Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 64


__ADS_3

Sandra yang dengan santai melihat mereka.”Tapi mereka tidak tahu malu juga datang ke sini hanya untuk menjalin kerja sama,”ucap Lotto.


“Biarkan saja tapi apa yang mereka harapkan tidak akan bisa terkabul,”kata Edwan.


Setelah pengurus rumah Ja yang mengizinkan mereka masuk bertemu dengan Sandra yang ada di dalam ruangannya.”Tuan muda mereka ingin menjalin kerja sama dengan perusahan apa anda ingin bertemu dengan mereka,”ucap pengurus Ja.


“Aku akan keluar sebentar lagi, kamu siapkan saja minuman untuk mereka,”kata Sandra.


“Apa yang iangin kamu lakukan dengan mereka bos,”ucap Jack.


“Apa yang ingin aku lakukan itu akan membuat mereka pergi. Jadi Jack kembali bersam dengan Edwan nanti setelah acara pesta ke dunia monster. Ada bagian yang harus kamu selesaikan dengan Iranta, kamu sudah tahukan,”ucap Sandra.


“Saya tahu bos dengan apa yang akan saya lakukan. Setelah saya memberikan uang itu bukan diberikan kepada adiknya yang sakit. Tapi dia gunakan sendiri bersama orang tuanya. Katanya mereka membeli rumah baru dan gelar,’”ucap Jack.


“Biarkan saja  mereka bahagia di awal berakhir tragis di akhir,”ucap Sandra yang berdiri. Dimana Sandra yang telah memakai kemeja yang bersih keluar dari ruangan. Dimana Sandra akan bertemu dengan salah satu ketua akademik yang memilih jalan yang salah.  Terdengar suara obrolan di lantai bawah tapi Sandra tidak terlalu tertarik dengan pembicaraan mereka.


Karena semua apa yang dikatakan Sandra sudah tahu.”Maaf membuat kalian menuggu,”ucap Sandra. Para tamu berdiri dan menyapa balik.”Tuan Sandra maaf membuat ada terganggu,”ucap murid akademik.


“Tidak, tapi kedatangan kalian ada apa ya?,”ucap Sandra yang tidak tahu maksud kedatangan mereka.


“Jika tuan Sandra tidak keberatan kami ingin membahas kerja sama antara akademik militer khusus dengan perusahaan anda,”kata ketua akademik.


“Kerja sama,”ucap Sandra yang duduk didepan mereka. “Itu benar tuan muda prokek kerja sama sudah kami buatkan. Tuan bisa membcanya,”ucap murid yang memberikan dokumen kerja sama antara kedua pihak. Tapi pada saat yang sama pengurus rumah datang menghampiri Sandra.


“Maaf tuan muda sudah waktunya untuk berangkat,”kata pengurus rumah Ja.


“Maaf untuk dokumen saya pelajari dulu, jika memang saya setuju saya akan menghubungi pihak akademik,”kata Sandra yang berdiri.


“Baik kami akan menuggu kabar baik dari tuan Sandra,”ucap ketua akademik yang meninggalkan vila Sandra.


“Kalian sudah dengarkan,”ucap Sandra melihat kepergian mereka.

__ADS_1


“Tentu saja. Tapi apa anda akan berkerja sama dengan mereka,”kata Lotto sambil mengambil dokukem yang ada di atas meja. Lotto membuka halaman pertama yang membuat dia sangat tercengang.”Ada apa Lotto?,”ucap Jack yang melihat wajah Lotto.


“Lihat ini,”kata Lotto yang sudah selesai.


“Dari dokumennya itu kerja sama yang menguntungkan. Tapi setelah kita mendapatkan informasi kita yang rugi juga nantinya karena pengeluarannya,”kata Lotto.


Jack dan Edwan yang melihat bersama hanya tersenyum.”Enak ya mereka bisa melakukan apa saja. Kita yang berusaha keras mendapatkan apa yang kita inginkan. Mereka hanya bisa mengambil uang dengan santai,”ucap Edwan.


“Itulah Akademik yang kalian selidiki,”ucap Sandra.


“Kita berangkat sekarang. Bukan sudah waktunya melihat Tera dan Mila menikah,”kata Sandra.


“itu benar tapi katanya kedua kakak dari Mila akan hadir juga dalam pernikahan mereka berdua,”ucap Edwan. Mereka yang berjalan menuju mobil dimana mereka mulai berangkat. Pengurus rumah Ja yang mengantarkan kepergian mereka dengan senyuman ramah. Di perjalanan yang damai menuju tempat pernikahan.


“Kurasa ada tikus yang mengikuti kita,”ucap Jack.


“Biarkan saja,”kata Sandra.  Santai melihat ke luar jendela dimana Sandra bisa bersantai sebelum badai datang.”Apa tidak masalah jika kita biarakan saja mereka?,”ucap Lotto.


