
Mereka berdua hampir satu minggu di rawat di rumah sakit. Istri Jack juga belum kembali dari Singapura, hal ini membuat Jack hanya di rawat oleh Nabila jika Nabila tak kuliah. Jika kuliah ia hanya bisa mengandalkan kakak nya yang sedang bucin bucin nya dengan Edward.
"Kak bantu aku," ucap Jack.
"Aku dulu sayang, tolong benarkan posisi yang miring," kata Edward.
"Bisa tidak aku pinjam kakak ku sebentar saja."
"Tak bisa, aku belum selesai dengan istri ku," kata Edward.
Edward memberikan kode pada Salsa untuk menarik gorden pembatas, karena permintaan nya sedikit sensitif.
"Sayang itu benarkan posisinya. Salah arah dia," kata Edward.
"Aku bersih kan juga ya..." Salsa mengambil tisu basah.
"Nanti dia bangun, kamu jangan macam macam," ucap Edward.
"Kecil saja banyak gaya." Jack mengejek Edward.
"Sebesar apa milik mu, jangan hanya bicara," kata Edward yang terpancing.
Selagi suami dan adik nya bertengkar Salsa membersihkan dan memperbaiki posisi nya.
"Kau yang banyak bicara, Istri ku sudah hamil, sedangkan kau belum membuat nya hamil," kata Jack.
"Hamil di luar pernikahan, apa yang aku banggakan, aku tak akan melakukan hal buruk itu," ucap Edward yang membuat Jack terdiam seketika.
__ADS_1
"Sayang, kamu kenapa, maafkan aku baru bisa melihat mu." Jesika langsung memeluk suami nya.
"Kamu dari mana saja si," tanya Jack.
"Sayang kamu apa lupa? aku kan di rumah sakit, ayah ku juga sedang sakit," jawab Salsa.
"Bagaimana keadaan ayah mu," tanya Jack.
"Sudah lebih baik, dia meminta ku untuk pulang karena kamu juga sedang sakit. Kamu tak papa kan," tanya Jesika.
"Tak papa, tenang saja. Aku pikir kamu mencari pengganti ku," ucap Jack.
"Sayang aku tak mungkin melakukan nya, aku sangat mencintai sayang," kata Jesika dengan sangat manis.
Nabila juga datang untuk melihat Jack, tetapi saat melihat Jesika di sana ia memutuskan membalik tubuh nya dan pergi meninggalkan rumah sakit. Ia tak mah melihat kedekatan Jesika dengan Jack, hati nya benar-benar sangat hancur jika melihat mereka seperti itu.
"Bagaimana kandungan kamu sayang," tanya Jack..
"Aku sangat tak suka dengan istri nya Jack," bisik Salsa pada Edward.
"Kenapa begitu," tanya Edward.
"Dia seperti bukan wanita yang baik, mungkin nanya firasat ku saja, aku lebih setuju Jack dengan Nabila," jawab Salsa.
"Sayang aku tak setuju, Jack bukan pria yang baik untuk adik ku," ucap Edward yang tetap kekeh dengan pendirian nya.
"Dia bangun..."
__ADS_1
"Buat dia tidur," kata Edward.
"Kamu saja sakit kok, sudah bersih ni ya." Salsa kembali memasukkan nya ke dalam sangkar agar tidak terbang.
"Kamu ya," ucap Edward.
"Hahaha kata dokter hari ini leher kamu sudah bisa di gerakan kok, kita tunggu saja nanti dokter," kata Salsa.
"Begitu bagus lah, aku sudah tidak betah," ucap Edward.
"Sayang kamu belum hamil, jangan dulu ya, aku belum siap jadi ayah," kata Edward.
"Terserah kamu, nanti aku minum pil kb, aku mengikuti saja apa yang suami ku katakan."
"Kita belum honeymoon ke Bali," ucap Edward.
"Kamu ingin honeymoon," tanya Salsa.
"Ya ingin lah, menghabiskan waktu dengan istri ku."
Begitu lah Edward memang awal nya ia tak ingin menikah dengan Salsa, tetapi akhirnya ia menerima Salsa juga sebagai istri nya. Untuk janji nya pada Narendra sudah tak bisa ia penuhi. Edward hanya bisa berdoa agar Narendra mendapatkan wanita yang sempurna untuk nya.
Malam hari nya. Edward dan Jack di periksa oleh dokter untuk yang terakhir kali nya. Jack juga akan melepaskan jahitan di kepala nya, agar ia cepat bisa pulang ke rumah bersama dengan Edward. Edward tak akan bisa pulang jika Jack tak pulang, itu sudah ketentuan dari Nathan dan Bryan. Selama mereka berdua sakit, Nathan dan Bryan tak menjenguk mereka berdua karena sedang kecewa dengan kelakukan mereka yang ke kanak-kanakan.
"Kalian sudah bisa pulang malam ini atau besok pagi," ucap Dokter.
"Malam ini lah," kata mereka berdua dengan kompak
__ADS_1
Narendra di tugaskan untuk menjemput mereka berdua. Sebelum ia masuk ke ruangan mereka, Narendra membayar semua administrasi nya terlebih dahulu, setelah itu baru lah ia keruangan mereka berdua.
Mata Narendra langsung tertuju pada Edward dan Salsa yang terlihat semakin dekat saja, rasa nya sangat sakit untuk nya tetapi Narendra tak bisa berbuat apa-apa selain menerima semuanya walaupun sangat berat untuk nya. Sampai sekarang ia belum menerima penjelasan apapun dari Edward.