Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 78


__ADS_3

Mawar dan Leo yang tidak sadar dengan kondisi mereka masih tetap mendekati Sandra.”Kamu tidak usah smbong Sandra kami tahu kalau kamu dalam masalah,”ucap Leo.


“Itu benat tanda tangan saja surat itu, biar perusahan kamu bisa kembali berjaya,”ucap Mawar.


“Aku dari tadi tidak mengerti dengan apa yang kalian katakan. Kontrakan apa krisi apa yang kalian ucapakan. Perusahanku dalam masa baik-baik saja,”ucap Sandra.


“Kamu jangan terlalu bohong kepada kami. Kami tahu apa yang sedang terjadi dengan kamu Sandra. Kami hanya ingin membantu kamu saja, terima saja tidak usah malu,”ucap Mawar yang mendekat.Tapi Sandra hanya tersenyum saja dan menggelengkan kepala kepada mereka. Wajah Sandra yang tidak bisa dia tahan menyuruh satpam untuk mengusir mereka.


Tapi respons yang diberikan malah penolakan oleh mereka. Mawar dan leo masih ingin tetap ada di ruangan.”Sandra apa maksud kamu menyeret kami. Kami datang ke sini hanya ingin membantu kamu saja,”ucap Mawar.


“Membantu apa yang ingin kalian bantu. Perusahanku baik-baik saja, sebaiknya kalian segera pergi dari sini segera aku tidak mau di ganggu oleh kalian berdua,”kata Sandra.


“Kamu masih belum sadar, jika iya kami akan membangunkan kamu dari mimpi indah kamu Sandra. Lihat ini,”ucap Leo memberikan lembaran saham yang mengalami penurunan dan hasil penjualan.


Sandra yang dengan senang hati hanya bisa mengambil dan membaca saja.”Apa kalian serius dengan data ini. Tapi kenapa berbeda dengan apa yang sudah aku laporkan ya,”ucap Sandra. Yang tangannya mengambil lembaran di atas meja dan dia berikan kepada Leo.”Lihat sendiri apa itu sama dengan apa yang kalian berikan kepada saya datanya. Jangan main dengan saya ya,”ucap Sandra.


Loe yang mengambil data dari tangan Sandra. Kemudian dia baca isi dari data tersebut Leo yang sudah melihat sedikit terkejut. Karena data itu sama dengan data yang diberikan hanya saja hasilnya berbebeda. Bukan turun tapi malam naik hasil saham dan penjualan perusahan. Leo yang tidak percaya memberikan kepada Mawar.


Mawar yang mengambil data itu juga memeriksa.”Sandra pasti ini palsu bukan,”kata Mawar yang tidak percaya.


“Palsu jika kamu tidak percaya kamu bisa memeriksa sendiri data terakhir di informasi perusahan kamu,”ucap Sandra. Setelah berkata itu Sandra hanya melihat wajah mereka yang masih tidak percaya. Tapi Leo yang mencari kebenarnya menghubungi sekeratarisnya di perusahaan. Leo yang menatap ke arah Mawar seteleh mendapatkan informasi dari sekertarisnya.”Bagaimana Leo apa itu palsu?,”ucap Mawar.


“Mawar ada data terbaru yang terkirim kalau yang tadi kita lihat itu benar asli. Perusahaan milik Sandra mengalami kenaikan dari tahap awal,”ucap Leo.

__ADS_1


“Apa kamu pasti bercanda. Itu tidak mungkin,”ucap Mawar yang mencoba menghubungi ayahnya di perusahaan. Beberapa menit Mawar menghubungi ayahnya dia menatap ke arah Sandra yang masih didepannya.


“Bagaimana bisa kamu melakukan itu Sandra dalam waktu seminggu kamu bisa mengembalikan semuanya,”ucap Mawar.


“bagaimana aku bisa itu tidak penting. Karena kamu sudah tahu sebaiknya kamu segera pergi dari sini. Aku tidak mau melihat kamu lagi,”ucap Sandra. Menyuruh satpam untuk menyeret mereka pergi.”Tunggu dulu Sandra. Aku ini masih istri kamu,”ucap Mawar.


“Apa yang kamu katakan. Kamu istriku, bukan kamu sudah menceraikan aku ya,”ucap Sandra yang tersenyum. Mawar yang mencoba mendekat dan mearu Sandra. Tapi yang didapatkan adalah dorongan dan tatapan dingin.”Jangan pernah datang dihadapanku lagi,”ucap Sandra dengan dingin. Hanya dengan satu gerakan saja satpam membawa mereka keluar dair ruangan Sandra.


