
Setelah dengan semua pertanyaan Sandra dan kawan yang lain yang ada di temat itu. Kepala desa dan penduduk yang ada di tempat itu hanya bisa terdiam sampai kepala desa mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.”Kami akan menceritakan kepada kamu anak dari pelindung dua dunia ini,”kata kepala desa.
Seperti yang kalian ketahui kalau bumi ini awalnya tidak ada masalah semua yang ada bisa berkumpul bersama pada satu titik tertentu. Tapi semua kebahagiaan itu menghilang saat retakan dimensi terjadi. Awalnya retakan dimensi itu hanya ada pada satu wilayah saja dan itu jauh dari penduduk warga.
Tapi lama kelamaan semua itu berubah karena ada beberapa ilmuan yang ingin mencari ahu tentang retakkan dimensi. Dengan beberapa orang yang masuk ke dalam retakan dimensi. Untuk percobaan pertama dikirim lima orang tapi sudah satu bulan mereka masuk tidak ada kabar.
Kemudian percobaan kedua mereka mengirim 10 orang secara ajak. Sudah waktu berlalu hanya ada satu orang yang kelur dengan kondisi tubuh sudah terluka. Orang tersebut memberitahukan kalau didalam retakan dimensi ada monster yang mereka kenal sebagai mitos dan legenda dan dongeng.
Karena mereka ingin tahu lebih lanjut tempat pertama kalian retakan dimensi itu ada dijadikan markas khusus dengan penjagaan yang ketat. Mereka yang sudah terpilih masuk ke dalam retakan dengan berbagai persenjataan yang kuat untuk mengalahkan para monster. Sampai dua tahun berlalu mereka bisa menguasai retakan dimensi. Para ilmuan masuk ke dalam dan melihat apa yang ada didalam.
Semua tempat tinggal para monter, tapi karena merasa kurang puas dengan apa yang mereka dapatkan. Mereka ingin menguasai dimensi yang mereka jelajahi sampai ke ujung sana. Tapi akhirnya retakan itu ada gejala akan hilang yang membuat mereka harus keluar dari dimensi. Para ilmuan dan penjelajah yang sudah menguasai tempat itu hanya menyisahkan penderitaan pagi dimensi itu. Hingga akhirnya retakan dimendi itu menghilang untuk selamanya.
“Lalu bagaimana rekatakan dimensi itu masih ada,”kata Sega.
“Itu terjadi karena buatan para ilmuan retakan itu ada. Tapi karena kemarahan para penghuni dimensi itu sangat marah. Belum mereka mempersiapkan para monster sudah keluar dari retakan yang mereka buat. Terjadilah pembantaian,”kata kepala desa.
“Dimana lokasi itu berada,”kata Pil.
“Lokasi itu ada diujung wilayah sana yang sekarang disebut zona hitam,”kata penduduk yang sambil menunjuk arahnya. Semua menatap ke arah yang dituju penduduk tersebut.”Lalu apa hubungannya dengan pelindung yang dibuat oleh orang tua saja,”kata Sandra.
“Pelindung itu terjadi karena keinginan untuk melindungi tempat yang berharga dengan mengorbankan jiwa yang ada dalam tubuh mereka. Tapi pelindung itu akan bisa bertahan dengan keluraga yang dekat dengan orang yang membuat pelindung masih ada. Tapi sebaliknya jika orang yang dilindungi dan orang yang disayanginya semua telah menghilang. Pelindung akan hancur dan dunia ini akan terlihat oleh dunia yang damai,”kata Kepala desa.
“Aku masih kurang pamam,”kata Fresthe.
__ADS_1
“Aku sedikit paham tapi masih ada yang mengganjal kenapa ada orang yang ingin pelindung yang dibuat oleh orang tuaku hancur dengan membuanuh kami berdua,”kata Sandra.
“Itu karena mereka ingin menggantikkannya,”kata kepala desa.
“Menggantikannya bagaimana maksud anda,”kata Sandra. “Bukan itu sudah jelas ingin dikenang. Tapi mereka tidak tahu resiko yang mereka buat dengan menghancurkan pelindung,”kata Pol.
“Itu benar. Jika pelindung hancur karena keegosian mereka saja semua penduduk bum akan tewas semua,”kata penduduk.
Sandra sambil berpikir berguman,”Jadi mereka ingin pamer kekuatan tapi pada akhirnya tewas.”
