Satukan Dunia Kembali

Satukan Dunia Kembali
Tidak terkontrol


__ADS_3

Micah  kembali ke akademi setelah sepuluh hari telah berlalu. Terlihat bahwa beberapa murid lain membicarakan dirinya yang menurut rumor, tidak pernah terlihat selama sepuluh hari lamanya setelah dikalahkan Raven.


Beberapa orang memuji dirinya karena kemampuannya tidak bisa dipandang remeh, mengingat Micah mampu melakukan kemampuan bertarung dan menyihir dalam waktu yang hampir bersamaan di dalam pertarungan. Ingatlah saat menghadapi Kurt dimana Micah menggunakan kemampuan "Invocate:Thundara" yang membuat lelaki sombong itu langsung terluka parah.


Tidak hanya itu, jangan lupakan kemampuan combo mematikan Micah dengan Summon Faerie terlatih miliknya dalam pertarungan yang menuai Kontroversi , yaitu Micah Vs Dia Finch. Ya, Micah mampu menggunakan kemampuan Sihir Protect, Cover yang baik, kombinasi tekhnik Pedang yang merepotkan, pemanggilan tujuh malaikat Surga, dan yang paling berbahaya, tentu saja TwinCast tipe Invocate.


Karena penunjukkan kemampuannya yang semakin meningkat, Micah mulai populer di akademi. Banyak murid yang merasa iri dengannya. Pertarungan melawan Furious Five yang dimenangkan oleh Micah juga membuatnya semakin terkenal di kalangan murid lain. Banyak yang kagum dengan kemampuan dan keberaniannya.


Namun, pertarungan melawan Keira Finch benar-benar menjadi sorotan utama. Bagaimana tidak? Keira Finch dianggap sebagai salah satu peserta terhebat terhebat di pertandingan Collossum, yang dimana Jack Handerson dan Raven Kane sendiri berhasil dipecundangi. Itu membuat banyak orang yang  tidak menonton pertandingan itu merasa menyesal dan ingin tahu bagaimana Micah bisa mengimbanginya.


Setelah pertarungan, kabar tentang kemenangan Micah tersebar dengan cepat di seluruh akademi. Banyak murid yang memuji kemampuannya dan mengakui bahwa Micah sekarang sudah menjadi salah satu murid terhebat di akademi, walaupun sejatinya, Micah berhasil dikalahkan oleh Raven pada partai Final.


Apalagi Micah berhasil mengalahkan kelima Furious Five sebelumnya, namanya semakin populer di kalangan siswa di Akademi. Kepopulerannya semakin meningkat ketika berita tentang kemampuannya yang hampir setara dengan Keira Finch menyebar di kalangan siswa.


Micah menjadi sorotan utama di sekolah, dan banyak siswa yang ingin berteman dan bergabung dengan dia. Namun, Micah tetap rendah hati dan bersahabat dengan semua orang. Dia tidak ingin sombong atau membatasi orang lain karena kemampuannya yang lebih tinggi.


"Micah!" panggil seseorang yang membuat lelaki ini menoleh, mendapati ketiga sahabat sedari kecil mereka tengah mendekatinya.


"Raven, Collete, Rusk?" sapa Micah balik.


"Micah, kau selama ini kemana saja selama sepuluh hari penuh? Setelah pertarungan Collossum terakhir, kau tidak pernah terlihat lagi selama sepuluh hari,"  tanya Rusk dengan rawit muka kesal.

__ADS_1


"Berlatih, tentunya. Aku harus menjadi lebih kuat, bila perlu melampaui yang Nona Manja itu," ucap Micah dengan semangat berapi api.


"Nona Finch itu memang seperti Dewi kematian, melihatnya saja sudah membuatku ingin lari saja. Kau ingin melampaui dirinya?" tanya Collete lagi.


"Tidak ada salahnya untuk terus berlatih," jawab Raven pada akhirnya.


Micah mendadak tertawa, kemudian secara mengejutkan menyentil dahi Raven sambil berucap, "kau sendiri juga berlatih selama hari libur, bukan?"


---


Micah kali ini berkumpul bersama murid lainnya, pelajaran kali ini menguji pukulan fisik mereka. Terlihat satu per satu orang mulai maju dan memukul Drum besar yang memiliki indikator kekuatan pukulan. Namun, Pada saat Micah sebagai orang terakhir yang mendapatkan giliran, semua orang langsung begitu penasaran dengan kekuatan pukulannya.


Micah telah berhadapan dengan Drum Besar itu. Tangannya mulai dikepal, dan mulai hendak meninju Drum Besar itu. Namun, secara mengejutkan Drum tersebut malah terpukul jauh hingga membentur tembok. Bahkan sisi Drum yang dipukul Micah juga Penyok. Itu membuat semua orang terkejut bukan main.


Micah terkejut bukan main saat menguji kemampuannya, menyadari bahwa kekuatan pada dirinya kali ini kurang dapat dikontrol. Micah harus berlatih mengontrol untuk itu, bisa berbahaya untuk dirinya sendiri dan juga orang lain. Buktinya sudah di depan mata, bagaimana tiga fasilitas sekolah yang mahal itu dihancurkan oleh Micah hanya dalam satu percobaan.