“Apa itu benar Bos?,”ucap Jack.


“Itu banar. Fokus saja ke depan jangan sampai Tera dan Mila menuggu kita,”kata Sandra.


Waktu terus berjalan sampai dimana mereka sampai di tempat lokasi. Di luar ruangan yang terbuka dengan keranka bunga yang sudah membuka pintu masuk mempelai wanita dan laki-laki menuju tempat terakhir mereka mengucap janji suci mereka.


Alunan musik yang merdu dengan hembusan angin tang nyaman dan damai. Siapa saja yang akan mengikat janji akan menjadi satu keluarga yang utuh dan sejahtera selamanya. Sandra dan yang lain yang mendapatkan tempat duduk di depan. Dimana Tera yang sudah bersama dengan saksi agama yang akan mengikat janji suci mereka bersama pasangan yang belum terlihat. Sampai pembawa acara menyampaikan kalau pemelai wanita datang bersama ayah kandung Mila dan ikuti bersama kakaknya.


Mila yang berbaju putih dengan cadar yang menutupi wajah cantik dan berseri.Rambut yang bergerai cantai dengan hiasan bunga putih. Mila yang sangat terlihat angun dan cantik dengan pesona wanita yang dipancarkan. Mempelai pria yang melihat Mila sangat terpukau dan berdiri dari kursinya. Mata kedua pasangan salling menyapa satu sama lain. Membuat bunga di hati mereka mekar bersemi.


Di depan penghulu agama mereka bersaksi untuk hidup bersama selamanya dan duka dan cita bersama. Di saksikan semua keluarga, tamu dan saudara yang memberikan tepukan yang meriah kepada mereka.”Apa kamu Sandra,”ucap kakak pertama Mila.


“Jadi tuan Morgan dan Tuan Petra yang datang menyapa,”ucap edwan.

__ADS_1


“Edwan,”ucap Petra.


“Lama tidak  bertemu ya Sandra. Tapi aku sebegai kakak Mila mengucapkan terima kasih telah membuat adik saya bahagia,”kata Morgan.


“Itu tidak masalah Tera juga telihat bahagia bersama dengan Mila. Aku tidak mungkin memisahkan mereka berdua bukan. Rasanya akan sakit jika kedua pasangan yang saling mencintai dipisahkan,”kata Sandra.


“Seperti anda pernah mengalaminya sendiri Sandra,”kata Petra.


“Aku memang pernah mengalaminya tapi sekarang aku sudah menemukan dia dan aku tidak akan melepaskanya lagi,”kata Sandra dengan percaya diri.


“Apa yang kakak lakukan disini,”kata Mila bersama dengan Tera karena acara penginkat janji telah selesai. Hanya tingga acara pesta dan sapa dengan para tamu undangan.”Mila kamu sangat cantik,”kata Petra.


“Bos terima kasih telah datang ke pernikahan saya dan Mila,”kata Tera.


“Tentu saja harus datang bukan, masak tidak datang,”ucap Edwan yang merangkul Tera.


“Tapi bagaimana kalian bisa santai bagaimana dengan perusahan,”ucap Tera yang memiliki ke khawatiran yang tidak pernah akan terjadi.”Tenang saja semua aman. Di tambah ada satu datang tikus yang masuk ke dalam kandang,”ucap Lotto yang menggantikan Tera sebagai sekertasri Sandra.


“Kurasa perusahan kamu lancar dan bisa berkembang ya Sandra. Tapi mungkin sudah waktunya mereka datang meminta kerja sama,”kata Morgan.


“Yang kamu maksudkan itu apa mereka adalah akademik militer khusus,”kata Sandra meminum juz yang ada ditangannya.


“Jadi kamu tahu mereka Sandra,”kata Morgan.


“Kami tahu dan mereka tadi juga datang ke vila Sandra,”kata Edwan.


“Apa,”ucap kedua kakak Mila yang terkejut.


“Jadi bagaimana apa kamu menerima kerja sama itu?,”kata Morgan. Petra dan Morgan yang sedang menuggu jawaban dari Sandra tentang kerja sama akademik militer khusus membuat mereka gelisah.”Kenapa dengan kalian berdua kak terlihat gelisah dan takut,”ucap Mila yang menatap mereka berdua.


“Tidak ada Mila, kamu sapa teman kamu sana,”ucap Petra. Kedua kakak Mila yang tidak ingin adiknya tahu apa yang terjadi dengan perusahannya setelah bekerja sama dengan pihak akademik militer khusus membuat kerugian yang parah.

__ADS_1


“Kalian tidak usah khawatir semua akan aman saja,”ucap Lotto menggantikan Sandra.


__ADS_2