Tuan Muda Untuk Putri Terbuang

Tuan Muda Untuk Putri Terbuang
hasil kerja


__ADS_3

.


.


.


selama 1 bulan mereka berdua semakin akrab hingga Rajab mulai mengetahui Tyara sering ke Penjara bawah tanah lalu bertanya pada Erika.


Erika awalnya takut menceritakan kebenaran itu benar saja saat Rajab tau sangat marah, Ia tidak menyangka Putrinya akan nekat berbuat seperti itu membiarkan Tyara memasuki Penjara mistis menakutkan itu.


"Ayahh?? aku tidak bermaksud apapun, aku hanya mencoba membantu masalah Ayah tanpa harus memberi hukuman mati pada Pria itu Ayah." bela Erika.


En membela putrinya yang memang sangat bijaksana, Rajab yang khawatir mengutus semua Pengawalnya mendatangi Penjara itu dengan puluhan senjata.


"Bundaa?? aku hanya ingin menyelamatkan reputasi Ayah." Erika menangis dipelukan En.


"tenang sayang..? kamu memang benar tapi bagaimana keadaan Tya? dia sangat baik hati tapi bunda takut terjadi sesuatu padanya." kata En.


semua orang mendatangi tempat itu, Erika sudah tau kalau Tyara bisa menjinakkan pembunuh berantai itu tapi tidak mengatakan apa-apa karna Ia terlalu takut dengan kemarahan Rajab yang tidak suka tindakan Erika.


DEG!!


Rajab dan yang lainnya seketika membeku ditempat melihat Tyara begitu akrab dengan penjahat berantai yang sangat di takuti itu, Jhonny terdengar tertawa pelan dan mau makan bersama Tyara layaknya teman baik yang sudah bertahun-tahun bersama.


"ini cobalah yang ini!" tuding Tyara ke hidung Jhonny hingga terkena bumbu.


Tyara tertawa lepas melihat itu tampaknya Jhonny tidak marah hanya membiarkan Tyara melakukan kesenangannya, hatinya merasa tenang bersama Tyara.


"Tya??" panggil En.


Tyara seketika menghentikan tawanya karna terlalu asik bermain dengan Jhonny indera pendengaran Tyara tidak menyadari kedatangan banyak orang.


Jhonny bangkit menjatuhkan makannya dan seketika melindungi Tyara seperti seorang pengawal Tyara.


"Tya? Ayah tau. maafkan aku!" cicit Erika.


Tyara menyembulkan kepalanya di lengan Jhonny, "iya! aku tidak apa."


En sampai tidak bisa berkata-kata seorang Pria yang dikabarkan selalu menghabisi siapapun yang mengusik ketenangannya kini bukan membunuh Tyara malah melindungi Tyara seperti barang berharga baginya.


"jangan dekati dia!" kata Jhonny dengan nada sarkas.


hening..


Tyara mengusap lengan Jhonny, "tidak apa Jhon. bukankah ini kesempatan bagus? aku akan utarakan keinginanku pada Ayahku, tenang saja dia Ayahku juga dan lihat itu teman baikku..! dia yang memberikanmu padaku." Tyara mengenalkan Rajab, Erika dan En.

__ADS_1


"h. haii?." sapa Erika kikuk.


"mereka hanya ingin membunuhku." ujar Jhonny dengan nyalang tak bersahabat.


"tenanglah selama aku melindungimu tidak ada yang bisa mengores ujung kukumu." kata Tyara.


"Aku yang akan melindungimu bukan kamu yang melindungiku!!." Ujar Jhonny dengan serius.


Tyara manggut-manggut dan menjinjit mengelus kepala Jhonny.


Tyara menghilang dan muncul di depan Rajab, Jhonny memegang jeruji besi serta mengancam Raja itu jika berani melukai Tyara akan dihabisi olehnya.


glekk..


"te.. tenang saja kami tidak akan melukai temanmu, Tya adalah sahabat baikku dan aku sangat menyayanginya sama seperti kamu menyayanginya." Erika bersuara.


Jhonny tak lagi berteriak tapi tatapannya masih tajam dan tak bersahabat, sungguh warna matanya terlihat jelas oleh semua yang ada di Ruangan itu. Tyara membuat penerang di Ruangan itu sehingga seperti ada matahari saja disana.


"Ayah?". Tya merengek memanggil Rajab Ayah seketika Pria itu meluluh mendengar panggilan gadis menawan itu.


Rajab dan En memang sangat menyayangi Tyara seperti mereka menyayangi Erika, Tyara sangat tau siapa yang menyayanginya dengan tulus dan siapa yang menyayanginya ada maunya saja.


"nak..? apa kamu terluka?." cecar Rajab serta En dan Erika mendekati Tyara mencari luka di tubuh Tyara.


"apa itu artinya keluarga?." batin Jhonny membisu melihat pemandangan itu.


Tyara mengutarakan keinginannya yang berat diterima Rajab tapi jaminan Tyara bisa menjaga Jhonny pun membuat Rajab mengerti, Pria menakutkan itu tidak melukai Tyara bahkan melindungi Tyara.


"baiklah..! beri Ayah waktu 3 hari untuk menjelaskan pada para pejabat ya?." kata Rajab.


