dan besi.
tulang Naga, terdiri atas tingkat muda, bumi, langit,dan dewa.
-tubuh, terdiri dari tingkat fana, emas, ilahi, danu surgawi.
penggabungan spirit.
berkaitan dengan spirit sebagai atribut luar. Tidak memiliki tingkatan, melainkan terdiri atas tiga jenis:
-penyatuan berarti bersatunya satu roh lain yang tidak memiliki kesadaran ke suatu objek ataupun tubuh sendiri.
ikatan berarti Mengikat satu jiwa yang masih memiliki kesadaran dari jiwa makhluk atau benda ke diri sendiri. Tekhnik ini disebut kontrak roh.
koneksi berarti menghubungkan satu jiwa sendiri dengan jiwa lainnya dari makhluk, objek, bahkan orang lain. Tidak ada yang dapat mengendalikan ataupun dikendalikan, namun perasaan mereka akan saling memahami. Tekhnik Berkembang berpasangan adalah tekhnik yang menerapkan metode ini.
Tingkat yang sebenarnya dimulai dari beberapa tingkatan.
1.Pendekar jelata.
Pendekar raja.
Pendekar Suci.
Master tingkat Shennai.
Master tingkat Yukong.
Master tingkat Yuanshen.
Master tingkat Qunchiao.
Master tingkat Lingji.
__ADS_1
Martial tingkat sembilan langit manusia.
Martial tingkat ahli.
11.Leluhur perang.
Dewa tingkat rendah.
Dewa tingkat menengah.
Dewa tingkat tinggi.
Dewa Kaisar.
Saat ini, kemampuan Qi dan tingkatan alam tertinggi di antara kalian dipegang oleh Dia dengan tingkat Qi lemah. Sementara ukuran fisik, dipegang oleh Pete yang mencapai tulang harimau muda."
...----------------...
Setahun berlalu, mereka semua sudah mencapai alam bawaan, dimana alam kesadaran sudah berada pada batas manusia.
Namun, Pete belum juga mencapai alam pelatihan energi, dimana alam kesadaran Pete masih belum bisa melakukan pelatihan Qi.
Namun, Xiao Fu terkejut tatkala memeriksa Pete. Pondasi Pete malah semakin sempurna, membuatnya berasumsi mengikuti ajaran yang berbeda darinya, dan Beiming lah yang dicurigai.
Namun, dugaan itu memang benar adanya. Memang Beiming lah yang mengajarkan tekhnik yang berbeda dari aliran langit.
Dia pun kebingungan, Pete sudah berlatih keras, mengapa sampai saat ini belum mencapai alam pelatihan?
Tiga hari kemudian, Beiming mendadak mengajarkan tekhnik rasi bintang nebula kepada Pete.
"Tetapi aku belum mencapai alam pelatihan."
'Dasar bodoh, kemarin malam kau sudah mencapainya tanpa ada yang mengetahuinya.'
"Oh ...."
'Sudahlah, ikuti ajaranku. Pertama ....' Beiming mengajarkan Pete tentang tekhnik rasi bintang nebula yang termasuk dalam tekhnik paling misterius. Untuk menguasainya saja pun harus menguasai tekhnik jalan langit secara sempurna.
Di sisi lain, Xiao Chi sedang membahas soal perkembangan Pete segera Xiao Fu.
"Kultivasi Pete terlalu lambat, ibu. Apakah kita harus memberikan pil untuk mempercepat kultivasi Pete?" tanya Xiao Chi memberikan usul.
"Tidak perlu. Kau tidak mengetahui tentang Pete. Dia sepertinya tidak mengejar tingkatan alam kesadarannya, melainkan menyempurnakan Pondasinya. Bahkan pondasi Pete saat ini sudah terlalu sempurna," tolak Xiao Fu sambil memberikan penjelasan.
Xiao Chi terbelalak. "Jadi, Pete-"
"Benar, Xiao Chi. Selanjutnya Pete akan mengalami perkembangan besar." Xiao Fu langsung menatap lurus ke depan.
...----------------...
'Perkembangan Pete begitu lambat!'
Dia langsung memutuskan untuk pergi ke goa tempat Pete berlatih. Lambatnya perkembangan Pete benar-benar membuatnya begitu ingin membantu perkembangan Pete.
Namun, Dia terdiam. Pete terlihat sudah melakukan tekhnik rasi bintang Nebula, walaupun terlihat begitu tipis.
"Adik Pete, kau hendak menguasai tekhnik rasi bintang Nebula?"
Pete terperajat dan mendadak energi miliknya menyerang dirinya sendiri. Dia segera menutup mulutnya, baru teringat bahwa orang yang sedang berlatih tekhnik rasi bintang Nebula, tidak boleh diganggu.
