Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 26


__ADS_3

Perasaan Sandra terhadap barang yang dia bawa membuat dia merasa ada tekanan yang sangat kuat. Sandra yang harus menahan rasa tekanan itu sampai dia bisa keluar dari desa ini. Tapi dengan tangan Jaya yang memegang tangan Sandra sedikit bisa mengurangi tekanan dari barang yang dibawanya. Tapi sama halnya dengan kepala desa yang merasakan tekanan dari barang yang dia jaga.”Semoga kamu beruntung bersama dengan barang itu. Jangan sampai kalian mati karena barang yang kalian bawa,”kata kepala desa.


Ucapan kepala desa yang didengar oleh semua anggota Sandra hanya bisa terdiam. Setelah pembicaraan itu dari kawan Sandra ada yang membantu penduduk untuk mencari penghasilan mereka di dalam zona bahaya yang mereka tinggali. Selama itu juga mereka mencari informasi yang lain. Sandra dan Jaya yang kadang bersama untuk keluar desa mecari informasi yang lain. Kadang kala juga mereka bersama kelompok mereka untuk pergi keluar desa.


Monster dan mata-mata yang datang juga bisa membuat Sandra dan kawan yang lain merasa ada yang aneh dengan kedatangannya.”Kenapa mereka selalu datang ya,”kata Jami.


“Iya tambah sering lagi,”kata Fros.


“Apa ada kaitannya dengan barang yang diberikan oleh kepala desa kepada Sandra,”kata Fresthe.


Sandra hanya diam saja dan tidak memperdulikan apa yang mereka bicarakan. Sampai mereka berhenti di satu gedung yang dulunya sebagai perpustakaan kota di dekat desa.”Apa ini perpustakaan?,”kata Pil.


“Kurasa iya,”kata Sandra yang berjalan masuk ke dalam gedung. Dengan Jaya yang bergandeng tangan dengan Sandra. Karena Jaya masih belum terbiasa dengan suasana yang ada diluar zona. Tapi saat mereka masuk mereka melihat dua monster yang berbeda pada umumnya.


“Kalian manusia kenapa ada disini,”ucap monster yang sudah berevaluasi seperti manusia.


“Kalian para monster kenapa ada di gedung perpustakaan milik manusia”kata Sandra yang berjalan santai.


“Kalian tidak takut dengan kami,”kata monster tersebut.


“Untuk apa sementara kalian tidak ada keinginan menyerang kami semua,”kata Fros.


“Itu benar kami datang tidak ingin berkelahi. Kami datang ke sini untuk membaca buku dan informasi yang bisa berguna untuk kami gunakan nanti,”kata Fros. Mereka yang tidak perduli dengan monster yang datang tetap berjalan masuk ke dalam gedung perpustakaan. Mencari bukau yang emang mereka butuhkan. Sementara monster yang melihat manusia itu hanya bisa diam dan kembali melanjutkan membaca buku yang mereka pegang.


“Kalian dari mana datangnya kenapa bisa ada disini,”kata monster yang bertanya kepada manusia yang dekat dengan mereka.


“Kami datang dari akademi,”kata Pil.


“Akademik,”ucap monster yang sedikit terkejut.


“Kenapa kalian keluar dari akademi hanya untuk datang ke zona yang berbahaya ini. Bukan akademi itu tempat yang aman buat kalian bukan,”kata Monster.

__ADS_1


“Aman yang kalian maksudkan itu seperti apa,”kata Sandra. Yang menembukan buku tentang daftar nama penduduk yang dulu tinggal disini.


“Hai Sandra sini aku menemukan koran yang sudah lama dan ini tentang retakan dimensi yang terjadi di satu negara,”kata Fros yang naik ke lantai dua.


“Aku juga menemukan data identiatas yang aneh disini,”kata Jarmy yang mengotak atik komputer yang sudah tida berfungsi. Bersama dengan Wati dan Sega yang juga ikut membantu Jarmy.


“Kalian  susah payah datang ke sini hanya mencari tentang retakan dimensi bukan mosnter yang tinggal di sini. Kalian sebenarnya siapa?,”kata monster.


“Kami datang ke sini suka rela saja dari dalam akademik hanya untuk mencari kebenaran saja. Apa ada yang salah dengan kami, tidak adakan,”kata Pol


“Tidak,”ucap Monster yang merasa kalau orang yang mereka ajak bicara mungkin bisa mengubah dunia ini. Apa lagi di dalam zona ini para mosnter ada dua kubuh yang bisa menerima manusia dan tidak bisa menerima manusia sebagai tetangga mereka. Karena masa lalu yang sudah menghancurkan tempat tinggal mereka.


