The Eternity: Colour Of Fate

The Eternity: Colour Of Fate
Bab 69


__ADS_3


Bab 69: Pertemuan Para Pemimpin


13/04, Middle Continent, Qrystial.


Kling. Klang.


Suara denting gelas dan riuh rendah pesta menghidupkan suasana menara yang tampak lebih ramai dari biasanya.


Hari ini, hari kedua kepulanganku ke Qrystial. Kabar mengenai kepulanganku pun dengan cepat tersebar diantara para petinggi Qrystial. Dan dengan cepat, pertemuan para pemimpin pun digelar.


"Tuan muda, semuanya telah siap" ucap paman Edward mengalihkan perhatianku sesaat.


"Ah, tentu" ucapku tenang.


"Young Master! Apa anda baik baik saja!?" Celetuk Barto.


Sudut mulutku berkedut, "Haa?" Tanyaku tajam.


Plak!


Sebuah pukulan mengenai kepala Barto keras, "Tuan muda, abaikan saja dia." Ucap Louisse dingin.


"Fu fu .. bagaimana pun, maksud Barto adalah, karena ini adalah pertemuan pertama anda dengan para leader lainnya, jadi mungkin dia berpikir bahwa anda gugup." Ucap Paman Edward menengahi.


Aku kembali mengalihkan pandangku keluar jendela kereta, "Hmm. Kurasa." Ucapku singkat.


"Begitu, pada dasarnya ucapan Barto memang salah, jadi tak perlu dipikirkan, tuan muda." Ucap paman Edward kemudian.


Untuk sesaat, suasana di kereta menjadi cukup hening. Namun tak berapa lama, kami tiba di tempat pertemuan, Qrystial Court.


Itu sudah cukup ramai dengan para anggota dari masing masing organisasi yang ada, kebanyakan dari mereka adalah petualang, kurasa.


Pintu terbuka, aku melangkahkan kakiku masuk. Berbeda dari suasana diluar yang cukup ramai, suasana di dalam menara masih begitu hening hanya nampak seorang pria tua yang telah menempati tempat duduk yang disediakan.


"Maaf?" Tanya seorang pria dengan tuxedo lengkapnya berdiri di balik pintu.


Aku mengalihkan pandangku pada pria itu, "Mm? Ah, benar juga. Kau tidak mengenalku, kan?" Ucapku seraya memberi isyarat kepada Louisse di belakangku.

__ADS_1


Louisse mengangguk mengiyakan, setelah beberapa saat, wajah pria itu nampak terkejut sejenak sebelum akhirnya kembali tenang saat ganti melihatku.


"Ah! Mm-maaf! Saya tidak mengenali tuan pemimpin sebelumnya" ucapnya seraya menunjukkan penghormatannya.


"Kita akan sering bertemu" ucapku sebelum pergi.


Aku berjalan menghampirinya, tempat bagi tujuh pemimpin dari masing masing organisasi yang berakar di Qrystial, dengan tiga Organisasi yang memimpin pemerintahan utama.


Srak ...


Aku menarik salah satu kursi yang ada, sementara seorang lainnya yang telah duduk sebelumnya nampak memandang dengan penasaran.


Aku hanya bisa tersenyum menanggapi tatapan penasaran darinya.


"Siapa dia?" Bisik salah seorang yang tampak berdiri di belakang salah seorang pemimpin.


"Entah. Kurasa kami tidak meminta perwakilan siswa dari akademi, kan?" Tanya salah seorang kemudian.


"Ehem!"


Kedua orang tersebut segera terdiam saat tuan mereka memberi isyarat untuk diam.


Susana menjadi cukup ramai saat beberapa orang kemudian memasuki ruang pertemuan.


Beberapa perhatian segera mengarah padaku, sementara sisanya tampak mengabaikan kehadiranku.


"Tuan muda, mereka ..." bisik Louisse padaku.


