
Sandra yang melihat monster yang ingin memakannya telah jauh. Tapi posisi jatuhnya tepat di atas Sandra.”Kenapa nasibku sial sekali,”kata Sandra yang mencoba berdiei dnegan bantuan pedang yang menjadi bantuan dikit untuk berdiri.””Untung saja bisa menghidar sebelum aku kejatuhan pohon burung besar,”kata Sandra yang kemudian dia bisa bersandar tepat disamping monter yang sudah dikalahkan.”Tapi kenapa banyak sekali monter hari ini,”ucap Sandra. Sampai Sandra bisa mendengar suara Baz dan Pet.
“Sandra kamu dimana apa kamu masih hidup,”ucap Baz. Sandra yang mengankat tangannya satu kalau dirinya baik saja. Pet dan Baz bersama dengan anak kecil yang dibawa olehnya.”Kamu baik saja,”kata Pet.
“Seperti yang kalian lihat. Tapi bagaimana kondisi kalian berdua,”kata Sandra.
“Kami baik saja hanya saja melihat kondisi sekitar kita tidak bisa pergi mencari tempat berlindung. Apa kamu tidak apa-apa,”kata Baz.
“Aku baik saja,”ucap Sandra yang bersandar.
Pet dan Baz yang kembali membnatu murid yang lain dan Pet menitipkan anak itu kepada Sandra.”Jaga anak ini,”kata Pet.”Tunggu kalian tidak salah meminta aku untuk menjaga anak ini sementara kau saja tertekan disini tidak bisa bergerak bebas,”kata Sandra.
“Aku tahu kamu akan baik-baik saja,”kata Baz.”Aku tidak baik-baik saja,”kata Sandra dengan wajah yang sedikit kesal kepada Baz.
Tapi anak kecil disampingnya yang juga merasa tertekan dan takut hanya bisa membuat dia tenang.”Dek kamu jangan takut ya,”ucap Sandra.
“Kakak kenapa tidak berdiri apa kakak juga sama denganku takut,”kat anak kecil.
“Bisa dibilang begitu. Tapi kakak tidak bisa bergerak karena tekanan para mosnter yang membuat kakak tidak bisa bergerak bebas. Tapi apa kamu bisa berdiri dan berjalan dek,”ucap Sandra.”Bisa tapi takut jika bertemu dengan monster,”ucap anak kecil.
“Jika seperti itu apa kakak boleh minta tolong kepada adek,”kata Sandra.
__ADS_1
“Minta tolong apa jika aku bisa bantu,”kata anak kecil.”Kamu bisa kumpulkan semua senjata yang ada didekat kita. Nanti akan kakak gunakan untuk perlindungan jika ada monster datang,”kata Sandra.”Apa dengan senjata ini bisa mengalahkan para monster kak,”ucap anak kecil. Sandra hanya tersenyum dan menganggug kepada anak kecil didepannya.
Anak kecilitu dengan percaya diri membantu Sandra mengumpulkan senjata yang bisa digunakan. Sandra yang merasakan tekanan ini menuyuruh anak kecil yang sedang mencari senjata untuk kembali. Anak itu menuruti apa yang dikatakan Sandra. Sampai ada monster datang mendekat dari dua arah.”Kakak bagaimana ini ada dua monster yang datang,”ucap anak kecil.
“Kamu tidak usah khawatit,”ucap Sandra yang sudah mempersiapkan senjata yang ada didekatnya. Karena monster ini berbeda dengan dua monster yang pernah dia lihat. Tubuh besar seperti manusia tapai kepala seperti banteng. Sandra yang tersenyum menyiapkan senjata dengan empat senjata untuk permulaan. Senjata itu ia lempar tepat di kepala dan leher dengan bersamaan. Setelah monster terpiji dengan senjata yang menyerarah belati kecil yang sudah dia temukan. Juga dia lempar tepat dijatung monster tepat di dua arah.
Tiba-tiba monster yang tadi menyerang tumbang. Anak kecil yang ada didekat Sandra tidak percaya dengan monster itu bisa tumbang dengan senjata yang sudah tumpul.”Kakak bagaimana bisa mengalahkan monster itu,”kata anak kecil.
