Wanita Malam Penyelamat Tuan Amnesia

Wanita Malam Penyelamat Tuan Amnesia
Bab 93


__ADS_3

Husein melangkah keluar dari lapas setelah mengucap terimakasih dan memberi sedikit tips kepada petugas lapas.


Di luar, Hasan yang sedari tadi menunggunya dengan khawatir langsung menghampirinya.


l


"Bagaimana? bagaimana Husein? Apa saja yang kau lakukan di dalam, apa yang kamu bicarakan dengannya, kenapa lama sekali?"


Hasan langsung membrondongnya dengan banyak pertanyaan.


"Tenanglah Hasan, aku baik-baik saja, semuanya baik-baik saja, tolong biarkan aku menyelesaikan masalahku sendiri satu persatu...sekarang aku ingin pulang dan beristirahat sebentar..."


Husein lalu melangkah ke mobil mereka. Hasan terlihat kurang puas dengan jawaban itu, tapi kemudian memilih mengikuti Husein masuk ke mobil tanpa banyak bicara.


"Husein, aku akan mampir ke kantor, kamu pulanglah ke rumah..."


"Baiklah, tidak masalah. Jangan khawatirkan aku. Jangan sampai masalahku menganggu pekerjaanmu..."

__ADS_1


"Tidak ada yang menganggu, kamu adalah prioritasku, sekarang pulanglah, nanti malam kita bicara lagi..."


Akhirnya Hasan turun di kantornya dan Husein pulang ke rumah dengan diantar supir. Sampai dirumah Husein memutuskan untuk tidur dan beristirahat sejenak. Nanti malam dia akan membicarakan masalah ini dengan Hasan. Dan besok Husein akan segera mengambil langkah.


Ya. Husein sudah memutuskan. Dia akan menepati janjinya untuk membebaskan Fara. Dia akan melakukannya demi menebus dosa dan kesalahan keluarganya terhadap Fara.


Hasan pulang dari kantornya menjelang malam. Hasan masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri dan beristirahat sebentar sebelum waktu makan malam tiba.


Acara makan malam berlangsung seperti biasa. Dengan berbagai hidangan lezat yang amat menggugah selera. Hanya saja, kali ini Ayah mereka tidak ikut serta karena sedang ada urusan di luar kota. Sedangkan hubungan Hasan dan Husein sebenarnya tidak terlalu dekat dengan Ibu tirinya. Meski tak pernah ada masalah yang serius, tapi tetap saja hubungan mereka terasa canggung.


Baik Hasan maupun Husein sudah sepakat untuk membahas masalah ini berdua, sebelum membukanya di depan semua keluarganya. Maka mereka mengakhiri makan malam secepat mungkin lalu meninggalkan meja makan.


Setelah nenerapa kali mengetuk pintu, akhirnya Hasan membukakan pintu dan mempersilahkan Husein untuk masuk.


"Bagaimana? Apa ada hal penting yang ingin kau sampaikan?"


"Ya, tadi Fara memintaku untuk mencabut gugatan dan membebaskannya..."

__ADS_1


Ucap Husein memulai penjelasannya.


"Kurang ajar! Dasar perempuan tidak tahu diri!"


Reaksi Hasan sungguh sangat emosional.


"Dan aku, akan mengabulkan keinginannya itu...", ucap Husein kemudian.


"Apa kau sudah gila? Dia hampir saja membunuhmu!"


"Aku belum mati Hasan! Dan lagi, apa yang dialami Fara tentang keluarganya tidak sebanding dengan kecelakaan yang menimpaku beberapa waktu lalu..."


"Husein, kau tidak bisa menyamakan perkara ini. Kesalahan yang dilakukan Ayah adalah murni kecelakaan, meski mengandung unsur kelalaian tapi jelas-jelas itu bukan suatu kesengajaan. Sedangkan apa yang dilakukan Fara adalah pembunuhan yang sudah direncanakan!"


"Ya, aku tahu...Hasan, aku memberi tahumu keputusan ini karena aku masih menghormatimu sebagai saudara, jadi tolong hormatilah juga keputusanku...Fara adalah istriku...akulah yang mengambil tanggung jawab untuk menikahinya disaat kamu menolaknya, maka sekarang aku juga yang akan mengambil tanggung jawab tentang keputusan ini dengan segala resikonya..."


Husein bicara dengan tenang tapi penuh penekanan pada setiap katanya. Hasan tahu kali ini dia yang harus mengalah pada keputusan Husein. Meski begitu, Hasan masih merasa tak rela. Sungguh dia sangat mengkhawatirkan keselamatan Husein.

__ADS_1


"Tenanglah, aku akan baik-baik saja, aku bukan anak kecil yang harus selalu kau khawatirkan. Terimakasih untuk semua perhatianmu...aku tahu kau melakukannya untuk kebaikanku, tapi kali ini saja...tolong percayalah padaku..."


"Baiklah, kali ini aku ikuti keputusanmu, aku akan selalu mendoakan keselamatanmu..."


__ADS_2