“Mau mendekat setelah kamu membuangku. Jangan harap bahagia,”ucap Sandra. Tapi belum lama mereka pergi Tera bersama dengan kedua kakak Mila datang kembali.


“Sudah kamu usir mereka berdua,”ucap Tera.


“Sudah. Tapi kenapa kalian datang lagi bukan sudah waktunya istirahat,”ucap Sandra.


“Kenapa seperti kamu tidak ingin kami menggangu kamu saja,”ucap Petra.


“Jika begitu kami akan langsung saja bertanya kepada kamu Sandra. Sejak kapan kamu tahu tentang monster dan para akademik itu?,”ucap Morgan.


“Itu yang ingin kalian tanyakan kepadaku. Jika iya aku akan katakan. Aku tahu tentang Monster sejak aku kecil karena panti dimana aku tinggali ada tempat yang selalu dilarang oleh orang lain masuk. Waktu itu aku sedang mencari teman kecilku yang tidak sengaja masuk ke dalam wilayah yang dilarang itu. Aku masuk dan melihat monster, tapi pada saat itu juga aku mulai dikejar oleh orang lain. Tapi setalah aku telusuri mereka ada murid dari akademik militer khusus. Apa itu sudah cukup?,”ucap Sandra.


“Jadi kamu tahu monster datang itu sejak kamu kecil dan untuk akademik ini kamu tahu setelah kamu dewasa begitu,”ucap Petra.


“Itu benar. Tapi kenapa kalian ingin tahu tentang monster itu?,”ucap Sandra.

__ADS_1


“Karena monster itu sudah masuk ke wilayah perang militer,”ucap Morgan.


“Apa mereka sudah sampai sana, tidak aku sangka sudah cepat berlalu mereka bisa masuk ke dalam retakan pelindung,”ucap Sandra. Morgan dan Petra yang mendengar perkataan dari Sandra bertanya lagi kepadanya.”Sandra tadi kamu berkata retakan pelindung apa maksud kamu. Jika kamu tidak keberatan apa kamu bisa mengatakan itu kepada kami,”ucap Morgan.


“Retakan pelindung yang memisahkan dunia kita yang kacau dan dunia yang damai. Makanya disebuat dua sisi kegelapan yang tidak diketahui oleh orang lain. Tapi jika kamu ingin tahu lebih lanjut, tidak sekarang aku mengtakannya. Karena belum waktunya kalian tahu,”ucap Sandra.


“Kenapa kami tidak boleh tahu Sandra,”ucap Petra.


“Karena aku masih belum percaya dengan kalian. Ada dipihak mana kalian jika tahu kebenaran atau kegelapan yang sama dengan Akdemik,”ucap Sandra.


“Maksud kamu kami sama dengan mereka pihak akademik jika kami tahu kebenarnyan. Tapi kalian sudah tahu tapi kenapa kalian tidak bersama dengan mereka,”ucap Petra yang sedikit kesal.


“Jika kamu marah kami tidak akan melarang. Tapi selama ini kami mencari tahu dengan informasi yang ada. Untuk mempertahankan sifat asli dari bangsa manusia,”ucap Tera.


“Kenapa kalian berkata seperti itu. Seperti kalian sudah mengalami semuanya dari nol,”ucap Morgan.


“Apa yang kamu katakan memang benar,”ucap Lotto yang bersama dengan Jeck. Sandra yang melihat ke depan Tera yang menoleh kebelakang. Morgan dan Petra yang melihat kearah pintu masuk.”Lotto kenapa kamu datang ke sini,”ucap Sandra.


“Maaf bos saya datang ingin memberikan ini kepada anda lalu Jack ingin bicara dengan anda empat mata,”ucap Lotto.


“Jack apa ini masalah Iranta,”ucap Sandra.


“Itu benar bos. Apa bos sudah tahu soal jago merah,”ucap Jack.”Baiklah kita akan bicara setelah ini. tapi Lotto dimana Edwan kenapa dia tidak bersama kamu,”ucap Sandra.

__ADS_1


“Ketua sekarang sedang menyusup dan tidak bisa dihubungi untuk beberapa hari kemudian. Tapi sebelum dia menyusup dia memberikan surat yang harus dibaca oleh bos,”ucap Lotto. Sandra yang mengambil suratnya dari Lotto dan membacanya telah selesai membaca Sandra menatap ke arah Lotto.


“Apa sebelum dia menyusup sikap dia ada yang aneh Lotto,”ucap Sandra dengan wajah curiga.


__ADS_2