Micah menarik napas dalam-dalam dan menatap tangan kanannya dengan serius. Dia telah menyadari bahwa kemampuan kultivasi dan sihir yang ia gabungkan kurang terkendali. Beberapa kali, kekuatan dari dua kemampuan itu bertabrakan dan menghasilkan ledakan kecil, yang bisa membahayakan orang di sekitarnya. Buktinya bola sihir penguji kekuatan seseorang malah hancur ketika berhadapan dengan kekuatan miliknya.


Micah tidak ingin menimbulkan bahaya bagi siapa pun, jadi ia memutuskan untuk berlatih mengontrol kemampuan gabungannya.


Setelah memutuskan untuk berlatih, Micah pergi ke sebuah arena kosong yang biasa digunakan oleh para murid untuk berlatih. Arena itu terletak jauh dari Academy, tepatnya di tengah-tengah hutan, sehingga tidak ada yang akan terganggu oleh ledakan kecil yang terjadi selama latihan Micah.

__ADS_1


Micah mempersiapkan dirinya dan mulai berlatih dengan mengeluarkan sedikit kekuatan kultivasinya dan mengombinasikannya dengan sihirnya. Namun, ketika ia berusaha untuk mengontrol kemampuannya, tiba-tiba kekuatan yang ia keluarkan meledak dengan sangat kuat, membuatnya terpental beberapa meter dan jatuh ke tanah dengan keras.


Bahkan ledakan itu juga menimbulkan angin tertiup kencang membuat burung-burung yang ada di sekitarnya langsung terbang menjauhi hutan tersebut secara serempak. Beruntung, pohon hanya bergoyang, tidak ada yang roboh


Tubuh Micah terasa sakit sekali dan ia merasakan nyeri di hampir seluruh tubuhnya. Dia merasa tidak berdaya dan kesakitan, tetapi dia tidak ingin menyerah. Micah mencoba berdiri lagi, tetapi ia merasa tubuhnya terlalu sakit untuk melanjutkan latihannya.


Dalam keputusasaan, Micah akhirnya memutuskan untuk menghentikan latihannya dan kembali ke ke rumahnya. Namun, saat ia berjalan, ia merasa semakin lelah dan kesakitannya semakin parah. Ia akhirnya terjatuh di tengah jalan dan tidak bisa bangkit lagi.


Sebelum kehilangan kesadaran, Micah merasa sangat menyesal karena telah melakukan latihan yang terlalu berlebihan dan terlalu sering. Ia menyadari bahwa ia harus lebih bijaksana dan hati-hati dalam mengontrol kemampuan gabungannya, serta tidak boleh terlalu memaksakan diri dalam berlatih.


"Sepertinya, ini adalah batas kemampuanku."


------


Micah akhirnya membuka matanya, mendapati bahwa dirinya berada di ruang perawatan pada sebuah Klinik. Saat terbangun, bocah ini merasa sangat lemah dan sakit. Teringat kejadian kemarin membuat Micah menyadari bahwa reaksi kekuatan sihir dan kultivasi yang dirinya lakukan kemarin telah merusak tubuhnya secara serius.


Micah mengalami kesulitan untuk bergerak dan berbicara dengan baik, dan ia juga mengalami pusing dan mual yang parah. Para dokter di klinik melakukan segala upaya untuk menyembuhkan Micah, tetapi tubuhnya terus melemah dan kondisinya semakin memburuk. Bahkan, Micah mulai menutup matanya, pertanda kembali kehilangan kesadaran.


Hari demi hari berlalu, dan Micah masih berjuang untuk bertahan hidup. Teman-temannya dan guru-gurunya terus mengunjunginya dan memberikan semangat, tetapi keadaannya terus memburuk. Akhirnya, Micah jatuh koma dan berbagai anggota keluarga bermarga Handerson yang mayoritas bertempat tinggal di Vale mulai datang menjenguk bocah berbakat, namun bernasib malang ini.


Beberapa detektif juga dikerahkan untuk mencari tahu penyebab asli dari insiden ini. Tidak disangka bahwa beberapa orang mengira Micah diserang sosok yang tidak dikenal yang sangat hebat.  Oleh karena itulah mengapa mereka mengerahkan penyelidik.

__ADS_1


Kabar ini juga sampai menyebar ke kelima wilayah tetangga, termasuk Sol Terano. Secara mengejutkan, Keira Finch datang secara pribadi untuk menjenguk Micah. Ini sulit untuk dipercaya oleh akal sehat para lelaki sebaya dengannya. Nona Finch tidak pernah keluar dari rumahnya, kecuali untuk berlatih dan sangat menjaga kontak dari lelaki di sekitarnya. Bahkan, Keira Finch berani menyentuh kening Micah.


Namun, terlihat Raven menyentuh bahunya, yang membuat gadis bangsawan itu menoleh. "Apa yang sebenarnya terjadi pada Micah? Bagaimana Micah jadi terluka seperti ini?"


__ADS_2