Ruang pertemuan telah cukup terisi, beberapa kursi juga telah menemui pemiliknya, hanya tersisa dua buah kursi di samping kanan dan kiriku, "Tidak apa" ucapku lirih.


Pintu itu kembali terbuka, dua orang pria yang tak asing di ingatanku tampak muncul darinya. Mereka, adalah para pemimpin dari dua organisasi lainnya, Black Snake dan Golden Cup.


Secara serentak seluruh pemimpin berdiri dan memberi hormat pada keduanya, terkecuali 'aku'.


Tatapan aneh segera terlempar padaku, lagi.


Yah, mungkin mereka berpikir bahwa aku cari mati dengan tidak memberi hormat pada keduanya, tapi bagaimana pun ... apa alasanku memberi mereka penghormatan seperti itu?


"Hmm? Apa kau utusan dari Ghost Monarchy?" Tanya Pria berambut hitam panjang, Ethan.

__ADS_1


Aku mengalihkan pandangku padanya sejenak, "bukan." Ucapku sederhana seraya menggeleng tenang.


Ia mengerutkan dahinya sejenak, "Huh? Jadi? Kau siapa?"


Sementara itu, Ranfold nampak sedikit mengalihkan pandangnya pada Louisse yang berdiri di belakangku. Untuk sesaat, ia bergumam lirih, "begitu" ucapnya seraya tersenyum licik.


"Ehem! Baiklah ... karena semuanya sudah hadir, maka tidak ada alasan untuk menundanya lagi, pertemuan ini" ucapnya seraya melirikku dari kedua sudut mata tua yang masih tampak tajam itu.


Sementara itu, aku hanya mengangguk memberikan persetujuanku atasnya.


"Tu-tunggu! Tuan Ranfold, bagaimana dengan pemimpin Ghost Monarchy!? Bukankah tidak etis jika kita melewatkannya begitu saja?" Ucap salah satu orang yang hadir dalam pertemuan itu.


Sekali lagi, rubah tua itu melirikku sejenak, "Begitu, mau sampai kapan anda berniat menyembunyikannya?"


"Hnn? Aku tidak menyembunyikannya kok." Ucapku acuh.


"Sigh. Ternyata itu benar anda, saya rasa saya tidak lagi memilikinya, keraguan." Ucapnya menghela napas.


"Yah ... jadi hanya saya yang menyadarinya, huh? Kalau begitu, ini akan sulit. Young Leader, bisakah anda menunjukkannya, eksistensi Ghost Monarchy."


Mendengar ucapannya itu, tak bisa mencegahku untuk mengembangkan senyum, "tentu saja, tidak- dengan senang hati." Ucapku.


"Creator Of Death" bisikku.


Swuush!


Bayangan hitam segera naik dari balik punggungku dengan beringas. Suasana menjadi sangat hening, tidak ada satu pun suara yang muncul.


"Kurasa cukup, kan? Elder Ranfold?" Ucapku seraya menarik balik skill-ku.


Kiasan terkejut dan takut segera tertabur di wajah mereka, "Sialan! Darimana kau tahu itu pak tua!?" Gerutu Ethan pada pria tua di hadapannya, Ranfold.


"Yah, itu sih salahmu karena tidak peka!" Tukas Tuan Ranfold dibalas oleh ekspresi gerutuan dari tuan Ethan. Sementara sisanya, hanya bisa menonton dengan ekspresi wajah yang tak karuan.


Aku berdehem, memberi aba aba bagi kedua pemimpin lainnya bahwa pertemuan segera dimulai.


Segera suasana menjadi cukup tenang- tidak, sebenarnya itu sangat hening hingga mendekati canggung kurasa.


Aku menarik napasku panjang, "baiklah, biar kuucapkan, Selamat datang di Qrystial Court. Tujuh pemimpin yang terhormat. Lalu, izinkan aku memperkenalkan diriku sekali lagi. Aku, orang yang kalian panggil Akara, Pemimpin Ghost Monarchy, senang bertemu kalian semua."

__ADS_1


__ADS_2