
Matahari terbenam di ufuk barat, memancarkan cahaya jingga yang hangat di seluruh langit. Di dalam Wilayah Sharance yang ramai, ketegangan semakin meningkat karena desas-desus mengenai Pertarungan Collossum baru-baru ini. Kerumunan terbagi antara mereka yang mendukung Dia Finch, pihak yang kalah padahal tidak menderita luka berat hanya karena pingsan kehabisan energi, dan mereka yang mendukung dengan Micah, yang menang karena masih mampu bertahan, walaupun luka berat pada organ vitalnya
Gina duduk di samping Dia Finch sambil merenung sejenak sebelum akhirnya memulai ceritanya. "Kamu tahu, Micah itu sebenarnya baik hati. Dia pernah menyusup ke kamarku diam-diam untuk mengobati harimau api milikku. Tapi sayangnya, kamu dan Dua Finch memutuskan untuk menyerangnya di pertandingan Collossum."
Mendadak Dia Finch terkejut. "Micah menyusup diam diam?" tanyanya.
Gina menundukkan kepalanya, kemudian menghela nafas. "Aku rasa mungkin aku seharusnya tidak mengatakan hal ini kepadamu atas permintaan Micah. Namun, saat melihatmu melukai Micah sampai terluka parah, aku menyesal karena tidak memberitahukanmu. Sebenarnya, Micah memberikan andil yang besar dalam penyembuhan harimau api milikku dengan cara memanggil Faerie miliknya."
Dia Finch merasa mulai menyesal setelah mendengar cerita tersebut. Dirinya kini tahu bahwa Micah memiliki sisi baik di hatinya "Aku tidak seharusnya melukai orang yang telah membuat senyuman sahabatku kembali."
"Sudah terlambat untuk menyesali sekarang," kata Gina. "Micah terluka parah, dan sekarang ia sedang dirawat di klinik."
---
Dia Finch mencoba masuk ke dalam klinik, tetapi Raven menghalanginya. "Kamu tidak bisa masuk, Dia Finch. Micah tidak ingin melihatmu lagi setelah apa yang kamu lakukan."
"Aku tahu aku salah," kata Dia Finch. "Tapi aku ingin meminta maaf."
"Maaf tidak akan merubah apa-apa," jawab Raven dingin. "Micah merasa terkhianati olehmu Dia Finch. Dia butuh waktu untuk menyembuhkan lukanya sendiri. Aku tidak mengerti, bagaimana bisa Micah pernah datang untuk memberikan saran yang baik kepada dirimu soal persahabatan, padahal dirimu sendiri akan membalasnya dengan luka di fisiknya," ujar Raven Kane dingin.
Dia Finch merasa sangat sedih dan menyesal atas apa yang telah dilakukannya. Dia berjanji untuk tidak pernah lagi melakukan hal yang sama dan berharap suatu hari nanti Micah dapat memaafkannya.
Raven Kane malah memutar bola matanya malas. Ini seperti drama baginya, mendadak dirinya merasa muak dengan Gadis di depannya. "Ya, tidak pernah melakukan hal yang sama seperti sebelumnya karena Micah sudah ..." sebelum melanjutkan, ekspresi Raven berubah dari dingin menjadi murung. "Kondisi Micah saat ini sangat kritis dan kemungkinan besar, Micah akan segera menghadapi kematiannya"
__ADS_1
Mendadak Dia Finch mulai berlutut, tidak menyangka akan menjadi seperti ini. Dirinya pikir, dengan serangannya seperti itu hanya akan membuat Micah terluka saja, agar sadar betapa sakitnya perasaan Gina yang telah Micah mulai dengan hampir membuat Harimau Api kesayangannya terbunuh. Ternyata, Micah mau bertanggung jawab dengan berbagai cara, dan sekarang dirinya membuat nyawa Micah ada di dalam bahaya?
Mendadak Raven Kane berbalik untuk memasuki ruangan tempat Micah dirawat. Namun, sebelum benar-benar memasuki ruangan, Raven berucap dengan dingin. "Sekarang, pergilah. Aku membencimu, jadi jangan sekali-kali kau muncul lagi di depan Micah atau aku akan langsung membunuhmu."
---
Mendadak Dia Finch menatap Raven, kemudian merasa tidak percaya dengan apa yang dikatakannya. Mendadak nalurinya berkata, 'Raven hanya mengada-ngada agar kau tidak mendekati Micah lagi.'
Meskipun Dia Finch tahu bahwa Raven melarangnya masuk, tetapi rasa penasaran dan rasa bersalahnya membuat Dia Finch tetap ingin melihat keadaan Micah. Dia mencoba untuk menyusup diam-diam ke dalam klinik dan mencari kamar di mana Micah dirawat.