“Bagaimana maksud kamu. Kalahkan saja jika ada cela aku masih ingin hidup dan bertemu seorang. Jika aku mati di sini bagaimana dengan orang yang menugguku di luar sana,”kata Sandra.
“Apa itu orang tua kakak yang menuggu kakak,”ucap anak kecil.
“Tidak orang tua kakak sudah lama meninggal dan aku tidak memiliki siapa-siapa. Tapi ada orang yang kakak sukai dan kakak ingin mengatakan perasaan kakak kepada orang itu. Tapi karena kakak harus menyelesaikan...,”ucap Sandra yang terhenti karena ada monster yang datang dari atas.
Anak kecil itu menganggukan kepalanya dan berlari ke arah yang di tunjuk sampai monster itu datang ke arah Sandra. Tepat di hadapan monster itu membuka mulut dan ada kesempatan untuk Sandra menyerang. Dengan melemparkan anak panah yang dia bawa.
Sandra dengan tenafa yang dia miliki mencoba menghindar saat monste rotu jatuh. Dengan hanya satu inji saja Sandra bisa menghindar. Tapi dengan beban monster yang sebagain menimpa Sandra membuat dia tidak bisa bergerak. Di tempat lain anak kecil yang melihat dengan cepat berlari ke arah Sandra.”Kakak apa kamu baik saja,”ucap anak kecil yang mengkhawatirkan Sandra.
“Aku tidak baik bisa bantu aku menyingkikan monster ini. Ini terllau berat,”kata Sandra yang mencoba mendorong. Tapi karena itu juga monster bisa ditangani semua Baz dan Pet yang melihat Sandra sedang tertimpa monster segera berlari membantu.
“Kenapa kamu bisa tertimapa monster ini,”ucap Pet.
__ADS_1
“Kamu kira bagaimana aku bisa tertimpa jika dia bisa terbang diatas aku,”kata Sandra.
“Itu banar juga ya jika di atas kamu kamu melawan dan monster mati jatuh menimpa kamu. Dan kamu tidak bisa bergerak. Itu bisa jelas terjadi kamu tertimpa pohon besar,”kata Baz.
“Aku ingin sekali memukul kamu Baz,”ucap Sandra yang marah.”Janganlah marah aku hanya bercanda,”kat Baz. Sandra yang sudah bisa keluar dari timpaan monster di bantu berdiri.”Bisa berdiri,”ucap Pet.
“Lumayan hanya kelelahan saja,”kata Sandra.”Kita istiraha sampai tim medis datang,”kata Pet.
Setelah pertempuran yang tiba-tiba datang dengan Sandra dibawa ke ruang perawatan bersama dengan Baz dan Pet. Untuk anak yang mereka temukan akan dibawa ke ruang informasi dan setelah itu akan dikembalikan ke orang tua mereka. Tapi Sandra yang tidak tahu kenapa bisa anak kecil itu ada di tempat itu. Dari mana dia bisa masuk tempat ini, itu masih menjadi pertanyaan Sandra.
“Hai kak Baz dan kak Pet,”ucap Sandra mereka ada dalam satu ruangan yang samal.”Ada apa?,”kata Pet.
“Bagaimana dengan anak yang kita temukan nanti,”kata Sandra.
“Dia akan meminum obat pelupa atau juga menggunakan hipnoptis agar apa yang dia lihat di sini tidak tersebar luas diluar sana,”kata Pet.
“Tapi kenapa semuanya di rahasiakan dan bagaimana anak itu bisa ada di tempat kejadian,”kata Sandra.”Itu juga sedang dalam penyelidikan. Kamu tahukan semua yang diluar sana jika tahu akan monster ini apa yang akan terjadi jika hati mereka belum siap dan tidak bisa menerima,”kata BAZ.
“Mungkin saja akan ada bencana dimana mereka akan mementingkan diri sendiri. Tapi jika tidak diberitahu lebih dulua. Bagaimana nanti tempat ini tidak bisa menjaga pintu masuk bumi,”kata Sandra.
“Itu juga sedang dibahas oleh negara kita dan sampai sekarang masih belum ada hasilnya,”kata Pet.
__ADS_1
“Kenapa begitu lama,”kata Sandra.”Nanti kamu juga akan tahu. Tapi bagaimana pengalaman kamu bertarung dengan para monster ini,”kata Pet.