Dia langsung menghampiri Pete yang terluka. Beruntung, tidak terluka berat karena Pete baru saja memulai.
"Maaf, adik Pete."
Pete menghela nafas. "Tidak apa-apa. Tetapi mengapa kau kemari?"
"Aku hanya ingin melakukan membantumu berkembang untuk mempercepat kultivasimu. namun melihatmu menguasai tekhnik rasi bintang nebula membuatku ingin mempelajarinya," jelas Dia, membuat Pete mengernyit.
"Kau menguasai tekhnik jalan langit?"
Dia trrtunduk. "Aku diajari oleh guruku, namun suhu bilang tekhnik ini tidak sempurna."
Pete menggelengkan kepalanya. "Untuk menguasainya memang harus menguasai tekhnik jalan langit secara sempurna."
'Lakukan tekhnik berpasangan dengannya. Dengan cara ini, tidak hanya membantunya menguasai tekhnik rasi bintang nebula tanpa harus menyempurnakan tekhnik jalan langit, juga mempercepat perkembanganmu,' ucap Beiming memberikan solusi.
"Ano, bisakah kita berkembang berpasangan? Sejujurnya aku sangat ingin menguasai tekhnik rasi bintang nebula. Akan tetapi, aku ...."
"Baiklah, kemarilah. Kita akan melakukannya. Aku harap kau kuat berkultivasi sampai satu hari penuh."
Mereka mulai melakukan sikap bersila saling membelakangi satu sama lain, namun punggung mereka saling berdekatan di dalam sebuah formasi yang Pete buat atas petunjuk Beiming. Kemudian memulai kultivasi secara bersamaan, saling mengaitkan hati, jiwa dan perasan dengan tekhnik koneksi roh.Akhirnta, tepat di tanggal 10 fall. Micah dan Raven tiba di lokasi undian turnamen. Mereka melihat banyak pelatih dan peserta lain yang juga hadir untuk undian. Mereka berjalan ke meja registrasi dan mendaftar. Total peserta ada 64 orang yang mengikuti pertandingan yang menggunakan sistem satu lawan satu dan fase gugur.
Setelah mendaftar, mereka diberi nomor oleh petugas yang bertanggung jawab untuk undian. Micah merasa gugup dan berharap nomor yang ia dapatkan akan memudahkan perjalanannya di turnamen.
"Tolong nomornya ya," ucap Micah pada petugas yang sedang mengambil nomor undian.
Petugas itu memberikan kertas kecil berisi nomor undian kepada Micah, "Nomor undianmu adalah 63. Semoga beruntung!"
Micah merasa sedikit kecewa karena nomor yang ia dapatkan cukup tinggi, tapi ia berusaha untuk tetap bersemangat dan mempersiapkan diri dengan baik. Ia bertanya pada Raven, "Kamu dapat nomor berapa, Raven?"
Raven menunjukkan kertas kecil berisi nomornya, "Aku dapat nomor 5. Nampaknya aku bisa lebih cepat mendapatkan jadwal pertandingan."
Micah mengangguk, "Semoga kita bisa bertanding dengan baik di turnamen ini, Raven."
Raven tersenyum, "Pasti bisa, Micah. Kita sudah siap untuk menghadapi apa saja di depan."
"Aku jadi penasaran, Rusk dan Collete dapat nomor berapa, ya?"
__ADS_1
Mereka kemudian meninggalkan meja registrasi dan bergabung dengan peserta turnamen lainnya yang juga menunggu Drawing dimulai. Semua peserta terlihat gugup dan menunggu dengan penuh antusiasme. Akhirnya, Drawing dimulai dan nomor-nomor undian mulai ditarik satu per satu.
Micah menarik nafas panjang ketika nomor undian 134 diumumkan oleh penyiar. Ia berharap nomor tersebut tidak menjadi penghalang dalam perjalanannya di turnamen ini.
Raven memberinya semangat, "Tidak apa-apa, Micah. Nomor undian bukanlah segalanya. Yang penting adalah kemampuanmu dan persiapan yang sudah kita lakukan sebelumnya."
Micah mengangguk dan merasa terbantu dengan kata-kata Raven. Ia percaya bahwa mereka akan berjuang bersama dan mencapai tujuan mereka di turnamen ini, meskipun nomor undian yang ia dapatkan cukup tinggi.
Drawing telah ditampilkan, Micah sangat terkejut bukan kepalang! Bahkan Raven Kane sangat sulit untuk mempercayai ini semua! Ini bukan konspirasi, bukan?
