Wanita Malam Penyelamat Tuan Amnesia

Wanita Malam Penyelamat Tuan Amnesia
Bab 134


__ADS_3

Di hari-hari berikutnya, entah mengapa Fara semakin berani dan semakin sering datang ke kantornya. Fara tidak memaksa untuk mengobrol atau berlama-lama berada di sana. Fara hanya akan datang untuk mengantarkan makan siang, kue, atau bahkan hadiah-hadiah kecil untuk Husein. Fara akan menurut untuk pulang saat Husein menyuruhnya pergi.


Tentu saja Husein tidak mempercayai Fara begitu saja. Pada tiga hari pertama, Husein menyuruh Rayhan menguji makanan yang di berikan Fara di laboratorium. Husein takut ada sesuatu di dalam makanan itu yang bisa membuat orang celaka. Tapi ternyata hasilnya bersih. Makanan itu tidak mengandung zat berbahaya apapun. Tapi tetap Husein enggan memakannya. Husein memilih memberikannya kepada para karyawannya secara bergantian. Tentu saja mereka sangat senang, bahkan berterimakasih karena makanan yang dibawakan Fara selalu lezat. Husein jadi semakin tidak mengerti.


"Jadi sebenarnya, apa maksud kedatanganmu kemari?"


"Apa salah, jika seorang istri datang ke kantor suaminya untuk mengantarkan makanan?"


"Tidak salah jika kau melakukannya sejak dulu, tapi sekarang, untuk apa? Sebentar lagi kita bukan sepasang suami istri lagi!"


"Setidaknya sampai saat itu tiba, aku ingin berusaha. Aku ingin membuktikan perkataanku, bahwa aku bisa menjadi istri yang baik untukmu. Aku tahu ini terlambat. Tapi bukankah manusia memang tempatnya salah dan dosa. Aku menyesal, ingin bertobat dan memperbaikinya, apakah itu salah?"

__ADS_1


Husein hanya menggeleng.


"Izinkan aku tetap melakukannya, sambil menunggu keputusan cerai dari pengadilan. Seandaikan kamu ridho dengan apa yang aku lakukan, aku masih berharap bisa kembali kepadamu. Tapi kalaupun hatimu sudah tertutup rapat, setidaknya aku ingin melakukan usaha terbaik di saat-saat terakhir aku menjadi istrimu, aku ingin membuktikan bahwa aku bisa menjadi istri yang baik, walaupun kau tetap menolakku..."


Fara bahkan berlutut dan bersimpuh sambil mencium kaki Husein.


"Sudah cukup, kamu tak perlu melakukan ini!"


"Lakukan apapun yang ingin kamu lakukan. Tapi maaf, itu tidak akan mengubah keputusanku!"


Usai mengatakan itu Husein lalu melangkah pergi, meninggalkan Fara sendiri di ruangannya.

__ADS_1


Husein bisa melihat kesungguhan dari ucapan Fara. Tapi tidak ada yang bisa dia lakukan untuk mengubahnya. Baginya keputusan untuk bercerai sudah final. Baginya kisahnya dengan Fara sudah selesai. Dan kini ada wanita lain yang bertahta di dalam hatinya. Husein hanya masih menahan diri sampai semua urusannya selesai.


Jadi, satu-satunya yang bisa dilakukannya untuk Fara, hanya membiarkan wanita melakukan apa yang ingin dilakukannya. Semoga dengan begitu Fara bisa merasa lebih baik dan tak dihantui rasa bersalah terlalu dalam akan dosa yang diperbuatnya.


Husein tidak mempunyai prasangka apapun terhadap Fara, tapi ternyata wanita itu benar-benar licik. Benar apa yang dikatakan Hasan, Fara adalah wanita licik dan berbahaya. Dan kali ini Husein kembali jatuh dalam perangkap Fara.


Dulu saat membebaskan Fara, Fara meminta agar hal itu dirahasiakan agar tidak memancing kegaduhan dan kecurigaan yang tak perlu. Husein pun menyetujuinya tanpa curiga.


Dan sekarang, Fara dengan segala kelicikannya memanfaatkan hal itu untuk memutar balikkan fakta. Fara kembali berulah di sosial medianya. Fara mengumumkan kebebasannya, mengarang cerita bahwa dirinya hanya difitnah, hingga akhirnya bisa bebas setelah tidak terbukti bersalah. Fara kembali melakukan sandiwara dengan berurai air mata untuk memancing simpatik publik.


Dan yang paling fatal, Fara menuliskan curahan hati tentang perceraiannya yang di klaim karena perselingkuhan dan ulah pelakor.

__ADS_1


Di sisi lain, entah darimana beredar foto-foto Husein saat sedang berdua dengan Anya. Foto-foto yang seolah mendukung cerita karangan Fara. Dan hal itu menjadi viral di media sosial.


__ADS_2