
"Kamu baik baik saja kan," tanya Mawar.
"Ya aku sudah baik baik saja," jawab Narendra.
"Kenapa? kau khawatir dengan ku," tanya Narendra.
"Hahaha iya aku khawatir dengan mu, bagaimana aku tida khawatir dengan seseorang yang aku jaga. Kamu kan raja aku pelayan mu," jawab Mawar.
Narendra melirik ke arah Mawar, ntah kenapa ia mulai tertarik dengan gadis ini, sifat nya yang apa ada dan cukup polos membuat Narendra sedikit tertarik dengan nya.
"Kenapa," tanya Mawar.
"Tidak ada," jawab Narendra.
Narendra memilih membelakangi Mawar dan mulai memejamkan mata nya, begitu juga dengan Mawar, ia mulai tidur karena benar-benar sangat kelelahan.
Keesokan harinya, Narendra sudah lebih baik lagi, ia sudah benar-benar sangat sembuh dari sakit yang ia alami, saat membalik tubuh nya Narendra melihat Mawar yang masih tertidur dengan nyenyak. Jarang jarang ia melihat Mawar seperti ini.
Mawar terbangun karena sinar matahari yang menangani wajahnya. Sebelum Mawar membuka mata nya, Narendra sudah membalik tubuh nya kembali.
"Narendra kamu sudah bangun," tanya Mawar.
__ADS_1
"Hmmmm." Narendra hanya bergumam kecil.
"Bangun lah." Mawar memukul punggung Narendra.
"Hmmm aku sudah bangun," ucap Narendra sambil membalik tubuh nya kembali.
"Kita hari ini ada acara," tanya Mawar.
"Aku sudah tidak ikut dengan kegiatan kampus lagi, kita sudah bebas karena sakit, jadi kita tidak ada acara," jawab Narendra.
"Yes jadi kita jalan jalan hari ini," ucap Mawar dengan sangat semangat.
"Narendra..." Zaki mengetuk pintu kamar itu dengan kuat.
"Ada apa," tanya Narendra.
"Teman teman," jawab Zaki.
"Kenapa ada meraka aku belum ingin di jenguk," kata Narendra.
"Ya mah bagaimana lagi mereka sudah datang," ucap Zaki.
__ADS_1
Dengan terpaksa Narendra bertemu dengan teman teman nya. Ia hanya diam saja saat teman teman yang lainnya aktif bertanya, hanya Zaki yang menjelaskan segalanya.
"Narendra nanti malam ya, kamu kan sudah janji pada ku," ucap Laila.
"Hmmm, jam 8," kata Narendra.
"Oke seperti biasanya," ucap Laila, dia benar-benar sangat bersemangat Narendra mau di ajak makan malam dengan nya.
"Sudah aku sedang lelah, aku ingin istirahat. Kalian bisa melanjutkan kegiatan kampus."
Narendra kembali masuk ke dalam kamarnya. Mereka semua tidak sakit hati dengan apa yang Narendra katakan karena memang mereka sudah biasa dengan sifat Narendra. Ia bisa sangat dingin pada seseorang tetapi ia juga bisa sangat baik juga pada seseorang.
"Siapa kenapa lama sekali, aku keluar ya," ucap Mawar.
"Teman teman kampus, kalau kau keluar semua orang akan tau. Lebih baik kau siapkan pakaian ku aku ingin mandi," kata Narendra.
"Mereka datang? mereka tidak tau kan kalau aku di sini," tanya Mawar.
"Tidak ada yang tau, makan nya kau diam saja d sini, jangan keluar dulu."
Dari pada semua orang tau dia dan Narendra tidur satu kamar lebih baik ia melakukan apa yang Narendra katakan. Ia memilih menyiapkan pakaian yang Narendra akan pakai hari ini.
__ADS_1
"Celana d*lam mu tinggal satu.."