
Micah merasa lega karena ia akhirnya mengetahui kebenaran di balik kejadian tersebut. Ia berterima kasih kepada makhluk itu dan meninggalkan alam bawah sadarnya dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih.
Meskipun ia tidak bisa menerima kenyataan bahwa wanita muda yang ia temui adalah sosok kitsune, Micah merasa bahwa ia sudah menemukan jawaban atas kejadian misterius tersebut dan mulai menikmati pemberitaannya sebagai tantangan. Ia melanjutkan perjalanannya dengan hati yang lebih tenang dan pikiran yang lebih fokus, siap menghadapi tantangan yang mungkin akan datang.
Micah melanjutkan perjalanannya dengan sosok Kitsune yang masih mengikutinya dari kejauhan. Meskipun ia tidak dapat berbicara, Micah merasa bahwa sosok Kitsune ini memiliki tujuan yang baik dan ia merasa aman bersamanya.
Micah terus berjalan tanpa makan dan minum yang membuatnya pingsan dalam perjalanan, yang kemudian sosok Kitsune membawa Micah ke sebuah rumah kecil yang hanya didiami oleh seorang wanita muda lagi. Micah diberikan izin untuk menginap selama satu malam.
Micah merasa nyaman, namun dirinya segera sadar bahwa ada yang aneh, ketika membuka mata, dirinya terkejut karena Micah berada di rumah itu, lagi. Dirinya merasa ada sesuatu yang aneh dengan rumah itu. Ketika mulai bergerak, tubuhnya malah mati rasa. Ini ... Micah dibuat lumpuh juga?"
Namun, karena Micah tidak dapat berbicara, ia tidak dapat berteriak meminta tolong. Ia hanya berusaha untuk tetap waspada dan berhati-hati, dimana air matanya mulai mengalir.
Setelah Micah tidur dalam kesedihan, ia terbangun di pagi hari dan mendadak tangan dan kakinya dapat digerakkan kembali seperti semula. Hanya saja, dirinya tetap saja begitu bisu.
Micah bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanannya. Namun, ia merasa terkejut saat melihat sosok wanita yang merupakan sosok Kitsune yang sama dengan yang mengikutinya dari jauh.
Micah merasa terkejut, namun ia tidak dapat berbicara untuk menanyakan tentang identitas sebenarnya. Ia hanya bisa memilih untuk melanjutkan perjalanannya, meninggalkan sosok Kitsune yang terlihat begitu tersenyum secara misterius, kemudian tangannya terangkat dan rupanya sebagian besar bekal milik Micah berupa kepingan uang, kini ada di tangannya. Sungguh luar biasa sekali sosok ini dalam membuat Micah menderita.
------------
Micah menghela nafas pelan, karena tahu bahwa kesialan selalu ada jika sosok kitsune terus menerus mengikuti dirinya. Dirinya tahu, kini hanya ada beberapa keping uang di sakunya dan Micah merasa memang harus berhemat.
Micah mulai memasuki wilayah privera. Terlihat banyak orang berlalu lalang dan secara mengejutkan, terdapat poster pencarian dirinya dengan harga tinggi. Melihatnya membuat Micah terkejut, kemudian segera pergi ke tempat dimana ada penjual pakaian Kesatria. Micah membeli beberapa pakaian normal, karena tidak memungkinkan baginya untuk terus menggunakan pakaian Paladin yang begitu mencolok.
Micah menghela nafas pelan setelah semua yang terjadi, kali ini, Micah terlihat seperti GunFighter yang dimana pakaiannya ala Koboi dengan topi yang dapat menutupi mukanya. Beruntung sekali karena Micah tidak dikenali oleh penjual itu.
Mendadak Micah sadar, uangnya telah habis dan Micah harus memiliki beberapa untuk kelangsungan hidupnya. Demi mendapatkan uang, Micah mulai bekerja sebagai koki masak di sebuah rumah makan selama empat minggu. Setelah mendapatkan uang uang cukup, Micah segera memutuskan keluar dan segera pergi dari perkampungan Primera, merasa takut karena ada kemungkinan dirinya akan ditangkap dan diserahkan ke keluarga Handerson yang berarti berakhirnya masa petualangannya.
__ADS_1
Micah kembali melanjutkan perjalanannya dengan hati yang berat. Micah mulai berupaya untuk berbicara, namun gagal. Suaranya sama sekali tidak mau keluar, itu membuatnya sedikit bersedih.
Micah tidak sadar bahwa dirinya memasuki wilayah kekuasaan Nekomimi. Sosok Nekomimi memang bukanlah begitu anti terhadap keberadaan manusia, namun selalu menangkap ras lain uang memasuki wilayah mereka untuk diinterogasi tujuan kedatangan mereka.
Mendadak tali meluncur dan mengikat Micah yang saat itu termenung, membuatnya terkejut. Kemunculan manusia yang mirip kucing juga membuatnya Shock.
Micah meronta-ronta ketika tali menjerat pergelangan tangannya dengan kuat. Dia mencoba melepaskan diri dari tali itu, tetapi semakin ia berusaha semakin tali itu semakin ketat.
"Sudahlah, jangan berusaha melawan." kata Nekomimi yang menangkapnya dengan suara lembut.
Micah diseret ke sebuah rumah penyelidikan, disanalah Micah diinterogasi, namun dengan tubuhnya yang terikat, Micah sama sekali tidak mampu menjelaskan apapun.