Lawan micah yang pertama adalah Katie. Jika Micah beruntung, bisa saja bertemu Joe, kemudian Kurt, Gina, bahkan Dia Finch! Mereka berlima tergabung dalam kelompok Furious Give yang berarti jalan Micah untuk mencapai babak Final terbilang sangat Sulit.
"Ini bukan disengaja, bukan?" tanya Raven tidak percaya.
Mendadak juri mengumumkan pertandingan "Baiklah, pertandingan akan dimulai dari nomor satu sampai 50. Nomor yang ada di atasnya akan dimulai besok."
---
Keesokan harinya, Micah dan Sakuya berkumpul bersama di depan rumah makan Blaise. Mereka berdua terlihat cemas dan takut gagal dalam kompetisi ini. Namun, mereka sama-sama yakin bahwa mereka telah mempersiapkan yang terbaik untuk menghadapi tantangan ini.
Sesampainya di dalam restoran, mereka melihat Katie yang sedang duduk di meja dengan sekelompok temannya. Katie menghampiri mereka dan mulai mengejek Micah, "Hei Micah, sudah siap untuk kalah di sini?"
Micah hanya tersenyum dan mengabaikan komentar Katie. Namun, Sakuya tidak tinggal diam. Dia merasa kesal dengan perlakuan Katie yang selalu mengganggu teman-temannya.
"Sudahlah, Katie. Hentikan sikapmu yang negatif itu," ucap Sakuya tegas.
Katie terkejut dengan sikap Sakuya yang tiba-tiba berubah dan mulai mempertanyakan alasan Sakuya membela Micah.
"Kenapa kau membela Micah? Apa kau menyukainya?" goda Katie.
Sakuya tidak terpengaruh dengan godaan Katie. "Tidak, aku hanya tidak suka sikapmu yang selalu mengganggu orang lain. Jadi, hentikanlah sikapmu yang tidak sopan itu."
Micah merasa terkejut dengan ucapan Sakuya, karena biasanya Sakuya tidak terlalu akrab dengannya setelah kejadian di lapangan di waktu lalu. Namun, ia merasa senang karena ada seseorang yang membelanya dari ejekan Katie.
"Huh, menghadapi orang lemah seperti Micah hanya membutuhkan satu sarung pedang untuk menghadapinya," ejek Katie begitu sombong.
"Baiklah, aku harap kau tidak menangis begitu Micah Summon Faerie dan melakukan serangan Combo yang membuatmu kalah secara memalukan!" ujar Sakuya dengan Mimik serius
"Faerie? Apa itu? Hanya makhluk penyihir."
Micah mulai menatap Sakuya, namun mendadak Sakuya menatap Micah sembari berucap, "berdasarkan tantangan, kau tidak akan menggunakan Summon sampai delapan besar, bukan? Aku harap kau tidak melanggar tantangannya. Biar aku lihat, seberapa besar kemampuanmu."
Micah mulai bertingkah begitu kesal, karena rupanya Sakuya masih mengingatnya.
---
Keesokan harinya, tepat di pertandingan terakhir, banyak pasang mata tengah menonton dengan antusias, meskipun banyak orang sudah menebak bahwa pemenangnya adalah Katie.
"Penonton yang berbahagia, ini adalah pertarungan yang terakhir. Kita bisa melihat kedua peserta akan masuk untuk menunjukkan kemampuannya disini! Mohon beri tepuk tangannya!
Tidak perlu berlama-lama lagi, kita akan melihat seseorang Warrior hebat dari Sharance dengan kemampuannya pedang hitamnya yang dikenal karena kemampuannya menggunakan aura kegelapan untuk meningkatkan kecepatan dan kekuatan serangannya, inilah dia The Darkness of Warrior Swordsman, Micah Handerson!"
"Micah adalah Paladin, bukan Warrior!" Teriak Collete kesal.
Pintu mulai terbuka, terlihat bahwa Micah mulai keluar dengan pakaian baju Zirah Dark Knight dan kedua pedang berbahaya miliknya tergantung di pinggangnya. Mulanya sendiri tertutup Helmer.
"Baiklah, kali ini lawannya adalah ... salah satu Kelompok The Fourius Five dengan kemampuan menakjubkan. Ini dia, Peach Tree Swordsman Kultivator, Katie Loure!"
Pintu terbuka, Gadis dengan pakaian ala kultivator ketimuran muncul dengan Pedang terayunkan. Sontak membuat mereka semua begitu riuh.
Pertarungan berlangsung di sebuah arena besar yang dipenuhi oleh ribuan penonton yang menantikan pertarungan yang sengit. Micah dan Katie saling berhadapan di tengah arena, dan suasana menjadi semakin tegang ketika keduanya bersiap-siap untuk bertarung.
