
Malam telah berlalu, Micah mulai berpamitan dengan para Faerie di sini. Namun dari kelihatannya, Fifi sudah begitu rindu dengan kampung halamannya yang kemudian memutuskan untuk tidak kembali. Namun, Micah masih dapat memanggilnya dengan kemampuan Summon. Bagaimana pun, Fifi bukan lagi Faerie biasa, bahkan dark Faerie pun kalah telak jika dibandingkan dengannya.
Micah mengelus muka Fifi, kemudian berucap, "jaga dirimu baik-baik, okay."
"Fu?"
Micah langsung menganggukkan kepalanya. "Aku tahu, di suatu saat aku pasti akan selalu memanggilnya, Fifi. Jangan khawatir, aku tidak mungkin melupakanmu."
Mendadak Rusk berteriak, "Micah, ayo kita kembali!"
"Aku pergi dahulu, Fifi."
Micah akhirnya meninggalkan perkampungan Faerie dan mulai melanjutkan perjalanan. Dirinya mulai berjalan ke arah dimana Sharance berada. Mendadak muncul para Demon, namun mereka bukan lagi seperti anak kecil. Micah mencabut pedang kegelapan yang tidak lagi seberbahaya sebelumnya, kemudian melesat maju untu membabat mereka.
Mendadak Collete mengucapkan mantra, kemudian memanggil api yang membakar musuh. 'Recall: Fire Sea!'
Micah langsung saja melakukan Cover untuk menangkis serangan yang ditujukan ke arah Rusk maupun Collete, menunjukkan seberapa hebatnya Micah ini.
Rusk mendadak ikut mengucapkan mantra, kemudian memanggil hujan petir. 'Recall: Rain Thunder!'
Micah mulaimerasa mereka berdua benar-benar lebih berbahaya, membuatnya hanya perlu bertahan dan melakukan Cover saja untuk pertahanan ke kelompok.
Collete merasa begitu kesal karena tersaingi, kemudian kembali mengucapkan mantra lagi, memanggil Tornado. 'Recall: Air Tornado."
Rusk kembali mengucapkan mantra, kemudian menembakkan api. "Fire strike!"
Alhasil, malah tercipta tornado api mengerikan yang membuat para Demon tidak hanya diterbangkan ke dalam tornado, juga dipanggang ke dalam sana. Mendadak serangan kapak meluncur ke arah Collete, namun Dengan cepat, Micah melakukan Cover.
"Kerja bagus, Micah."
"Kalian berdua juga."
Micah mulai mencabut pedang putihnya yang kemudian melakukan kemampuan pedangnya, di saat musuh yang tersisa mulai maju ke arah mereka secara bersamaan. Micah segera lompat ke atas, memutar pedang bersama tubuhnya seperti tornado yang mendadak menimbulkan musuh tertarik ke arahnya lalu tertebas. 'Double blade: Tornado Spinning Strike!"
Semua Demon telah berhasil dikalahkan. Mereka kemudian lanjut untuk melanjutkan perjalanan. Ini telah menunjukkan bahwa mereka bukanlah orang yang dapat diremehkan lagi.
"Cara Cover yang bagus, Micah. Sejak dahulu kau memang memiliki kemampuan Cover yang sangat bagus."
"Kau terlalu memuji. Kemampuan kalian juga bagus, mampu melakukan kemampuan pemanggilan serangan yang itu adalah kemampuan tingkat menengah."
__ADS_1
"### Ayo, kita lanjutkan perjalanan!"
Sementara itu, terlihat Raven bersama yang lainnya menghadapi musuh. Karena hampir semuanya berkemampuan Fighter, bahkan termasuk Parsley sebagai pengguna senjata Gunfighter. Namun hanya ada satu Core, yaitu Xavier sebagai Mage.
Raven bergerak begitu cepat membabat lawan, kemudian Garius dengan kemampuan Hammer Earthquake menimbulkan gempa bumi yang walaupun hanya terasa dalam area pertarungan.
Terlihat Xavier terus menembakkan sihirnya, sementara Parsley terus menerus menembaki musuh dengan target HeadShot. Namun musuh masih mengepung mereka.
"Semuanya, kita tidak mungkin dapat bertahan terus menerus di sini. Kita harus bergerak maju!"
Mereka pun mulai bergerak maju, membabat musuh yang ada di depannya saja, kemudian segera melarikan diri. Xavier mulai mengucapkan mantra, yang kemudian rupanya terdapat energi yang menarik semua orang untuk berteleportasi ke daerah lain dengan aman.
Mereka pun saling berkumpul di sebuah tempat tersembunyi, memeriksa luka mereka masung-masing. "Ini buruk, mereka berjumlah begitu banyak."