Setelah mencari-cari, akhirnya Dia Finch menemukan kamar tempat Micah dirawat. Dia melihat melalui jendela dan melihat Micah terbaring lemah di tempat tidur. Dia merasa sangat menyesal dan ingin meminta maaf kepada Micah.
Dirinya mulai mengambil laporan palsu itu dan seketika membuat Dia Finch terbelalak, kemudian memasang senyum remeh.
Namun, mendadak ada laporan lain yang terjatuh, isinya sama, menggambarkan keadaan Micah, namun dengan diagnosis berbeda. Itu membuat Dia Finch terkejut bukan main, kemudian mulai bertanya pada dirinya sendiri. "Ini ... mana yang benar?"
Mendadak, Dia Finch mencoba mencari cari perbedaan dari kedua laporan itu sampai akhirnya menyadari cap kliniknya agak lain. Terlihat bahwa Pada laporan palsu, cap stempelnya bukan menunjukkan dari klinik itu, bahkan tidak ada tanda tangan, sementara laporan lainnya terlihat jelas keasliannya.
Dia Finch kemudian mencoba menyentuh tangan Micah, mencoba memeriksa denyut nadi Micah. "Ini ... Micah benar-benar terluka parah?" tanya Dia Finch tidak percaya.
Namun, tiba-tiba pintu kamar terbuka dan Raven masuk ke dalam ruangan. Dia Finch terkejut dan tertangkap basah. Raven marah dan mulai berteriak padanya, "Apa yang kamu lakukan di sini? Aku sudah bilang, Micah mendekati Micah lagi, Sialan!"
Dia Finch mencoba untuk menjelaskan alasannya, tetapi Raven tidak mau mendengarkan dan semakin marah. Dia Finch merasa sangat ketakutan dan tidak tahu harus berbuat apa.
__ADS_1
Tiba-tiba, Micah mulai membuka mata, pertanda dirinya terbangun dan bertanya apa yang terjadi. Raven menjawab, "Si paling The Fourious Five memasuki kamarmu tanpa Izin, aku rasa Gadis ini merencanakan sesuatu yang jahat."
"Itu tidak benar! Aku kemari hendak menjenguk Micah, tetapi karena dilarang, aku terpaksa menyusup," sangkal Dia Finch.
Micah malah memutar bola matanya malas. "Kalian berdua kalau mau ribut, silahkan di tempat lain. Jangan disini, karena aku sedang harus beristirahat." Mendadak, Micah melirik Dia Finch, kemudian berucap dingin, "Dia Finch, aku hargai niat baikmu, jadi sekarang lebih baik kau keluar. Jangan menggangguku."
Setelah keluar dari kamar, Dia Finch merasa sangat malu dan menyesal atas tindakannya. Dia menyadari bahwa Micah tidak menyukai keberadaannya. Dia berjanji untuk tidak melakukan hal semacam itu lagi dan berupaya membantu penyembuhan Micah.
Namun mendadak dirinya tidak mengerti. Mengapa ada laporan palsu di meja sana? Apakah itu untuk menenangkan Micah dan memalsukan hasil diagnosa cedera pada Micah?
-------
Setelah kejadian di klinik, Dia Finch berjalan sendirian di sepanjang jalan, merenungkan ulang tentang apa yang baru saja terjadi. Dia merasa bersalah dan tidak tahu harus berbuat apa untuk mengobati lukanya dengan Micah.
Tiba-tiba, Moonlight Goddess muncul di hadapannya. Dia Finch terkejut dan Mendadak Dewi itu berkata, "Saya tahu tentang situasi yang sedang kamu hadapi dengan Micah. Saya datang untuk memberikan solusi untuk mengobati lukanya."
"Saya berterima kasih," kata Dia Finch dengan rasa harap.
"Solusinya adalah obat teratai matahari," kata Moonlight Goddess. "Obat ini hanya bisa didapatkan di pegunungan terpencil di sebelah timur. Kamu harus pergi ke sana dan mencari bunga teratai matahari."
Setelah Moonlight Goddess memberikan petunjuk untuk mencari teratai matahari, Dia Finch merasa lega karena akhirnya menemukan solusi untuk mengobati lukanya dengan Micah. Namun, tiba-tiba Moonlight Goddess kembali muncul di hadapannya.
"Dia Finch, ada satu hal yang harus kamu lakukan setelah mendapatkan teratai matahari," kata Moonlight Goddess. "Kamu harus menjadikannya pil dan memberikan pil tersebut kepada Micah. Hanya dengan begitu, lukanya bisa sembuh secara maksimal."
__ADS_1
Dia Finch merasa terkejut karena dia tidak pernah membayangkan bahwa teratai matahari harus dijadikan pil. Namun, segera setelah Moonlight Goddess selesai berbicara, dia tiba-tiba menghilang dan Dia Finch kembali merasa kebingungan.