Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 8


__ADS_3

Sandra yang merasakan suara bising membuka matanya dan melihat ada Baz dan Pet tidak hanya itu saja anak orang yang berkeliling. Karena Sandra tidak tahu apa yang mereka sedang berkerumpulan melihat ke depan. Dimana Vaz masih terisak memanggi nama Sandra.”Kamu berisik kenapa dengan kamu Baz,”kata Sandra.


“Sandra kamu masih hidup,”ucap Baz yang memeluk Sandra.


“Iya aku masih hidup tapi apa yang sedang terjadi disini kenapa ramai sekali dan kenapa kamu menangis. Aku hanya tidur saja karena kelelahan,”kata Sandra menjelaskan kondisiNYA.


“Aku kira kamu sudah mati karena makhluk itu,”kata Baz menunjuk ke arah monster yang mati.


“Ohh monter itu,”kata Sandra yang kembali sadar.”Bukan kamu harus jelakan padaku apa itu dan kenapa makhluk itu bisa ada disini. Kamu ingin membunuhku lagi ya Baz,”ucap Sandra.


“Mana mungkin aku ingin membunuh kamu,”kata Baz.


“Benar kamu tidak melakukan sama halnya saat kamu memasukkan aku ke garis depan saat perang,”ucap Sandra. Baz hanya terdiam dan tersenyum melihat ke arah Sandra.


“Sudah lebih baik Sandra monster ini kenapa bisa tewas. Apa itu kamu yang membunuhnya?,”kata Pet.


“Makhluk itu, memang aku yang membunuh dengan enam peluru yang aku bawa dan ini pistolnya,”kata Sandra.


“Bagaimana kamu bisa membunuh monster ini hanya dengan enam peluru. Kamu tidak bercandakan,”kata Pet yang tidak percaya.


“Emang mustahil tapi jika kamu membunuh disaat mulut monster itu terbuka apa yang akan terjadi,”kata Sandra. Mereka berdua berpikir dengan apa yang dikatakan oleh Sandra. Tapi mereka masih tidak percaya dengan yang dikatakan oleh Sandra.


“Lalu bagaimana kamu menghadapi dibawah tekanan yang kuat itu,,”kata Baz.


“Tekanan itu memang ada awalnya karena tidak sanggup berdiri aku duduk. Karena aku tahu aku dalam kondisi tidak menguntungkan saat bersama kamu. Jadi mau tidak mau aku harus membuat strategi yang bisa menguntungkan diriku,”kata Sandra yang melirik ke arah Baz.


“Aku tahu salah maaf,”ucap Baz.


“Tapi kamu sekarang sudah baik-baik. Tapi bagi orang yang pertama masuk mungkin akan mati saat bertemu monster itu, tapi kamu bisa mengalahkannya. Kamu hebat,”kata Baz.

__ADS_1


Setelah Sandra diperiksa Baz membawa Sandra ke asrama dimana dia akan tinggal mulai sekarang. Sandra yang tidak tahu tempat apa ini kenapa dia harus belajar di tempat ini. Tapi Sandra yang ingin segera kembali dan menjalani kehidupannya.


“Kamu harus tinggal di sini selama 3 tahun selama masa percobaan,”kata Baz.


“Kenapa aku harus ikut kelas ini,”kata Sandra yang tidak semangat dengan kelas yang diberikan.


“Aku tahu kamu tidak suka, tapi kamu harus mengikuti kelas ini. karena sudah ada kelompok yang akan menuggu kamu di sana,”kata Baz.


“Kelompok yang kamu maskud itu kelompok tempur membasmi monster ya,”kata Sandra yang menebak setelah melihat apa yang disekitarnya. Baz hanya tersenyum kepada Sandra tanpa berkata apa itu kelompok yang dimasukkan oleh Sandra.


“Kenapa aku harus ikut, bisa tidak aku tidak ikut,”kata Sandra. “Tidak bisa kamu sudah terdaftar,”kata Baz.


“Pasti kamu yang mendaftarkan aku bukan,”kata Sandra yang tidak suka.


Sandra menghela nafas karena melihat wajah Baz sudah bisa ditebak oleh Sandra kalau Baz yang mendaftrakan dia masuk kelas Akademi militer khusus. Sandra yang masih mengikuti Bz dari belakang sampai di depan pintu. Baz membukanya dimana semua anggota sudah berkumpul di tempat.


Sandra yang tidak tahu siapa mereka hanya bisa melihat dan duduk di tempat yang kosong karena dia masih harus mencernak informasi yang dia dapatkan.”Kenapa banyak sekali informasi yang masuk, kepalaku sakit,”kata Sandra dengan tangan memegang kepalanya.


