
.
.
.
Cashel mengecup mesra pipi Diana lalu menghilang dari pandangan Diana dan Eka.
"apa Irina tau Ka? jangan sampai dia tau nanti hubungannya dengan Kak Lionel kacau." tanya Diana ke Eka dengan serius.
Eka menggeleng kepalanya, "saya tidak tau Nona, semoga saja Tuan Lionel bisa menyembunyikan berita ini."
Diana menganggukkan kepalanya lalu terduduk lemas, "huh...!." Diana membuang nafas panjang.
Eka memegang tangan Diana dan mengatakan hal-hal yang sekiranya bisa menghibur Diana supaya tidak terlalu khawatir sebab Cashel adalah Pria berkuasa yang bisa melakukan apapun.
.
sementara Cashel mendatangi wartawan yang suka dengan fotonya bersama Diana, Cashel meminta Pria itu menerbitkan Artikel bahwa Cashel Alexander Asiantama sudah bertunangan dengan Diana.
Cashel mencari tau lewat rekaman CCTV melalui Eren, gadis itu memang sangat handal mencari tau hal penting dan Cashel memberikan bukti rekaman itu ke pusat media terbesar yang bisa Cashel tebak semua kebenaran itu akan terbesar luas.
dalam waktu 1 jam nama baik Putri Diana kembali pulih malah para netizen yang sempat bertengkar lewat sosmed meragukan Putri Diana seketika pada mendukung Putri Diana.
"ba.. bagaimana bisa seperti ini?." pekik Soft melihat berita yang sedang pro dan kontra di sosmed telah membuli Soft yang tidak berbeda jauh dengan Elizia.
Soft menjadi tersudut, "ke.. kenapa rekaman ini bisa ada? bu.. bukankah CCTV nya rusak? aku sudah lihat sendiri."
Soft menjerit histeris melihat kekacauan itu belum lagi kedua orangtua Soft murka dan menghukum Soft selama 1 bulan tidak diperkenankan keluar Kamar ataupun Mansion megah mereka.
nama Diana semakin melambung tinggi dan Viral di Indonesia sebagai gadis yang digosipkan sebagai tunangan Cashel Asiantama, awalnya tidak ada yang percaya tapi dilihat dari foto yang mendukung kebenaran artikel yaitu Cashel menggenggam tangan Diana ditambah senyum Cashel seolah bangga memperlihatkan sosok disampingnya itu membuat fans tersembunyi Cashel heboh.
maksudnya Fans tersembunyi tidak tau wajah Cashel tapi mengidolakan Cashel sebagai Pria Idaman mereka yang tidak kenal Cashel kejam tak punya hati, hanya orang tertentu saja yang tau wajah Cashel.
.
__ADS_1
di Kamar Diana,
Diana menganga melihat berita tentang dirinya adalah tunangan Cashel membludak di Negara Cashel, Ia segera melindungi wajahnya sambil memekik malu.
"Caaashhh? kenapa kamu seperti ini? aku jadi malu tau, emang kapan kita tunangan??." oceh Diana dengan wajah di tutup kedua tangannya pasti malu sekali gadis itu.
"Nona Tuan Cashel sangat romantis, saya suka foto Nona yang ini." Eka menunjukkan foto Diana dan Cashel semakin melebar di tebak dari para Mahasiswa/i di Kampus Diana bersama Cashel.
Diana mengintip dengan jemarinya sedikit terbuka difoto itu Cashel tengah memeluknya dari belakang juga mencium pipi Diana dari samping dan hal itu sangat mesra tapi yang membuat Diana malu, foto itu tersebar di media seharusnya kan Diana dan Cashel saja yang tau.
"itu semua karna Cashel..! dia yang melakukan itu didepan umum sementara aku tidak bisa menolak pesonanya." elak Diana malah mencoba melindungi diri sebab saat itu Diana memang digoda habis-habisan oleh Cashel seolah dunia milik Cashel saja.
Diana malu dengan dirinya sendiri sedang Cashel dikamarnya malah mengulum senyum tampak menyimpan foto-foto postingan orang yang mengkonfirmasi berita itu tidak bohong atau sekedar omong kosong belaka.
"aku tidak tau dia secantik ini." Gumam Cashel memperbesar foto Diana yang tertawa dengan mata terpejam.
"tawa yang indah." lanjutnya lagi mengelus foto Diana sangat cantik dimatanya.