“Lalu dimana para ilmuan itu sekarang yang membuat retakan dimensi,”kata Fresthe.
“Mereka ada yang menjadi pemimpin, ada yang sudah mati, ada yang bersembunyi dari kebenaran yang sudah mereka perbuat,”kata kepala desa.
“Apa anda salah satu ilmuan itu,”kata Sandra yang menebak. Kepala desa tidak berkata apa-apa dengan ucapan dari Sandra. Tapi kawan Sandra dan Sandra sendiri melihat wajah penduduk dan kepala desa sudah tahu kalau mereka ada kaitanya dengan retakkan dimensi yang mereka buat.
“Tapi kami hanya ingin struktur bangunan dari tempat kalian membuat retakan dimensi dan monster apa saja yang ada disana,”kata Pol.
“Kami hanya bisa memberikan ini saja kepada kalian,”kata kepala desa memberikan kepada Sandra dan kawan yang bersamanya. Sandra yang menerima kertas dari kepala desa. Sampai Jaya berkata,”Tapi kenapa mereka mengincar kalian semua.”
Kepala desa dan penduduk yang mendengar perkataan Jaya.”Itu karena mereka ingin mengambil barang itu,”kata kepala desa sambil melihat barang yang dibawa oleh Sandra.
“Barang ini, untuk apa mereka menginginkan barang ini,”kata Sandra yang merasa ingin tahu apa ini yang ada ditangannya.
__ADS_1
“Mungkin itu peta atau juga cara untuk menutup retakan dimensi,”kata Fresthe.
“Itu mustahil kakak kalau peta atau cara menutup retakan. Jika kita sudah gabungan dengan informasi yang sudah kita dapatkan. Pil yang setuju dengan pendapat Jaya menganjungkan jempolnya kepada Jaya.
“Kenapa kamu Pil,”kata Fresthe yang tahu kalau Pil setuju dengan Jaya.
“Sudahlah jangan berdebat lagi. Kenapa kita tidak membuka saja ini barang, biar kita tahu apa yang kita dapatkan,”kata Sandra yang perlahan membuka barang yang diberikan kepada kepala desa. Tapi kepala desa menghentikan Sandra.”Jika kalian ingin membukanya jangan disini,”kata Kepala desa.
“Kenapa,”ucap mereka semua.
“Nanti kalian akan tahu kenapa kami melarang kalian membuka itu disini,”kata kepala desa.
Sandra dan kawan yang lain hanya bisa setuju dengan apa yang dikatakan oleh kepala desa. Karena tempat yang mereka singgahi untuk saat ini ada penghuninya. Untuk menjaga keselamatan mereka semua hanya bisa setuju dengan kata kepala desa. Untuk membuka barang itu saat mereka ada diluar zona aman.
Selesai dengan informasi yang mereka dapatkan Fros dengan yang lain yang juga baru saja kembali setelah memberikan makanan untuk penduduk desa yang ada.
“Apa yang kalian dapatkan,”kata Atik.
“Tidak banyak, tapi bagaimana mau lanjut atau mau membantu mereka mencari sumber kehidupan untuk para penduduk desa yang ada di sini,”kata Jarmy.
“Kurasa kita harus membantu mereka dulu sebelum kita pergi,”kata Sega.”Aku setuju saja,”kata Fresthe.”Ok kalau begitu kita akan tetap disini membantu mereka. Kita juga butuh mencari bahan yang bisa kita gunakan bukan disini sebelum melanjutkan perjalanan kita,”kata Sandra yang sudah memutuskan masalah.
Jaya yang melihat ke arah kakaknya Sandra yang merasa gelisah dengan barang yang dia pegang. Sampai Jaya ikut memegang tangan kakaknya untuk mengurangi rasa gelisah kakaknya.”Terima kasih Jaya,”kata Sandra yang tadi gelisah merasa tenang.
__ADS_1
Tapi perasaan yang dia rasakan saat itu berbeda dengan perasaan yang dimana ada monster. Tapi perasaan dimana kalau barang itu adalah pemicu peperangan ini terjadi.
“Nak, kamu tahu apa yang aku rasakan bukan selama ini dengan membawa barang itu,”kata Kepala desa. Sandra hanya tersenyum saja dengan memandang ke araha luar rumah.