Para monster yang bersama dengan manusia yang mereka tinggali membuat gen baru antara manusia dan monster. Jadi mereka bisa membedakan asli manusia dan monster. Sampai Jaya yang datang ke arah monster itu berkata,”Kalian campuran ya.” Sandra yang sudah naik ke atas tidak melihat Jaya menoleh.


Melihat Jaya bersama dengan monster dengan hati bertanya.”Apa dia tidak takut dengan monster itu kah,”kata Sandra yang kembali naik. Karena Jaya bersama dengan pil dan pol yang juga ada didekat  Jaya.


“Apa yang kamu katakan anak kecil?,”kata monster.


“Aku juga merasa ada yang sedikit berbeda sih dengan kalian berdua,”kata Pil.


“Maaf jika kami bertanya dengan kata yang tidak tepat. Karena kami juga ingin tahu bagaimana kalian bisa bersama,”kata Pol.


“Kami tidak masalah. Jika kalian ingin tahu kalian bisa ikut dengan kami ke desa kami,”kata monster.


“Apa boleh,”kata Jaya.


‘Tentu saja karena kalian tidak menyerang kami saat pertama kali bertemu dengan kami yang berbeda ini,”kata Monter.


“Apa benar kami boleh ikut dengan kalian,”kata Atik dari belakang yang tiba-tiba merangkul monster itu.  Para monseter sedikit terkejut dengan Atik yang tiba-tiba datang dari belakang dan merangkul mereka berdua. Karena reflek mereka berdua langsung menghindar dari Atik yang merangkulnya.


“Kenapa kalian menghindar, aku tidak ada niat untuk membunuh kalian loh. Habis kalian sangat langkah dan manarik,”kata Atik yang datang mendekatk.

__ADS_1


“Atik, jangan membuat mereka takut,”ucap Wati yang manarik Atik dari belakang.


“Maaf ya soal teman kami ini. Dia memang seperti ini kalau bertemu dengan yang tampan dan gagah seperti kalian,”kata Wati.


“Tidak apa-apa. Kami juga meminta maaf karena sudah menghindar,”kata Monster.


“Itu bukan salah kalian kok,”kata Jami.


“Iya kak,”kata Jaya yang tersenyum.


“Hai Jaya kamu tidak takut dengan mereka berdua,”kata Atik.


“Tidak karena mereka mengeluarkan aura putih dan bersih,”kata Jaya. Mereka hanya terdiam saja dan menganggu saja dengan ucapkan Jaya. Karena mereka sedikit tidak mengerti ucapkan Jaya.”Ternyata kamu bisa menilai orang dari bentuk tubuhnya ya. Sangat langkah,”kata monster.


Sementara di tempat Sandra yang bersama dengan Fros dan Fresthe sedang membaca koran lama yang mereka temukan.”Bagaimana hasilnya menemukan yang bisa membantu kita,”kata Sandra.


“Belum semua yang kami dapatkan tanggal rekatan dimensi ini terjadi dan berita lainnya adalah retakan setelah retakan yang dijadikan penemuan para ilmuan. Ada retakan lain lagi di negara J dan K,”kata Fros.


“Itu benar tapi setelah itu ada yang keganjilan dari retakan di negara K,”kata Fresthe.


“Keganjilan apa yang kalian maksudkan,”kata Sandra yang juga mengambil koran lama yang didepan dia.


“Retakan di negara K setelah dimasukan beberapa penduduk. Retakan itu menghilang dan tidak pernah terbuka lagi,”ucap Fresthe.


“Kurasa hanya ini saja yang kita dapatkan aku akan melihat ke tempat Sega dan Jarmy,”kata Sandra.


“Ok,”kata Fros yang melambaikan tangannya. Sedangkan Fresthe yang masih sibuk dengan informasi yang dia dapatkan. Agar semuanya menjadi satu informasi yang berguna akan dicatat oleh Fresteh yang dibantu oleh Fros.


“Tapi apa yang mereka sedang bicarakan dengan monster itu,”kata Fresthe yang sedikit melirik ke aran bawah.


“Mungkin saja mereka bicara kenapa mereka berbada dengan monster yang lain,”kata Fros.

__ADS_1


“Gen campuran,”kata Sandra yang berjalan ke arah Jarmy dan Sega. Mata Fros dan Fresthe yang menatap satu sama lain setelah mendengar gen campuran dari Sandra.


__ADS_2