
Bab 35: Siasat Licik Raja yang Rakus
Malam berlalu dengan suasana hening dan dingin.
Para pasukan tertidur lelap setelah seharian bertarung. Malam itu, Qrystial begitu dingin dan senyap.
Keesokan paginya, semua pasukan berkumpul didepan markas utama.
Aku melangkahkan kakiku keluar, bersiap untuk kembali menemui para prajurit.
"Semuanya! Seperti yg kukatakan kemarin! Hari ini adalah hari pelampiasan amarah! Atas segala yang mereka lakukan! Kemarin, Qrystial berduka kehilangan para jenderalnya! Kota Qrystial kita, berlumuran darah segar para pemimpin, lantas apakah kalian rela kota Qrystial kita ini kembali berlumuran darah para prajurit?!"
"Tidak!" Ucap para pasukan serentak.
__ADS_1
"Baiklah, dengan ini! Aku pemimpin Ghost monarchy, menyatakan perang terhadap semua b*jingan yang menyerang kota kita ini" Ucapku kembali membakar semangat prajurit.
Drap. Drap. Drap.
Derap langkah kuda perang berpacu mengiringi kami ke medan perang. Dan, untuk pertama kalinya setelah beberapa tahun, aku memimpin perang.
Itu benar, ini jelas bukan pertama kalinya bagiku. Di hidupku sebelumnya, aku sering memimpin penyerangan. Meskipun tidak bisa dibilang kalau itu peperangan, tapi itu memiliki skala yang sama, menurutku.
...□□□...
"B*jingan kau Joey! Jika seandainya aku tidak membantumu untuk melawannya, aku takkan kehilangan separuh tentaraku! Si*lan si*lan kau Joey! Bagaimana bagaimana bisa kau menipuku!! Arggh.. si*lan si*lan!!" Ucap seorang pria paruh baya dengan dua tanduknya tengah duduk diatas singgasana, dia adalah Dimitri, seorang raja iblis yang terkenal akan tabiatnya yang rakus dan serakah.
Pada awalnya dia bekerja sama dengan Joey yang saat itu merupakan salah satu dari anggota tinggi Ghost Monarchy. Mereka berdua melakukan penggelapan atas beberapa barang suplay dari maupun ke Qrystial. Setelah beberapa waktu, bisnis mereka semakin besar dan akhirnya melibatkan banyak orang di Ghost Monarchy. Itulah awal dari pemberontakannya.
Akibat dari kejahatannya ini, menyebabkan banyak kelaparan di sekitar kota Qrystial.
__ADS_1
Selang beberapa waktu, Raka yang mengetahui akan adanya hal yang tidak beres akhirnya menemukan kejahatan Joey dan komplotannya menghukum Joey dan komplotannya dengan hukuman mati. Sedangkan Dimitri, ia tidak dihukum, mengingat keberadaannya sebagai seorang raja iblis. Namun Raka memutuskan untuk mencabut semua kerjasama antara kota Qrystial dengan wilayahnya. Tindakannya ini, membuat Dimitri marah dan akhirnya bersekutu dengan Joey untuk menggulingkan kekuasaan milik Raka.
Joey menyebarkan kebencian diantara para anggota Ghost Monarchy. Akibatnya, banyak terjadi pembelotan dan rumor buruk mengenainya.
Keanggotaan Ghost Monarchy semakin kacau dibarengi dengan penyerangan kecil terhadap beberapa kliennya yang sebenarnya didalangi pleh raja iblis Dimitri. Dalam sekejap, singgasana Raka goyah.
Meskipun begitu, Raka tetap mampu bersikap tenang dan menahan amarahnya. Hingga, Raja iblis Dimitri dan Joey bertekad untuk menghancurkan kota Qrystialnya beserta para penduduknya. Amarah Raka memuncak setelah mendengar hal itu, sebagian besar para Ghost monarchy berjalan kearahnya masing masing.
Mereka membelot! Belum lagi kabar mengenai dirinya yang sebenarnya masihlah sangat muda tersebar dan semakin memperkeruh suasana. Banyak para jendral diantaranya yang membelot dan bahkan berusaha merebut kursi kepemimpinan darinya.
"Yang mulia, salah satu iblis dari istana tinggi mengunjungi kita" ucap seorang iblis bertanduk dengan jas formal nampak membungkuk.
Dimitri terkejut, ia bertanya dengan segera, "Ap-Apa maksudmu!? Istana tinggi!? Bagaimana! Bagaimana penampilannya!?" Ucap Dimitri panik.
"Ah, dia ..." Ucap pria itu tersela oleh kedatangan pria berkostum badut.
__ADS_1
"Ke ke ke ke! Tidak perlu terlalu takut ... aku disini bukan sebagai utusan dari istana tinggi. Aku datang dengan keinginanku sendiri." Ucap sesosok pria berkostum badut dengan enam tanduk dan topeng berbagai ekspresinya yang menggantung di pakaiannya.