"Apakah kau sudah siap kalah, Micah?"
"Siapa yang kalah, kita belum tahu."
"Hey, kalian berdua sangat tidak sabaran sekali! Baiklah, mulai!"
Micah mengeluarkan pedangnya dari sarungnya dan mengaktifkan aura kegelapannya. Sementara itu, Katie juga mempersiapkan diri dengan mengeluarkan pedangnya.
Pertarungan dimulai dengan serangan cepat dari Micah yang menggunakan kekuatan aura kegelapannya untuk menyerang Katie. Namun, Katie dengan keahliannya dalam Kultivasi mampu menghindari serangan Micah dengan kecepatan yang luar biasa.
Katie membalas serangan Micah dengan serangan pedang yang cepat dan mematikan. Micah berhasil menghindari serangan tersebut dengan kecepatan yang sama, dan keduanya terus saling menyerang dengan teknik dan kecepatan yang mematikan.
Walaupun Micah terus mencoba untuk menghindari dan menyerang Katie dengan menggunakan aura kegelapannya, namun Katie mampu mengimbangi serangan Micah dengan kecepatan dan teknik pedang yang hebat.
Pertarungan berlangsung dengan sengit, dan keduanya saling menyerang dengan serangan yang mematikan. Micah tidak menyerah dan terus berjuang dengan keras, sementara Katie terus berhasil menghindari dan menyerang balik dengan teknik yang mematikan.
Micah mulai berfikir sebuah taktik, yaitu "full Deffence". Taktik ini telah dipikirkan begitu matang dan hanya Micah sendiri tahu cara penerapannya, jadi dirinya mulai melakukannya
Dengan strategi ini, lawan biasanya akan terus menyerang tanpa henti, karena pengguna taktik ini biasanya hanya memperkuat pertahanannya saja. Ini begitu sulit!
"Karena tidak mampu menyerang, kau langsung menghabiskan waktu untuk bertahan? Huh! Sudah aku duga. Saatnya melihat bagaimana caraku membongkar pertahanannya!"
Micah mulai diserang sari berbagai penjuru, yang semua serangan itu dapat ditangkis. Micah mulai menatap ke kiri dan kanan, memperkirakan di daerah mana Lawan akan menyerang.
"Situasinya sangat buruk, Micah tidak akan memiliki kesempatan untuk menyerang." Terlihat Raven, Collete, Rusk, Alicia, dan Jack mulai berkeringat dingin, namun tidak dengan Fifi yang malah menyilangkan kedua tangannya.
Sakuya menggelengkan kepalanya. "Apa yang kau lakukan, Micah? Meskipun kau memiliki kemampuan Cover yang baik, namun ini bukanlah caranya bertarung satu lawan Satu."
"Sepertinya bocah itu tidak buruk, melakukan Full Defence si saat sudah kehabisan akal untuk mengalahkan Katie? Ide bagus agar menjadi orang terlama yang mampu melakukan pertahanan."
Micah mulai menatap ke kiri dan kanan, mendadak ketika serangan dari belakang, Micah mulai melakukan kemampuan tersulit untuk dilakukan para warrior Cover seusianya, yaitu Naiive Blade yang membuat semua orang terkejut bukan main.
"Bagaimana bocah itu dapat melakukannya? Kemampuan ini tidak hanya dapat mengatasi begitu besar serangan, namun juga melukai lawan di jarak dekat. Rupanya ... menarik sekali murid kita yang satu ini."
Micah berhasil memukul mundur Katie dan mulai menunjukkan serangannya kembali, di posisi dan situasiĀ seperti itu sangat tidak menguntungkan bagi Katie, namun masih berupaya untuk menahan serangannya yang mulai mengganas.
"Aku mengerti. Rupanya Micah sengaja melakukan Full Deffence agar lawan menyerangnya dengan maksimal. Semakin agresif menyerang, semakin besar pula kelemahannya terlihat. Micah benar-benar menggunakan IQ di dalam pertarungan kali ini," ucap Raven yang mulai mengerti.
Walaupun Katie mampu bertahan, tidak butuh waktu yang lama bagi Micah untuk menemukan celah pada serangan Katie, yang kemudian mengambil kesempatan untuk menyerang dengan kecepatan dan kekuatan aura kegelapannya yang mematikan. Katie tidak dapat menghindari serangan tersebut dan terkena serangan pedang Micah yang mematikan.
Katie jatuh ke tanah dan tersungkur, membuat penonton terkejut dengan akhir pertarungan yang tiba-tiba. Micah dinyatakan sebagai pemenang dari pertarungan sengit ini, dan para penonton tercengang karena tidak menyangka bahwa Micah yang menjadi pemenangnya.
__ADS_1