
Setelah berdiskusi cukup panjang akhirnya mereka berdua memutuskan untuk menikah, semua nya sudah mereka berdua rencanakan agar orang tua mereka tidak tau yang sebenarnya terjadi, jujur Narendra sangat takut dengan ayah nya, ayah nya bisa sangat marah kalau tau ia melakukan hal itu dengan Mawar.
"Bagaimana rasa nya sakit," tanya Narendra.
"Jangan membahas nya aku bilang, aku sangat jijik untuk membahas masalah ini," kata Mawar.
"Sudah siapkan semua nya hari ini kita akan kembali, liburan ku kali ini mendapatkan banyak sekali masalah. Ini semua karena mu," ucap Narendra.
Seperti yang sudah di rencanakan mereka semua pergi meninggalkan Hawai siang hari nya, Mawar menatap pulau itu dengan penuh makna, banyak hal yang terjadi pada nya selama di tempat ini, rasa nya ia sangat menyesal pergi ke pulau ini.
Perjalanan sangat panjang sekali, Mawar dan Austin memutuskan untuk tidur agar diri mereka lebih tenang setelah semua yang terjadi,.
"Aku sangat pusing," batin Mawar sambil memejamkan mata nya, ia berharap saat bangun ia sudah mendarat dengan selamat.
Banyak hal yang Narenda sembunyikan dan rencanakan, sampai ia sendiri juga merasa sangat pusing, ia sangat berharap semua nya benar dan tak akan menjadi masalah baru.
Sesampainya di bandara. Mereka berdua di jemput oleh supir rumah. Jantung Mawar sudah tidak karuan sejak tadi, ia tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi kakak nya dan keluarga Narendra saat mereka dengar jika Narendra dan diri nya akan menikah.
__ADS_1
"Narendra aku takut," ucap Mawar.
"Untuk apa takut, katakan apa yang sudah kita rencanakan," kata Narendra.
Di rumah mereka berdua langsung masuk ke dalam. Tepat sekali semua keluarga sedang berkumpul di ruang keluarga, ini kesempatan berdua untuk memberitahu semua rencana mereka berdua.
"Kalian sudah kembali, bagaimana dengan liburan nya," tanya Nathan.
"Sangat menyenangkan yah."
"Ada yang ingin kami berdua bicarakan," ucap Narendra.
"Aku dan Mawar ingin menikah," jawab Narendra yang membuat semua orang terkejut.
"Kau jangan macam macam," ujar Edward.
"Bang aku sudah memikirkan nya aku ingin menikah dengan Narendra."
__ADS_1
"Kau yakin sayang, kau ingin menikah dengan nya," tanya Nathan.
Nathan tidak masalah asalkan semua itu keputusan mereka berdua, ia tidak mau Narendra yang memaksa Mawar agar mau menikah dengan nya.
"Iya ayah aku ingin menikah dengan nya," jawab Narendra.
"Kau memaksa adik ku kan!! jangan bawa masalah kita dengan adik ku Narendra."
"Aku tidak memaksa nya, dia yang ingin menikah dengan ku. Kau yang seharusnya tidak membawa masalah kita, aku sama sekali tidak membawa masalah kita berdua dengan pernikahan ini."
"Abang Narendra benar, aku rasa kami berdua cocok, dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan lebih baik kami berdua menikah saja," kata Mawar.
"Sayang kamu sadar siapa dia? kamu tau bagaimana dia memperlakukan mu??"
"Iya aku sadar, dia sangat baik pada ku, aku akan menikah dengan nya bang, ini sudah keputusan kami berdua."
Edward tidak yakin dengan apa yang mereka berdua ucapkan. Ia takut Mawar hanya di manfaatkan oleh Narendra saja.
__ADS_1
"Kapan kalian mau menikah," tanya Nathan, jika kau benar-benar serius malam ini bisa," ucap Nathan.
"Ya aku mau, akuu serius dengan nya.."