Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 39


__ADS_3

“Emangnya siapa mereka sampai kamu harus bertanya apa kita sanggup, bukan kamu sudah tahu kalau kami juga bisa membunuh orang Sandra,”kata Atik.


“Apa benar. Lihatlah dengan jelas siapa yang datang ke sini agar kalian tidak salah fokus,”ucap Sandra. Yang bersandar di samping naga tapi dengan telapti suara naga dan Sandra saling berbincang.


“Kenapa kamu tidak mengatakan kepada mereka kalau lawan yang datang adalah kawan mereka diakademi,”ucap naga.


“Untuk apa cepat atau lambat mereka harus bisa menghadapinya bukan,”kata Sandra yang melihat ke satu arah yang bersama dengan akademi yang lain. Sandra yang melihat Baz dan Pet juga ikut serta dalam penyerangan. Mata mereka yang saling bertatap satu sama lain hingga akhirya kawan Sandra dan bersama dengan Jaya terkejut. Kalau yang datang ke sini adalah para akdemik.


“Tapi kenapa mereka bisa datang ke sini,”ucap Sega.


“Itu karena mereka adalah musuh Sandra,”ucap Fresthe.


“Apa yang kamu katakan Fresthe,”kata Pil.


“Karena yang mereka inginkan adalah Sandra atau juga jantung di dalam tubuh Sandra,”ucap Fros. Mereka saling memandang satu sama lain sebelum melihat ke arah Sandra yang sedang bersama dengan naga.


“Kurasa mereka melihat kamu Sandra,”ucap naga.


“Biarkan saja, tapi aku tidak sangka mereka yang selalu menjaga diriku. Ingin nyawaku, apa salahku ya,”kata Sandra.


“Kamu tidak memiliki kesalahan Sandra. Tapi mereka yang rakus akan dunia dan kekuatan,”ucap Naga.


“Kekuatan dan tidak bisa mereka miliki. Tapi berapa banyak penderitaan yang selalu aku dapatkan,”ucap Sandra.


Baz dan Pet yang sudah turun menghampiri Sandra.”Sudah lama tidak bertemu ya Sandra. Bagaimana kabar kamu?,”ucap Baz.


Sandra hanya tersenyum saja kepada mereka berdua.”Iya sudah lama tapi kenapa kalian berdua ada disini. Untuk apa?,”kata Sandra yang masih santai dengan mereka berdua.


Baz dan Pet yang mencoba mendekat. Tapi laga mereka berdua sedikit waspada karena dibelakang Sandra ada naga.”Kenapa kalian, seperti melihat hantu saja,”ucap Sandra.


“Makhluk dibelakang kamu Sandra. Dia sangat berbahaya, apa kamu baik-baik saja,”ucap Pet.

__ADS_1


“Aku baik dia tidak akan melukaiku. Tapi kalian yang ingin melukaiku bukan. Untuk apa kalian datang ke sini. Jika dari dulu kalian bisa datang bebas ke sini,”ucap Sandra. Tapi pada saat yang sama mereka berdua menghentikan langkahnya.


“Kenapa kamu berkata seperti itu,”ucap Pet. Baz yang merasa kalau Sandra sudah tahu niat mereka datang ke sini. Hanya mengeluarkan seorang yang bisa membuat Sandra bisa mendukung mereka dengan naganya.


“Apa kamu membawa Intan untuk menekan diriku,”ucap Sandra yang sudah tahu.


“Apa, jadi kamu sudah tahu ya,”ucap Pet yang menatap Baz untuk membawa Intan. Intan yang ditarik oleh Bas melihat Sandra.


“Sandra,”terika Intan.


“Intan kamu baik-baik sajakan,”ucap Sandra sudah didepan mata Intan. Tapi tanpa disadari oleh Baz Sandra sudah menarik Intan ke pelukakn Sandra. Sandra membawa Intan didekat naganya. Intan memeluk Sandra yang sudah lama tidak bertemu.”Sandra aku merindukan kamu,”ucap Intan sambil memeluk Sandra.


Di dalam pelukan yang penuh kasih sayang dan kehangatan mereka melepaskan rindu.”Maaf aku Sandra tidak membawa kamu. Aku kira kamu akan baik-baik saja disana,”ucap Sandra.


“Aku tidak menyalahkan kamu. Aku tidak ingin berpisah dengan kamu lagi,”kata Intan melihat mata Sandra ada didepan matanya. Tapi Intan yang sudah dipengaruhi oleh mereka membuat Sandra merasa kalau Intan akan menusuk dirinya.


Tapi pada saat yang sama Intan yang tidak ingin melakukan itu menatap Sandra. Yang memberikan isyarat kalau tolong bawa aku bersama kamu. Karena aku tidak memilki apa-apa lagi. Aku tidak ingin membunuh kamu. Aku menyukai kamu. Intan yang sudah memberikan isyarat tiba-tiba Sandra mencium bibir Intan di hadapan semuanya.


