Wanita Pemikat Hati

Wanita Pemikat Hati
Pelantikan


__ADS_3

Hari yang paling Nathan tunggu telah tiba. Hari dimana ia akan menjadi seorang pemimpin seutuhnya. Bukan hanya Nathan yang berbahagia satu keluarga Vins juga ikut bahagia. Mereka semua tau bagaimana perjuangan Nathan untuk sampai di posisi ini.


"Bangun," ucap Citra.


"Hmmmm." Nathan masih enggan membuka mata nya.


Meskipun hari ini hari pelantikan nya, seperti biasa nya Nathan masih sangat sulit untuk bangun. Kebiasaan nya bangun siang sudah mendarah daging.


Citra duduk di samping Nathan. Ia mengusap wajah Nathan yang masih tidur dengan pulas. Citra tidak pernah menyangka jika Nathan akan menggantikan Vino di usia nya yang masih sangat mudah. Ia sangat bangga dengan apa yang Nathan capai saat ini, Citra tau betul bagaimana perjuangan Nathan untuk sampai di posisi ini.


"Sayang bangun sayang, kamu mau ke kantor tidak," ucap Citra.


Riga yang sudah sedari tadi menunggu Nathan masuk ke dalam kamarnya karena tidak sabar. Ia bingung kenapa Nathan masih saja belum bangun padahal hari ini hari penting untuk nya.


"Memang anak ini."


Vino menggendong Nathan dan langsung membawa nya ke kamar mandi. Nathan tidak sadar jika daddy nya membawa nya ke dalam kamar mandi, ia pikir Vino membawa nya ke meja makan atau lainnya.


Vino mengisi badhup dengan air dingin dan langsung memasukan Nathan ke dalam sana. Nathan benar-benar sangat terkejut dengan dingin nya air yang langsung menusuk kulit nya.


"Daddy," teriak Nathan.

__ADS_1


Setelah itu Nathan masuk ke dalam selimut untuk menghangatkan badan nya. Ia mandi dengan sangat cepat karena tidak tahan dengan dinginnya air.


"Pakai pakaian mu," ucap Vino.


"Daddy dingin sekali, kau sangat kejam dad," kata Nathan.


"Jangan sok dramatis, ayo Nathan, jangan lambat. Sudah banyak media yang menunggu kita," ucap Vino.


"Hahaha iya dad, aku harus tampil tampan di depan banyak orang, apalagi banyak wanita yang akan menyaksikan ku," kata Nathan.


Pukul 10 pagi. Semua orang sudah berada di perusahaan. Perusahaan sudah mempersiapkan acara ini dengan sangat meriah. Hampir semua media di undang untuk acara ini.


"Ay kamu dimana," tanya Nathan.


"Iya ay, seperti nya tidak sempat lagi. Nanti kami langsung masuk saja, duduk di kursi yang sudah ada nama kamu," jawab Nathan.


"Nathan," teriak Marvin.


"Iya tunggu sebentar," ucap Nathan.


Nathan keluar dari salam ruangan itu dan langsung pergi bersama Marvin ke tempat acara. Hanya Nathan dan Marvin yang belum berada di sana.

__ADS_1


"Kau lama sekali," ucap Vino


"Maafkan aku dad," ucap Nathan.


Acara pun di mulai, satu persatu acara terlaksana dengan baik. Peresmian Nathan menjadi CEO Vins grup berjalan dengan sangat lancar, saat ini Nathan sudah resmi menggantikan daddy nya.


Meskipun datang terlambat Helen masih sempat menyaksikan semuanya, ia berjalan mendekati kursi nya sambil bertepuk tangan mengikuti yang lainnya.


"Satu pengumuman lagi," ucap Vino.


"Apa dad, aku tidak tau," tanya Nathan.


"Diam lah dulu."


"Nathan akan segera menikah," ucap Vino yang membuat semua orang terkejut, termasuk Nathan sendiri.


"Apa daddy tau semuanya," batin Nathan.


"Dengan?" tanya salah satu media.


"Nathan akan menikah dengan Cindy, anak dari sahabat ku sendiri," ucap Vino.

__ADS_1


Lagi dan lagi mereka semua terkejut. Terutama Helen, Nathan dan Cindy sendiri. Nathan juga langsung sontak menatap ke arah Helen sambil menggelengkan kepala nya.


__ADS_2