“Aku baik hanya merasa lalah saja,”kata Sandra yang mendaratkan kepalanya di meja didepannya. Sementara ada orang yang masuk ke dalam ruangan. Baz yang terlihat menghormati orang tersebut. Tapi Sandra yang tidak ingin tahu hanya bisa menutup mata. Sampai Baz menepuk punggungnya untuk duduk dengan benar. Tapi Sandra tidak perduli sampai Baz meminta maaf atas perilaku Sandra.


Tapi jawaban yang sopan yang diberikan tidak masalah karena orang yang diajak bicara mengerti kalau Sandra pasti syok dengan apa yang dia lihat. Sandra yang mendengatkan informasi yang diberikan sambil dia menenangkan dirinya. Tapi ada hal yang membuat dia gelisah kenapa monster itu ada di tempat ini. Tepatnya adalah dibawah markas militer apa semua ini hanya rekayasa atau ada hal yang disembunyikan oleh negara.


Selesai memberikan sambutan dan informasi yang membuat Sandra tidak terlalu perduli. Semua orang telah keluar hanya ada Pet, Baz dan kesembilan orang yang menghadiri kelas tersebut. “Sandra,”ucap Baz.


“Aku tahu kamu masih marah denganku, tapi bisa tidak kamu menghormati kepala sekolah Akedemi militer khusus,”kata Baz yang sedikit marah.


“Aku mendengarkannya tadi, lalu salah siapa aku tidak bisa memiliki tenaga ini,”kata Sandra balik bertanya. Baz kembali tersadar dan tahu kalau dirinya salah telah meninggalkan Sandra sendirian dalam kondisi kacau.


“Tapi ada hal yang ingin aku bicarakan dengan kamu Baz,”kata Sandra.

__ADS_1


“Apa,”kata Baz.


“Kenapa Akademi militer khusus ada dibawah tempat militer. Lalu kenapa pemerintahan menyembunyina tempat ini dan makhluk tadi itu apa?,”kata Sandra yang ingin mencari jawabannya.


“Kamu ingin tahu semuanya akan dibahas dikelas nanti. Sebaiknya kamu berkenalan dengan teman sekamar kamu,”kata Baz berjalan keluar.


“Jadi kamu tidak ingin membicarakan informasi yang kamu ketahui kepadaku,”kata Sandra. Baz dan Pet segera pergi meninggalkan ruangan.”Mungkin kamu tidak tahu apa yang sedang terjadi sini Sandra,”kata Anak di ruangan.


Sandra hanya bisa menghela nafas dan melihat mereka yang juga melihat Sandra.”Kenapa kalian melihatku seperti itu,”kata Sandar.


“Tidak hanya saja kamu hebat bisa membunuh kepala ayam,”kata Atik.


“Apa maksud kamu kepala ayam,”kata Sandra.


“Kamu tidak tahu monster yang kamu kalahkan itu adalah kepala ayam karena kepalanya berbentu ayah dan ekornya seperti sisik ular,”kata Sega.


“Aku tidak tahu mahklul apa itu tadi. Yang aku tahu saat aku menuggu disana ada tekanan yang sangat kuat. Itu membuat aku sulit untuk berdiri jadi aku duduk, tidak lama kemudian moster yang sama dicerita yunani muncul yang kalian sebuatkan tadi kepala ayah. Dengan tekanan yang berbeda saat sebelum,”kata Sandra.


“Tapi bagaimana kamu bisa mengalahkan moster itu disaat kamu tertekan. Aku saja tidak akan bisa mengalahkan monster itu,”kata Pocky.


“Awalnya aku juga berpikir seperti itu tapi mau bagaimana lagi jika ini mendan pertempuran. Aku harus tetap hidup bukan,”kata Sandra.


“Itu benar apa yang kamu katakan,”kata Pol.


“Tapi kalian siapa dan kenapa kalian bisa ada di tempat ini,”kata Sandar.


“Biarkan aku memperkelankan mereka semua pada kamu. Mereka adalah murid akademi yang baru saja masuk dan menyelesaikan selekasi masuk akademi ini. Nama mereka adalah Pocky, Atik, Pol,Pil, Fros, Sega, Wati, Jermi, Jemi dan aku adalah Fresthe,”kata Fresthe.


“Halo semuanya namaku adalah Sandra Kurtajaya,”kata Sandra memperkenalkan dirinya.

__ADS_1


“Tapi apa kita akan satu kamar dengan isi sepuluh orang termasuk aku,”kata Sandra. Mereka semua menganggukan kepalanya dan Sandra hanya bisa menghela nafas saja.


__ADS_2