Wanita Pemikat Hati

Wanita Pemikat Hati
Tips


__ADS_3

Helen dan Tiara duduk berdua dalam di ruang dapur. Mereka berdua mulai membahas banyak hal, sampai tiba Helen menceritakan semuanya. Ia rasa Tiara harus tau semua nya.


"Kau tau aku kembali ke sini karena siapa," ucap Helen.


"Itu yang aku ingin aku tanya kan dari tadi, kau kesini dengan siapa, dan dengan tujuan apa. Tidak mungkin kau datang sendiri tanpa tujuan tertentu, katanya kau sudah betah di sana," kata Tiara.


Ia sangat penasaran kenapa Helen kembali ke kota setelah semua yang terjadi padanya, padahal sebelumnya Helen sudah nangis nangis tidak akan kembali ke tempat ini.


"Hahaha itu tau, aku ke sini dengan Edward dan...." Helen menggantung ucapan nya.


"Dan siapa Helen, jangan membuatku penasaran," ucap Tiara dengan kesal.


"Kau tahu sendiri jawabannya dengan siapa," kata Helen.


"Nathan, kau kembali dengan Nathan?"


"Hahaha iya aku kembali dengannya, kau sangat terkejut aku pun begitu," ucap Helen.


Mata Tiara melotot seketika, bibir nya terbuka dengan lebar, ia benar-benar terkejut. Tiara sangat tau bagaimana Nathan menyakiti Helen, dan Helen masih mau kembali dengan Nathan.


"Tunggu tunggu, ini benar-benar sangat mengejutkan ku. Bagaimana bisa kau bertemu kembali dengan Nathan. Kalian sudah satu tahun berpisah, kau juga entah pergi kemana, terus bagaimana kalian bisa bertemu, kau sangat membenci nya bukan? dia menyakiti mu sampai seperti itu. Ini terasa tidak mungkin Helen."


"Iya memang ini terasa seperti tidak mungkin, tetapi inilah yang sudah terjadi sebenarnya. Aku bertemu dengannya kembali, dan dia kembali membawa ku ke tempat ini," ucap Helen singkat, ia malas menjelaskan semuanya.


"Tapi Helen, aku dengar Nathan mengalami kecelakaan yang parah. Dan sampai sekarang aku tidak pernah mendengar kabarnya kembali."


"Iya nathan memang mengalami kecelakaan parah, dia sampai lupa ingatan dan sampai sekarang dia tidak mengingat apapun," kata Helen.


"Lalu bagaimana dia bisa mengenalmu kalau dia saja tidak mengingat mu. Itu terasa tidak mungkin kau berbohong kan padaku," tanya Tiara.


"Tiara aku tidak berbohong kepadamu, aku saja masih tidak menyangka sampai sekarang. Ceritanya sangat panjang tiara, nanti jika ada waktu buat aku akan menjelaskannya semua padamu. Intinya kami akan segera menikah, Edward sudah terlanjur menganggapnya ayahnya."


"Apa apa, kalian akan segera menikah? Dan edward menganggap nathan ayahnya? Ini semakin membuatku pusing," ucap Tiara sambil menengguk segelas air putih.

__ADS_1


"Ya sudah jangan kau pikirkan, pernikahan kami akan dilaksanakan tanggal 23 mei tepat di hari ulang tahunku. Pernikahannya tidak dilaksanakan di rumah ataupun di hotel, tetapi di kapal pesiar."


"Wahh wahh wahh, ini sangat sangat gila. Kalian hebat, iya mungkin jika sudah berjodoh mau kemana pun kau pergi tetap akan kembali."


"Itu dia inti dari segalanya, aku sudah memikirkannya, dan mungkin memang itu yang terjadi," ucap Helen sambil tersenyum.


"Udah siap di unboxing ni," tanya Tiara.


"Nah itu juga yang ingin aku tanyakan, apa saja yang harus di persiapkan," kata Helen.


"Kau tidak perlu menyiapkan apapun, Nathan sudah pasti langsung melahap mu," ucap Tiara.


"Tiara aku ingin memberikan sesuatu yang berkesan untuk suami ku."


