Wanita Pemikat Hati

Wanita Pemikat Hati
Bab 42


__ADS_3

Semua nya sudah di edit bisa baca dari bab 32 sampai sekarang ini, mohon maaf atas tidak kenyamanan nya..


 


"Tidak ada salah nya memperhatikan orang lain, apalagi orang itu sudah sangat baik pada kita," ucap Mawar.


"Berhasil," kata Narendra yang mendapat bersih yang cukup tajam.


"Untuk apa besi itu," tanya Mawar.


"Untuk menangkap ikan, aku yakin di tempat ini banyak ikan," jawab Narendra.


"Narendra seperti nya ini bukan hanya pertama kali nya kamu berada di alam, kamu seperti sangat tau semua nya," kata Mawar.


"Hahaha memang benar, ini bukan pertama kalinya aku di alam. Aku sudah beberapa kali seperti ini dengan sepupu ku, dengan abang mu juga tidak pernah. Tetapi itu semua di sengaja berbeda dengan ini, aku juga harus memutar otak ku," ucap Narendra.


Sudah tampan dapat di andalkan itu lah Narendra, pria yang sempurna di mata para wanita,pantas saja banyak wanita yang tergila gila dan mengejar Narendra, kecuali Salsa yang memang sudah cinta mai pada Edward.

__ADS_1


Narendra kembali masuk ke dalam laut, ia mencari ikan yang bisa mereka makan, Mawar yang tidak terlalu mahir berenang hanya bisa menunggu Narendra di tepi pantai.


Tak lama Narendra datang dengan membawa satu ikan yang cukup besar, Mawar sampai melompat lompat karena sangking senang nya, mata nya tertuju pada Narendra yang begitu seksi dengan pakaian yang basah, baju tipis Narendra menempel bada tubuh kekar nya. Hal itu memang membuat nya terlihat lebih seksi.


"Bagaimana cara makan nya," tanya Mawar.


"Ya kita bakar saja lah, kita akan membuat api, baku membawa korek api yang ada di sana tadi," jawab Narendra.


Narendra dan mawar mencari kayu bakar yang tidak basah karena hujan, setelah semua nya terkumpul Narendra mulai menyalahkan api dan mulai membakar ikan itu. Mawar mengumpulkan air bersih untuk mereka minum, tidak mungkin mereka berdua minum air laut yang sangat asin.


"Aku kan memang berguna, apa yang bisa aku bantu," ucap Mawar.


"Kira kira kapan mereka akan menjemput kita, aku sangat takut jik mereka tidak mencari kita, pasti kita akan mati di sini atau kita akan menjadi orang hutan," kata Mawar.


"Jangan memikirkan hal yang tidak tidak," ucap Narendra.


"Kan mana tau saja," kata Mawar.

__ADS_1


"Kalau kita tidak bisa keluar ya sudah kita buat kehidupan baru di sini," ucap Narendra.


"Maksudnya," tanya Mawar.


"Hahaha kita melakukan enak enak dan kita mempunyai anak, setelah itu pulau ini akan ramai dengan anak anak kita," jawab Narendra.


"Hahaha jangan aneh aneh Narendra, aku yakin mereka akan segera menemukan kita," ucap Mawar.


"Ya sudah, kenapa kau malah memikirkan yang tidak tidak, lebih baik kita memanfaatkan waktu di sini dengan baik. Contohnya makan ikan ini," kata Narendra.


"Sudah matang," tanya Mawar.


"Belum lah, ikan ini sangat besar, akan cukup lama untuk matang," jawab Narendra.


Di tempat awal teman teman Narendra sudah menyewa Spitbot untuk mereka mencari Narendra dan Mawar. Mereka yakin Narendra dan Mawar masih hidup.


Mereka berdua pun pergi meninggalkan tempat itu dengan tujuan pulau pulau terdekat yang ada di sana, kalau mereka berdua Selamat ya sudah pasti ada di pulau untuk bertahan dari badai kemarin malam

__ADS_1


__ADS_2