
Husen tidak pernah memikirkan cinta. Meski sekali-kali Husein pernah mencoba untuk menanggapi gadis-gadis yang mendekatinya. Tapi itu tak pernah dianggapnya serius, sebab Husein tetap tidak bisa mempercayai mereka entah mengapa. Sepertinya perasaan trauma itu masih ada dan tak mudah hilang. Dan kemudian Husein hanya berfikir realistis. Husein hanya fokus bekerja dan terus bekerja untuk memajukan perusahaan keluarganya. Husein memilih untuk tidak memikirkan cinta. Toh, saat waktunya tiba, dia bisa menikah dengan wanita manapun yang dia mau atau mungkin yang disiapkan keluarganya. Sesederhana itulah pemikirannya.
Tidak, Husein tidak mau menyimpan dendam atau berprasangka buruk pada siapapun juga. Baginya siapapun yang berniat atau berbuat jahat padanya pasti akan mendapatkan balasannya sendiri nanti, tanpa perlu ia bersusah payah. Husein hanya akan bersikap lurus tanpa menggunakan perasaannya. Berbuat baik tanpa mengharapkan balasan. Agar bila ada orang yang berniat mengambil kesempatan, memanfaatkan, atau mengkhianatinya dia tak perlu merasa sakit hati lagi.
__ADS_1
Dan kemudian, saat Ayahnya menyuruh Hasan untuk menikahi Fara, dan Hasan menolaknya, Husein memilih untuk mengambil tanggung jawab itu. Husein melihat hal itu sebagai kesempatan, untuk menikah tanpa harus melibatkan perasaan terlalu dalam. Dan kemudian pernikahan itu benar-benar terjadi. Husein tidak memiliki perasaan sedikitpun kepada Fara sebelum menikah. Semua murni karena rasa tanggung jawab. Husein hanya berfikir, jika ada satu wanita yang berhak untuk mendapatkan cinta dan hatinya, wanita itu adalah istrinya. Sebab Tuhan telah menghalalkan dan memberkahi ikatan diantara mereka. Dengan prinsip itulah Husein belajar untuk mencintai Fara, istrinya. Tapi ternyata ketulusan dan niat baiknya tidak sejalan dengan apa yang terjadi. Ternyata tidak semudah itu memupuk rasa untuk seseorang, disaat orang itu tidak mengharapkan cintanya bahkan selalu bersikap dingin. Sekuat apapun Husein berusaha, Husein tidak bisa membohongi hatinya. Husein tidak mencintai Fara. Apa yang dilakukannya hanyalah sebatas sikap baik sebagai sewajarnya suami. Dan kemudian Husein baru tahu alasan sebenarnya. Mengapa begitu berat baginya untuk mencintai Fara. Jawabannya, karena Fara memang tidak menginginkan cintanya, bahkan dengan kejamnya menginginkan kematiannya. Hal yang kemudian Husein sadari, betapa tragis nasib cinta dan pernikahannya. Tapi sekali lagi, Husein tidak ingin terlarut dalam dendam dan kebencian yang tak ada gunanya. Yang Husein inginkan adalah menyelesaikan urusannya dengan Fara dengan cara sebaik-baiknya dan dalam waktu yang secepat-cepatnya. Husein tidak ingin dikemudian hari timbul masalah yang akan menganggu hidupnya lagi. Sebab kini, Husein menyadari dia telah menemukan cinta yang selama ini dia tunggu dan dia cari. Cinta dari seorang gadis yang amat tulus, yang ditemukannya dalam waktu dan keadaan yang tak terduga.
Ya, Husein mencintai Anya. Entah sejak kapan, perasaan itu tumbuh perlahan seiring kebersamaan mereka. Bahkan sebelum Husein mengingat tentang dirinya, Husein menyadari bahwa dia telah jatuh cinta. Anya dimatanya adalah wanita yang cantik dan manis dengan tubuh mungilnya. Tapi bukan itu yang membuatnya jatuh cinta, melainkan ketulusan dan keikhlasan Anya menolongnya disaat dirinya benar-benar tidak berdaya. Anya adalah wanita yang kuat dan tangguh, sosok pejuang yang pantang menyerah, tapi disisi lain Anya punya hati yang amat lembut dan baik. Husein benar-benar mengagumi sosok Anya yang dikenalnya dari dekat. Bagaimana mungkin ada wanita di dunia yang sesempurna Anya?
__ADS_1
Dan nampaknya keinginanannya benar-benar terkabul, saat dirinya menemukan identitasnya sebagai Husein. Husein semakin yakin, bahwa Anya adalah wanita yang tepat untuk diperjuangkan. Melihat ketulusan Anya, adalah sesuatu yang mustahil ditemukannya pada wanita lain saat dirinya menjadi Husein. Anya datang dan selalu ada untuknya disaat dirinya menjadi Anton, seorang laki-laki tak berdaya yang tak punya apa-apa. Berbeda dengan wanita lain yang mendekati dan berusaha mengambil hatinya di saat dirinya memiliki segalanya.
Tapi sebelum itu, Husein hanya ingin menyelesaikan urusannya. Agar Anya tidak terganggu dengan masa lalunya nanti. Husein berencana menyelesaikan proses percerainnya dengan Fara sebelum menemui Anya kembali. Tapi ternyata Hasan telah merencanakan sesuatu yang lain. Anya bahkan berada di kantornya tepat di hari pertama Husein mulai bekerja lagi.
__ADS_1