Mendapati bahwa Micah tidak bisa berbicara, Nekomimi yang bertindak sebagai pemimpin kelompok tersebut mengangguk dan berbicara dengan bahasa manusia yang lancar. Dirinya juga melepaskan ikatan tali yang mengikatnya.
"Pertama-tama, kami minta maaf atas tindakan kami yang tadi. Kami hanya melindungi wilayah kami dan tidak bermaksud merugikanmu. Siapa namamu dan apa tujuanmu di sini?"
Nekomimi yang memimpin kelompok tersebut membaca tulisan Micah dan kemudian berkata, "Baiklah, Micah. Kami akan melepaskanmu dengan syarat bahwa kamu tidak akan melanggar aturan wilayah kami. Jangan membunuh hewan liar, jangan merusak lingkungan, dan jangan mencoba mencuri atau merampok warga kami."
Micah mengangguk sebagai tanda persetujuannya. Setelah dilepaskan, Micah melanjutkan perjalanannya dengan hati-hati. Kini ia harus lebih berhati-hati dan berpikir lebih matang dalam setiap tindakan yang dilakukannya.
Micah terus melangkah dan berpikir bahwa mungkin saja ia bisa tinggal sementara di wilayah Nekomimi untuk beristirahat. Setelah mencari informasi tentang tempat tinggal sementara, Micah akhirnya menemukan sebuah rumah kosong yang dapat ia gunakan selama beberapa waktu. Rumah tersebut terletak di pinggiran wilayah dan cukup strategis sehingga Micah merasa aman di sana.
Namun, Rupanya Micah terus menerus diawasi oleh para Nekomimi, bahkan mengutus seseorang nekomimi seusianya untuk mengawasi Micah di rumah yang ditinggalinya pada siang maupun malam.
Micah merasa jengkel dengan pengawasan semacam ini, namun tidak mungkin dirinya marah. Bisa bisa dirinya dibuang ke lembah sana. Namun, beberapa hari setelah Micah tinggal di rumah kosong tersebut, ia menemukan bukti bahwa keluarga Hunter telah melakukan penyerangan ke wilayah Nekomimi. Micah sangat terkejut dan merasa bertanggung jawab untuk membantu Nekomimi melawan serangan tersebut. Pantas saja dirinya terus di awasi.
Terjadi keributan diluar, dimana keluarga Hunter berdatangan, bermaksud membuat kekacauan Micah mulai mengganti pakaian penyamarannya dengan pakaian Paladin yang terlihat mencolok. Nekomimi itu kaget karena Micah rupanya menyamar.
__ADS_1
Mereka telah berkumpul menjadi dua kubu, antara Kelompok Hunter dengan kelompok Nekomimi dengan senjata mereka masing-masing. Terlihat Cadman Hunter dan juga Alice hunter di sana.
Mendadak, Micah muncul dari kelompok Nekomimi secara tiba-tiba, yang membuat mereka semua Shock. Nafas mereka semua tertahan, dimana Micah berada di kelompok Nekomimi.
"Micah, apa yang kau lakukan di sini?" tanya Alice hunter
Micah tidak dapat berbicara, namun mencabut pedang dan mengarahkan pedangnya pada Alice sebagai jawaban. Micah memang memihak Nekomimi!
Cadman Hunter merasa tertantang dan segera memerintahkan semua kelompok nya maju secara serentak, bahkan dirinya ikut serta. Sementara itu Micah menutup matanya, mulai mengumpulkan energi yang begitu kuat, yang secara mengejutkan, energi pada tubuhnya terasa meledak karena efek tidak terkontrol pada kekuatan gabungan Sihir dan Kultivasi Micah.
Semua Nekomimi sudah siap untuk bertahan, sementara kelompok Hunter sudah dekat. Mendadak Micah membuka mata dan mengayunkan pedangnya, melesatkan energi yang terlalu kuat ke arah mereka semua sehingga terkena serangannya dan langsung terpukul rata ke belakang. Bahkan mereka semua tewas, menyisakan Alice hunter, bersama dua pengawalnya, yaitu Charles dan Renton.
Alice maju perlahan, mulai mendekati Micah tanpa membawa senjata maupun Drone. Dirinya merasa, ada yang aneh pada lelaki itu. Terlihat Micah juga besiap-siap untuk bertahan.
"Micah, aku tahu bahwa kau masih lelaki seperti dulu. Namun, aku tahu bahwa ada sesuatu yang mungkin kau sembunyikan," ucap.
Micah menghela nafas pelan kemudian mulai menunjuk mulut nya dan menggelengkan kepala. "Apakah kau mengalami masalah pada mulutmu?"
Micah mulai berupaya bicara dan tidak bisa, membuat Alice mengerti. "Bagaimana bisa? Apakah itu karena mereka?"
Micah menggelengkan kepala, namun kemudian meraih tangan Alice dan mencoret tulisan di sana.
"Hey, apa yang kau lakukan?" tanya Charles dari kejauhan, namun mulutnya langsung disumbat oleh Renton. "Kau ingin tubuhmu jadi mayat?"
Alice mulai merasa iba dengan Micah. Memang, Kitsune adalah makhluk yang dikenal dengan pembawa sial. Pernah kali juga ada kasus menculik remaja muda untuk dinikahi paksa lalu ditinggal begitu saja.
Micah juga merasa bahwa dirinya tidak mungkin dapat kembali ke Handerson sampai dirinya bisa berbicara kembali sekaligus mengetahui asal usul dirinya.
__ADS_1