"aku merindukanmu sayang." bisik Cashel mengecup foto Diana lalu segera Ia berdiri dan membenahi diri lalu menghilang sehingga muncul di Kamar Diana.
Cashel di balkon keheranan melihat Diana tampak berguling-guling di Kasurnya namun Ia berubah khawatir membuka pintu balkon kamar Diana dengan kekuatannya sehingga angin kencang mengenai mereka yang berada di kamar Diana.
"aaahhh?? Cashel..? aku akan memukulmu ! kamu membuatku malu dengan kemesumanmu, apa kata orang-orang? aku nanti dikira jal*ng menggodamu." teriak Diana masih mengguling-guling tubuhnya didalam selimut (seperti ulat kepompong) diatas ranjangnya sendiri.
Cashel mengulum senyumnya mendengar perkataan Diana ternyata gadisnya itu malu bukan khawatir dengan berita yang beredar sebab Cashel cukup lama membereskan masalah Soft itu.
"kamu bukan jal*ng sayang." ujar Cashel.
Diana yang tadi masih mengguling-guling seketika berhenti lalu menurunkan selimut yang membungkus sekujur tubuhnya.
"akhirnya kamu datang juga Cash..! aku akan memukulmu." pekik Diana meronta-ronta karna Ia terkurung dalam selimutnya sendiri sehingga sulit dilepaskan.
Cashel tertawa lebar sungguh gemas sekali melihat Diana yang bergerak-gerik malah persis seperti ulat lucu kepanasan.
Cashel menarik kaki Diana lalu menindih Diana yang melototkan matanya memandang Cashel diatasnya, Cashel menurunkan selimut yang hampir menenggelamkan wajah kekasihnya.
__ADS_1
"muahh!." Cashel memberinya sebuah kecupan di bibir Diana.
Diana seketika kehilangan akal bahkan melupakan amarahnya tadi akan kelakuan Cashel yang membuat foto-foto mesra mereka terlihat dimedia dan sedang trending topik di negara kelahiran Cashel.
Cashel tersenyum mengusap bibir Diana, "biarkan saja orang berkata apa, bukankah pada akhirnya kamu juga akan menjadi milikku? lalu apa yang membuatmu takut sayang?." bisik Cashel dengan mesra di telinga Diana.
Diana meronta-ronta sambil menggembungkan pipinya dan merengek minta dilepaskan sebab Ia sangat kepanasan karna berolahraga sendiri diatas kasurnya dengan cara guling-guling.
.
kini Diana dan Cashel berada di balkon kamar Diana, dengan posisi mesra yaitu Diana melingkarkan tangannya di pinggang Cashel begitu juga sebaliknya namun saling bertatapan dekat bukan berpelukan.
"apa kamu tidak malu Cash? sepertinya mereka semua sudah tau kalau kamu jatuh cinta pada gadis cacat dan putri buangan sepertiku, aku minta maaf telah marah-marah padamu Cash seharusnya kamu yang marah padaku."
Cashel menghela nafas berat, "jangan bicara seperti itu lagi, kamu gadis yang baik dan aku serta Keluargaku tau itu sedangkan orang lain? mereka mau menilai apa tentangmu bukankah itu tidak penting?".
Diana diam dengan pandangan menurun kebawah lalu Cashel bertanya serius, "apa kamu peduli perkataan orang?."
kediaman Diana membuat Cashel bertanya lagi dengan sabar, "apa kamu percaya jika orang mengatakan aku kejam dan tidak punya hati?."
Diana sontak menatap mata Cashel sambil menggeleng-geleng kuat kepalanya yang artinya Ia tidak percaya kalau Cashel seperti itu.
"itu sudah cukup untuk kita sayang." Cashel mengulum senyum lalu mengangkat dagu lancip Diana dan mencium bibir Diana dengan lembut.
"apapun kata orang aku tidak akan mundur untuk menikahimu." bisik Cashel lalu memeluk Diana yang pada dasarnya memang hatinya lembut sangat mudah memikirkan hal yang tidak penting.
Diana tersenyum, "aku sangat beruntung dicintai olehmu Cash."
"kamu tau apa yang lebih indah dari perkataan mu itu di dunia ini sayang?." tanya Cashel masih memeluk Diana yang dibalas gelengan oleh Diana.
"memangnya apa?." tanya Diana balik tampak penasaran.
"yaitu diCintai oleh Orang yang Kita Cintai." balas Cashel membuat senyum Diana merekah lalu memejamkan matanya dipelukan Cashel.
.
__ADS_1
.
.