"Hahaha oke oke, ini menurut pengalaman ku saja ya, begini kau tidak boleh diam saja, setidaknya berikan respon jika kau merasakan sesuatu yang belum pernah kau rasakan sebelum nya. Jaga **** ********** mu, pastikan harus harum dan bersih, karena puncak dari segala nya di sana. Satu lagi jangan takut, sakit itu pasti. Suami ku bule kau tau sendiri kan mereka bagaimana, mata ku terasa mau copot merasakan rasa sakit itu. Tapi itu tidak lama, jangan biarkan suami mu tidak tega melakukan nya, biarkan semua nya mengalir di malam itu juga," jelas Tiara.


"Haduh aku sangat deg deg kan, bagaimana ini. Nathan sudah memberikan ku banyak kode. Mana malam pertama kami di kapal lagi," kata Helen n


"Hahaha aku yakin Nathan pasti juga sudah mempersiapkan dirinya. Semangat saja, kau tau rasa nya sangat bahagia memberikan mahkota itu pada suami kita, orang yang kita cintai. Apalagi saat merasakan benih nya menyebar di rahim kita, kau akan merasakan sendiri Helen," ucap Tiara.


"Tidak ada Helen, pasti sakit. Kau cengkram saja punggung Nathan. Ini juga kau harus benar-benar sudah siap, terkadang pengantin baru terlalu terburu-buru yang membuat rasa sakit itu lebih berasa. Kalau tidak ingin terlalu sakit, nikmati saja lah," ucap Tiara.


"Kau tergoda tidak melihat tubuh Nathan," tanya Tiara.


"Membayangkan nya tanpa atasan saja sudah membuat ku berkedut Tiara. Dia benar-benar pria yang sangat seksi," jawab Helen.


"Fiks kita sama, dulu aku dengan suami ku juga begitu," ucap Tiara.


Membahas hal dewasa bersama yang berpengalaman memang sangat pas. Helen bersyukur Tiara mau mengerti diri nya. Maklum saja anak perawan memang masih sangat takut hal seperti itu.


"Helen," ucap Nathan yang datang tiba tiba.


"Nathan, kamu di sini? kamu tau aku di sini," tanya Helen.

__ADS_1


"Ya handphone mu terhubung dengan handphone ku, aku tidak ingin kehilangan mu," jawab Nathan.


Nathan berjalan mendekati Helen, ia mencium wajah Helen dengan lembut. Nathan sampai ke sini karena Helen pergi terlalu jauh. Ia pikir Helen pergi kabur dari pernikahan nya, ternyata Helen berada di rumah seseorang.


"Aku pikir kamu ingin pergi meninggalkan ku" ucap Nathan.


"Helen Nathan sudah jauh berubah, dia sangat lembut pada mu," ujar Tiara.


"Kalau aku jadi kau, sudah pasrah saja. Tampan, memiliki tubuh profesional, sempurna," kata Tiara.


"Dia siapa sayang," tanya Nathan.


"Dia sahabat ku Tiara, kamu berikan undangan khusus untuk nya," ucap Helen.


"Salam kenal, terimakasih telah menjaga Helen dengan baik," kata Nathan.


"Sayang dimana anak ku," tanya Helen.


"Edward dengan teman temannya, dia tidak mau ikut dengan ku, dia ingin bermain main dengan yang lainnya," jawab Helen.


Seorang pria datang dari lantai atas. Pria itu suami dari Tiara, ia terkejut ada tamu di rumah nya. Apalagi tamu itu Helen, pemilik rumah ini.


"Sayang kamu tidak bilang jika ada tamu."


"Aku lupa, kamu juga tidur," kata Tiara.


"Suami mu semakin gagah saja Tiara," ucap Helen.


"Hahaha pasti dong, gagah di ranjang juga, ya kan sayang," kata Tiara.


"Dia sedang hamil? wah bisa diberikan tips nya ini."


"Begini bro, tembak di paling dalam saja."

__ADS_1


"Apa benar, bagaimana agar dia semakin dalam," tanya Nathan.


"Wanita di atas bro, lakukan dengan benar pasti cepat."


__ADS_2