Wanita Malam Penyelamat Tuan Amnesia

Wanita Malam Penyelamat Tuan Amnesia
Bab 114


__ADS_3

Fara sangat antusias dengan rencana yang dibicarakan Adrian. Tanpa berfikir panjang dengan mudahnya Fara terjebak dalam hasutan Adrian. Fara pikir itu adalah jalan keluar dari semua masalah hidupnya. Untuk membalas dendam atas nama keluarganya juga untuk masa depannya bersama Adrian kelak.


"Ada satu hal yang sebaiknya kamu lakukan Fara...", ucap Adrian kemudian.


"Apalagi?"


"Berpura-puralah untuk hamil anak Husein..."


"Tapi aku tidak hamil, bagaimana aku bisa mengaku hamil?"


"Tentu saja bisa, di usia kehamilan muda tanda-tandanya belum terlihat, kehamilan akan membuat orang-orang bersimpatik kepadamu dan orang-orang takkan menaruh curiga...aku punya kenalan seorang dokter kandungan, aku akan mengajaknya bekerja sama, bagaimana?"


"Baiklah, terserah kau saja..."

__ADS_1


Dan benar saja, beberapa waktu sebelum rencana dilaksanakan Fara mengaku hamil kepada Husein. Husein sangat senang mendengar berita itu. Husein jadi semakin perhatian dan melimpahi Fara dengan kasih sayang. Sebenarnya hal itu sempat membuat Fara lemah, tapi Adrian kembali meyakinkannya.


"Fokuslah pada tujuanmu, jangan mudah luluh hanya karena perhatian...atau kamu mau seumur hidup terjebak bersama orang-orang yang membunuh keluargamu?"


Lagi-lagi Adrian menghasut Fara. Dan dengan mudahnya Fara percaya.


"Ya aku tahu, tenang saja, aku tidak akan mundur dengan rencana kita...."


Sebelum mengembalikaan mobil itu pada Husein, Fara dan Adrian sengaja merusak beberapa fungsi kendali mobil. Terutama pada bagian rem.


Akhirnya semua persiapan sudah sembilan puluh persen dinyatakan beres. Setelah itu adalah waktunya eksekusi. Saat Husein berpamitan untuk pergi, Fara membekalinya dengam sedikit kue dan satu botol air mineral. Air mineral itulah yang diberi obat tidur, agar Husein mengantuk dan hilang kendali saat mengemudi. Fara tahu benar kebiasaan Husein yang suka melajukan mobil mewahnya dalam kecepatan tinggi. Dalam perhitungan Fara dan Adrian, jika mobil melaju dengan kecepatan tinggi maka kemungkinan Husein akan meninggal cukup besar. Dan seandainya Husein tidak meninggal pastilah dia akan mengalami cidera yang cukup parah.


Hingga akhirnya kecelakaan itu benar-benar terjadi. Rencana Fara dan Adrian berhasil. Tapi ada sesuatu yang membuat mereka tidak tenang. Bagaimana mungkin jasad Husein tidak bisa di temukan?

__ADS_1


Berhari-hari pencarian terus dilakukan, tapi jasad Husein tak kunjung bisa ditemukan.


Fara merasa was-was dan dihantui rasa berdosa. Tapi Adrian selalu menenangkannya.


"Tenanglah, mobil dalam keadaan rusak parah. Husein pasti sudah meninggal di suatu tempat. Kita hanya harus bersabar sampai Husein benar-benar dinyatakan meninggal. Kamu tinggal menunggu warisan di bagikan, lalu menjual sekuruh aset dengan alasan tidak mau mengingat kenganan menyedihkan tentang kematian suami dan keluargamu. Setelah itu mari kita pindah ke kota lain dan memulai hidup yang baru..."


Mendengar penjelasan Adrian, membuat Fara merasa lebih tenang.


Tapi kemudian pihak kepolisian, mengatakan sebuah statement yang membuat Fara kembali khawatir. Kecelakaan mobil Husein di duga ada unsur kesengajaan. Dan kecelakaan itu disebut sebagai kecelakaan misterius karena korban tak kunjung bisa ditemukan.


Fara begitu takut mendengarnya. Bagaimana kalau sampai perbuatannya ketahuan?


Fara kemudian bermain drama di depan publik dengan menjual kesedihan akibat kematian suaminya. Dengan begitu orang-orang akan bersimpatik dan tak curiga kepadanya.

__ADS_1


__ADS_2