The Eternity: Colour Of Fate

The Eternity: Colour Of Fate
Bab 31.5


__ADS_3


Bab 31.5: Rahasia


"Anda memintanya dengan hormat. Bahkan jika anda ingin, anda bisa mengancam kami, tapi mengapa anda tidak melakukannya?" Ucap Ivy heran.


"Kenapa saya harus melakukannya? Saya hanya ingin mempertahankan kebahagiaan yang ada, jika saya melakukannya, kalian mungkin akan bersatu dan meledakkan diri kalian bersama saya didalamnya."


"Ah ha ha ha ... itu..."


"Haih ... saya pikir ini sia sia, saya harus mengatakannya lagi, saya harus menjadi sehat, setidaknya untuk setahun ini saya bisa bertahan. Tapi saya tidak tahu dengan masa depan. Ataukah anda mau menggantikan saya sebagai leluhur di sini? Jika itu benar, bahkan dengan kekuatan anda maka semuanya akan baik-baik saja"


"Yama!" Seru semuanya menyatakan ketidaksetujuannya.


"Tidak. Kelihatannya saya tidak akan diterima di sini"


"Heh ... anda mengatakannya seolah olah menakuti mereka bukan hal yang mudah?" Balas Yama Sarkas.


"Fu fu, kurasa begitu. Tapi, satu hal pastinya, alasan saya memintanya pada anda adalah karena keberadaan saya di sini hanyalah sementara. Bahkan, saya rasa saya bisa menghilang kapan pun, dan itu lebih singkat dari anda" ucap wanita itu.

__ADS_1


Semuanya nampak terkejut dengan pernyataan wanita itu. "Tapi bukankah itu sama saja? Bahkan umur saya hanya tinggal 1 tahun jika hanya duduk saja. Tapi akan lebih singkat lagi jika saya harus bertarung dan sebagainya. Mungkin saya tidak keberatan jika memilikinya, seorang penerus."


"Begitukah? Kalau begitu apakah anda akan menerimanya jika saya memberi anda keduanya? Tapi itu semua tergantung anda"


"Apa maksud anda penerus? Saya ingin menyetujuinya, tapi takutnya ... tidak ada penerus yang bisa dilatih hanya dengan waktu setahun. Setidaknya itu harus dilatih dalam waktu 3 tahun, dan itu haruslah yang paling cepat dan berbakat."


"Aku mengerti, jika begitu kurasa anda bisa melakukannya"


"A-apa!? Bukankah saya sudah mengatakannya saya--" Ucap Yama tersela.


"Tidak apa. Saya memahaminya, dengan kata lain ... anda kesulitan dengan umur anda? Jika begitu, biarkan saya melakukannya, saya akan memotong umur saya dan memberikannya pada anda. Seharusnya itu bisa bertahan selama 7 hingga 8 tahun"


"Tidak. Bagaimana mungkin saya menerimanya?"


"Anda orang yang menakjubkan. Tidak apa. Umurku tidaklah berguna di sini. Itu semua sia sia. Tenanglah, permintaan saya tidaklah terlalu sulit dan itu semua akan menguntungkanmu, seharusnya"


"Jika begitu, apa yang harus saya lakukan untuk membalas anda?"


"Tidak ada. Saya hanya meminta anda mengabulkan permintaan anda."

__ADS_1


"Jika begitu, apa permintaan anda, nona?"


"Saya tidak keberatan dengan apa pun yang akan anda lakukan dengan umur yang saya beri. Yang saya inginkan hanyalah, biarkan seseorang yang saya kenal menjadi murid anda, setidaknya lindungi dia hingga dia bisa melindungi dirinya sendiri."


"Tidak perlu menjadi penerus?"


"Tidak. Itu akan membuatnya membenciku. Dan, sebagai tambahannya, tolong jaga pedang ini, dan bila waktunya anda benar-benar akan pergi, berikan pedang ini atas nama anda."


"Tapi kenapa?"


"Tidak ada, itu semua untuk mencegah sesuatu yang tidak kita inginkan di masa depan"


"Apa yang anda maksud dengan kita?" Tanya Julius.


"Para leluhur, tidakkah kalian percaya akan kehancuran benua ini? Seharusnya begitu bukan? Kalian mulai mengkhawatirkannya. Bahkan jauh sebelum ini pun, seharusnya kalian sudah mulai mempersiapkannya. Sangat lama"


"Siapa kau sebenarnya!? Bagaimana mungkin kau tahu akan rahasia itu!?" Seru Shana marah.


"Karena anda sudah menyetujui permintaan saya, maka saya rasa tidak apa jika saya memberitahu identitas saya" ucapnya seraya membuka tudung yang menutupi wajahnya.

__ADS_1


__ADS_2