Wanita Malam Penyelamat Tuan Amnesia

Wanita Malam Penyelamat Tuan Amnesia
Bab 65


__ADS_3

Anya merasa ada yang hilang dari hidupnya. Kehadiran Anton di dalam hidupnya belakangan ini tanpa sadar sudah menyita tempat tersendiri, sehingga ketika Anton pergi, tempat itu menjadi kosong. Sebelumnya Anya masih berharap Anton akan kembali, sebab Anton hanya pergi untuk bekerja. Tapi sekarang Anya tahu Anton sudah benar-benar kembali pada keluarganya. Di satu sisi Anya merasa lega, karena Anton sudah aman sekarang, bersama keluarga yang sesungguhnya. Tapi di sisi lain entah mengapa Anya merasa tak rela jika ternyata kehadiran Anton hanya sesingkat ini.


Masalah biaya hidup yang telah dikeluarkannya untuk Anton, Anya sudah mengikhlaskan semua, meski kemarin Hasan bercerita jika kecelakaan itu kemungkinan besar bukanlah kesalahannya. Anton atau yang mereka panggil Husein, adalah korban kecelakaan misterius yang dinyatakan hilang dan bahkan sudah dianggap meninggal oleh keluarganya.

__ADS_1


Sekarang yang bisa dilakukan Anya hanyalah menata hidupnya lagi setelah Anton pergi. Bukankah selama dirinya bisa bertahan dan baik-baik saja meski harus berjuang seorang diri? Maka sekarang Anya akan membiasakan hidup sendiri lagi. Tanpa tujuan dan tanpa siapapun di dalam hidupnya. Anya hanya akan hidup untuk dirinya sendiri. Apa itu terdengar menyedihkan? Yah, sangat menyedihkan. Tapi Anya berusaha menguatkan hatinya dan tersenyum. Hari ini mungkin Anya akan pergi ke salon untuk merawat diri. Tubuh dan wajahnya harus tetap cantik agar pelanggannya merasa puas dan selalu kembali padanya. Dengan begitu uang pun akan mengalir mudah ke dalam kantongnya. Setidaknya jika masalah keuangan beres, maka separuh masalah dalam hidup sudah selesai. Sisanya hanya tinggal pikirkan untuk bersenang-senang saja. Menikmati hasil kerja kerasnya untuk menikmati hidupnya yang hampa.


Hari itu Anya benar-benar pergi ke salon seorang diri. Entah sudah berapa lama Anya tidak melakukannya. Mungkin sudah lebih dari sebulan Karena terlalu mengkhawatirkan nasib Anton, Anya bahkan sampai tidak sempat memikirkan dirinya sendiri. Entah kenapa terbersit rasa sakit dan penyesalan di hatinya. Anton hanyalah orang asing, yang kini sudah pergi begitu saja tanpa mengingatnya lagi, kembali pada keluarga dan kehidupannya yang seharusnya. Seharusnya Anya sadar akan hal itu sejak awal. Ah sudahlah!

__ADS_1


Pulang dari salon Anya merasa perutnya keroncongan. Sekarang waktunya memanjakan perutnya. Untuk apa repot-repot masak dan berhemat? Sekali-kali Anya ingin menyantap makanan lezat di tempat yang menyenangkan. Anya memesan taksi online dan pergi ke sebuah restoran dengan konsep taman. Anya memilih duduk di sebuah gazebo yang dekat dengan air mancur. Anya lalu memesan satu porsi pasta, dua macam desert, juga ice cream dan dua minuman. Sekali ini Anya ingin berpesta, walau hanya seorang diri. Anya menikmati waktu sorenya di restoran itu. Menyantap makanannya perlahan-lahan sambil menikmati semilir angin dengan ditemani sura gemericik air yang menyejukkan. Sungguh makan sore yang menyenangkan.


Setelah puas dengan semuanya Anya akhirnya memesan taksi online untuk pulang. Yah, hari ini selain memanjakan diri Anya juga memanjakan sepeda motor matic kesayangannya. Motornya sengaja ditinggalkan di bengkel dan seharian Anya memilih pergi dengan taksi online.

__ADS_1


Setelah seharian diluar akhirnya Anya kembali pulang kerumah. Anya membuka pintu dan menyadari hanya kekosongan yang menyambutnya.


__ADS_2