Tyara memekik memeluk Erika yang ada didekatnya, Erika tersenyum lebar lalu Rajab meminta maaf pada Putrinya karna sudah salah faham padahal Erika hanya ingin membantu masalahnya saja walau caranya cukup ekstrim tapi sangat teratasi tanpa harus membunuh.


.


"kamu akan bebas Jhonny..! aku akan merawatmu." kata Tyara dengan senyuman.


Jhonny diam, "aku tidak punya apa-apa yang bisa menguntungkanmu."


"tentu saja..! wajahmu bisa menghasilkan uang untuk kita, tangan besimu itu sangat berguna melindungiku tapi hanya pada orang yang mencoba menyakitiku saja bukan orang yang tidak bersalah." jelas Tyara.


hari yang dijanjikan Rajab pun tiba, penjara mistis itu diangkat dengan para pengawal bersiap menembak mati Jhonny jika melukai salah satu dari mereka, Tyara tidak mempermasalahkan itu karna Ia jamin Jhonny tidak akan membuat kekacauan itu.


Jhonny melangkah keluar tapi pengawal Rajab melangkah mundur, mereka benar-benar takut pada Jhonny yang sudah menghabisi nyaw* orang beratus-ratus banyaknya.


"terimakasih Ayah..! aku akan menjaganya dengan baik." kata Tyara merangkul lengan Jhonny.

__ADS_1


Rajab mendekati Tyara tapi dicegat dengan badan Jhonny, Tyara memegang lengan Jhonny.


"tidak apa Jhonny..! dia Ayahku." kata Tyara lalu Jhonny pun memberi jalan tapi tatapannya seperti sebuah pisau ke Rajab.


Tyara menggeleng kepalanya tak disangka Jhonny akan seposesif itu padanya, rasanya baru kemarin Pria berambut panjang itu mencoba mencekiknya tapi sekarang malah kebalikannya.


.


akhirnya Tyara bisa membuat Jhonny lepas dari belenggu besi itu, Tyara mengajak Jhonny ke Salon. awalnya terjadi kekacauan didalam sana tapi memang hanya Tyara yang bisa membuat Jhonny yang keras menjadi penurut, kini Pria itu duduk manis seperti kerbau dicucuk jarum oleh Tyara.


"model rambut yang seperti ini..! jambang dan kumisnya habiskan saja." kata Tyara memperlihatkan foto model yang mode rambutnya Tyara sukai.


.


Tyara terperangah melihat penampilan Jhonny bahkan para Pekerja Salon pun salah tingkah melihat paras Jhonny yang sudah bersih dan rapi.


"aku tidak salah menilaimu Jhonny!" pekik Tyara mengusap wajah yang memiliki warna mata yang langka, bahu Jhonny.


Tyara bagai menemukan Mutiara dalam lumpur melihat penampilan Jhonny yang seperti model top bahkan mengalahkan gambar Model di majalah yang Tyara pilih tadi.


"apa tidak aneh?." tanya Jhonny merasa risih rambut yang biasa menghalanginya kini tidak lagi ada.


Tyara memegang tangan Jhonny, "aku suka kamu yang seperti ini."


Tyara membawa Jhonny ke Indonesia dan meletakkan Pria itu di Apartemen, beberapa hari kemudian Tyara membuat Jhonny bekerja sebagai model dan Agensinya adalah milik Tyara sendiri. hanya dalam hitungan menit Foto Jhonny terbit di media langsung meledak peminatnya, mata Jhonny yang memiliki 2 warna menjadi alasannya belum lagi wajah tampan yang khas identik dengan gen Eropa.


"Jhonny..?? kamu benar-benar menguntungkan usahaku." Tyara melompat-lompat ceria memegang tangan Jhonny.


Jhonny tersenyum, "aku senang bisa berguna untukmu tapi bagaimana jika orang tau kalau aku seorang pembun*h?."


Tyara menggeleng kepalanya, "kamu dalam lindunganku Jhon..!"


Tyara memberikan uang Pemasukan Jhonny, Ia adalah satu-satunya Pengusaha muda mendirikan sebuah Agensi Hiburan langsung membludak hanya karna Modelnya Jhonny.


"kenapa aku digaji?." tanya Jhonny malah heran.


Tyara menepuk keningnya, "aku sudah bilang kita akan menghasilkan uang bersama, semua ini juga berkatmu."


dalam beberapa bulan Agensi Tyara melejit pesat dan banyak para Artis serta Aktor didalam Agensinya, Jhonny telah menjadi Aktor besar dengan hasil kerja kerasnya dibawah ajaran Tyara.


Tyara selalu saja mengikuti Jhonny sebagai Manager padahal Ia telah menjadi CEO Muda terbesar dalam Industri dunia Hiburan. Tyara suka uang tapi tidak pernah menjadikan Jhonny mesin robot pencari uangnya malah memberikan hasil yang sepadan sesuai dengan kerja keras Jhonny. Jhonny sebenarnya juga tau kalau diam-diam Tyara selalu menyembuhkan rasa lelah di tubuh Jhonny selesai bekerja biar tidurnya nyenyak.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2