Membuat mereka terkejut dengan Sandra.”Kakak lihat tempat dulu kalau mau mencium ya,”kata Jaya yang memalingkan wajahnya.


Baz yang terkejut dengan Sandra bisa mengambil dan melepaskan segel kutukan yang dipasang di dalam tubuh Intan.”Bagaimana bisa kamu melepaskan Intan Baz,”kata Pet yang melihat.


“Bukan aku tapi Sandra yang mengambilnya,”kata Baz.


“Bagaimana mungkin dia bisa melakukannya,”kata Pet.


“Bukan kalian ingin aku menghilang bukan dari pada kita berkelahi satu sama lain. Bagaimana kalau kalian menutup lubang dimensi ini saat kami masuk ke dalam sana. Bukan bisa membuat membunuhku begitu saja,”ucap Sandra.


Mereka hanya diam saja tapi sebagain dari orang yang ada dizona sudah masuk ke dalam lubang dimensi.”Sandra kami masuk dulu ya,”ucap Pil.


Sandra hanya mengangkat tangan saja sampai Jaya datang.”Kak Intan ya,”ucap Jaya kepada Intan.

__ADS_1


“Iya. Ayo kak ikut dengan kami dulu,”ucap Jaya dengan ramah. Tapi Intan melihat ke arah Sandra yang sempat melihat ke arahnya.


“Kamu pergilah bersama dengan adiku. Aku akan menyusul,”ucap Sandra yang memberikan kalung untuk melindungi Intan saat dia masuk ke dalam dimensi.


Intan ditarik oleh Jaya bersama dengan bibi dan pamannya mereka masuk ke dalam. “Kenapa kamu tidak ikut masuk,”kata Sandra kepada Fresthe dan Fros.


“Kenapa aku masih ingin disini melihat kalian. Itu saja kenapa,”kata Fros.


“Bilang saja kamu ingin masuk bersama dengan diriku,”kata Sandra.


“Tapi kamu tidak takut apa dengan mereka, bukan mereka yang telah menyelamatakan kamu ya Sandra. Tapi tidak disangka mereka juga ingin nyawa kamu,”kata Fresthe.


“Aku juga tidak tahu kenapa,”kata Sandra. Karena selama ini mereka sudah merencanakanya. Tapi Sandra hanya diam saja kerena belum waktunya mengatakannya.


“Tapi apa kamu yakin dengan usul kamu Sandra,”ucap Pet menatap tajam.


“Iya. Apa ada masalah dengan apa yang kalian inginkan. Ini adalah keinginan kalian bukan untuk membunuhku. Tapi ada hal yang aku tidak tahu, kenapa kamu menyelamatkan diriku. Kalau kamu ingin aku mati,”ucap Sandra.


“Karena kamu harus matai di sini dimana para monster bukan mati karena semua kecelakaan,”kata Pet.


“Tapi apa hanya itu saja sampai kamu membuat kekacauan yang kalian mengurangi sedikit tekanan di akademik,”kata Sandra.


Pet dan Baz yang tidak ingin mengatakan lebih lanjut lagi sampai kepala sekolah dan wakil sekolah datang.”Kenapa kalian diam saja bunuh Sandra sekarang juga mereka adalah penghianat para kaum manusia,”kata wakil sekolah.


“Penghianat ya,”ucap Sandra.


“Apa yang kalian katakan tidak salah atau malah kalian yang ingin beringinan untuk membunuh umat manusia dengan kekuasaan kalian,”ucap Sandra yang naik ke atas tubuh Naga. Fros dan Fresthe yang sudah masuk lebih dulu sampai Naga terbang.”Kita akan bertemu lagi dilain waktu,”kata Sandra bersama dengan para naga masuk ke lubang dimensi.


Tapi karena itu kepala sekolah dan wakil sekolah juga sudah memanggil para penjaga untuk menutup paksa lubang dimensi.”Mati kalian di dimensi para monster,”ucap kelapa sekolah.


Tapi pada saat yang sama Sandra dan Naga yang sudah keluar dari zona lubang. Lubang dimensi menutup.”Kurasa mereka ingin membunuhku,”ucap Sandra. Tapi Sandra yang tidak perduli setelah melihat perkembangan di dimensi yang sudah dibangun ulang oleh Sandra.

__ADS_1


“Tapi bukan kamu bisa masuk keluar dari dimensi ini bukan Sandra,”ucap Naga melalui telepati suara. Sandra hanya tersenyum saja sampai melihat rombongan kawan Sandra bersama dengan Intan.


“Jangan katakan apa-apa kepada mereka. kalau aku bisa membuka portal,”kata Sandra.


__ADS_2