"Kita tidak memiliki seorang penyembuh disini, sekarang apa yang harus kita lakukan?"
Mereka semua pun menghela nafas pelan sampai terdengar suara mengejutkan mereka. Astaga mereka telah dikepung! Ini mengejutkan karena posisi mereka diketahui para Demon.
"Bagaimana bisa mereka menyadari posisi kita?"
"Aku tidak tahu! Intinya, kita harus menghadapi mereka."
"Sial, aku hampir kehilangan sebagian besar energiku, akan sangat sulit untuk menghadapi mereka."
"Sial, mana cukup untuk melakukan teleportasi, Vas lele?"
"Apa maksudmu, Sapi er?"
"Kalian berdua, jangan bertengkar! Kita harus terus bertahan dan maju!"
"Parsley dan Xavier selalu saja bertengkar tidak pernah akur."
Mendadak muncul bala bantuan, yang membabat musuh dari belakang. Semua musuh pun akhirnya terbunuh. Namun, kelompok Garius membuka saat melihatnya.
"Kak Lyla, Shara, Sofia, Marian, Pak Blaise, Karina, Garmen, Evelyn, Nourika, kalian mengapa kemari?"
"Kau pikir kami akan membiarkan kalian menghadapi mereka tanpa bantuan dari kami? Sungguh keterlaluan!"
Mendadak Shara, Evelyn, dan Lyla mendekati mereka lalu menjewer telinga Jack, Garius, dan Parsley yang secara bersamaan berteriak, "aduh!"
__ADS_1
"Kau ini kenapa tidak bilang kepadaku, Jack? Bukankah biasanya kau selalu meminta bantuan dariku sebelum bertindak?"
"Garius, kau bilang bahwa dirimu tidak akan pernah menyembunyikan apapun, tetapi ini apa?"
"Parsley, berapa kali sudah aku bilang, sekali kau meninggalkanku, kau harus menerima hukuman menyakitkan!"
Kembali di posisi Micah saat ini, mereka justru mampu melewati hadangan dengan begitu mudah dengan kemampuan Magis tingkat menengah mereka, ditambah Micah yang menjadi Cover dalam serangan apapun.
"Rasanya begitu menyenangkan! Tidak sia-sia jika Micah tidak membawa pasukannya. Ternyata begini rasanya menggunakan kemampuan Recall."
"Sudahlah, kita harus cepat! Nasi goreng tanpa sayur di rumah makan sudah menanti kalian!"
"Apa-apaan itu, Micah? Tetapi, sudahlah. Ayo kita segera pergi!"
Mereka pun mulai melanjutkan perjalanan untuk mendaki tebing sampai menemukan kelompok Garius yang tengah bertarung menghadapi sekelompok Demon. Dari atas tebing sana.
"Lah, bagaimana mereka bisa mendapatkan ijin untuk keluar dari Sharance?"
"Mereka juga menghadapi musuh yang, jika aku ada di sana, sekali recall Fire Magma selesai!"
"Jangan sombong, Rusk. Kita belum tahu kemampuan mereka."
"Kemampuannya telah terlihat dengan jelas. Mereka berjumlah belasan, namun masih belum bisa mengatasi musuh, sementara di posisi yang sama, jumlah hanya tiga orang, tidak sampai tiga menit sudah selesai!"
"Sepertinya kita harus membantu mereka."
"Micah, Jangan dulu. Sebaiknya kita perhatikan mereka terlebih dahulu. Jangan terlalu gegabah!"
Micah mulai menatap situasi disana, yang terlihat memang mereka masih terlihat begitu terkendali di dalam formasi mereka. "Aku harap tidak terjadi sesuatu terhadap mereka."
"Tetapi dari kelihatannya, mereka terampil sekali dalam mengambil formasi, apalagi komposisinya sama rata, antara Cover dengan Core. Menurutku ini adalah formasi pertahanan yang luar biasa."
"Ya, kau benar. Ini adalah formasi luar biasa mereka. Jadi jangan heran."
Mendadak Rusk menatap Micah, mengingat bagaimana cara Micah melakukan Cover akurat membuatnya bertanya, "apakah kau termasuk di dalamnya? Dari kemampuanmu sendiri dalam hal Cover sangat baik, pasti adalah salah satu di antara mereka."
"Yah, mungkin. Tetapi aku tidaklah setenar Jack."
__ADS_1
"Kakakku hanya Modal muka tampan saja, sehingga mudah untuk tenar."
"Micah, jangan lupakan kemampuanmu lebih cekatan daripada Jack. Dari kemampuannya Cover saja lemah sekali. Kau hanya kalah tenar dalam muka saja."