
Setelah kepergian Snara Intan hanya menjalankan aktifitasnya seperti biasa dengan kondisi baik. Kadang kala dia berkunjung bertemu dengan orang tuanya yang saat itu Intan yang sedang berkunjung melihat Iranta yang membatu ayah dan ibu. Intan yang melihat itu sangat senang kalau kakaknya sudah berubah dimana dia mulai bertanggung jawan.”Selamat siang ayah ibu kakak. Bagaimana kabar kalian bertiga,”ucpa Intan didepan mereka.
“Intan,”ucap Iranta yang sudah mulai berubah dimana dia senang bertemu dengan Intan. Orang tuanya juga sangat senang dengan kedatangan Intan. Dimana Intan datang membawa kue yang dibawa. Karena usaha mereka juga sudah lancar dan ada beberapa pegawai yang bekerja di tempat Iranta dan orang tuanya. “Ayo masuk ke dalam kita bicara bersama. Sudah lama kita bertemu seperti ini,”ucap Ibu yang mebawa Intan masuk bersama dengan Iranta.
Ayah yang membatu Intan membawa tas yang berisi kue yang dibawa oleh Intan.”Intan kamu datang sendiri ke sini,”ucap Iranta.
“Iya kakak. Karena toko masih ramai. Aku berjalan sendiri,”kata Intan dengan santai. Sampai mereka sudah masuk ke dalam Ayah yang kadang juga masih pensaran dengan dua orang yang tinggal bersamanya bertanya kepada Intan.”Intan anakku,”ucap ayah.
“Iya ayah ada apa,”ucap Intan yang melihat ke arah ayah yang sedang berbicara dengannya.
“Ayah penasaran dengan dua orang laki-laki yang tinggal bersama dengan kamu itu siapa kamu,”kata yah. Iranta dan ibu juga penasaran dengan mereka juga membuka mulutnya.
“Itu benar seingat aku kamu suka dengan Sandra. Tapi mereka berdua ada di rumah kamu penjaga itu Intan,”kata Iranta.
“Apa kamu tidak sedang dalam masalah dengan mereka berdua bukan Intan,”kata Ibu yang khawatir.
“Jika kamu ada masalah kamu bisa cerita dengan kami. Kami adalah keluarga kamu,”ucap Iranta.
“Itu benar Intan. Katakan saja kepada ayah atau ibu,”ucap Ayah.
“Mereka berdua adalah pengawal dari Sandra yang menjaga aku ayah ibu kakak. Jadi kalian tidak usah khawatir, mereka orang yang baik kok,”kata Intan sedikit menjelaskan siapa mereka.
“Jadi mereka adalah pengawal dari Sandra. Pantas saja selalu bersama kamu,”kata Iranta.
“Tapi kenapa mereka bersama kamu. Emenagnya dimana Sandra,”kata Ibu.
__ADS_1
“Sandra ada urusan di luar sana. Jadi jarang aku bertemu dengan dia. Tapi baru ini aku bertemu dengan dia mengatarkan dia pergi,”ucap Intan.
“Memangnya dia pergi kemana sampai dia tidak ada waktu luang untuk kamu,”kata Ayah.
“Itu benar sebenarnya dia serius dengan kamu atau tidak sih Intan,”kata Iranta.
“Dia memang banyak urusan yang harus diselsaikan jadi mau bagaiman lagi. Tapi kita selalu bertukar kabar kok. Ayah dan ibu jangan khwatir dan kamu juga kakak,”kata Intan.
“Baiklah. Tapi jika ada masalah kamu datang saja ke sini. Kamu selalu disambut di rumah ini Intan,”kata Ibu. Intan hanya menganggu dan mereka melanjutkan memakan kue dan teh yang sudah dibuat oleh Iranta saat Intan datang. Mereka berempat yang sudah lama tidak berkumpul bersama saling berbincang melepaskan rindu masa kecil mereka yang selalu bersama. Sampai hari sudah malam Intan kembali pulang dan berpamitan kepada ayah dan ibu berserta kakaknya yang sudah bersama ayah dan ibu.
“Kamu mau balik. Tapi ini sudah malam, kenapa kamu tidak tinggal saja di sini,”ucap Iranta.
“Itu benar. Bagaimana jika ada kejadian yang tidak terduka menimpa kamu Intan,”kata Ibu.
“Tidak bisa aku harus kembali.Ayah ibu dan kakak tidak usah khawatir aku akan baik saja. Aku pulang dulu ya sampai jumpa lagi,”kata Intan yang berjalan melangkah menjauh. Ayah dan ibu bersama dengan kakakya yang tidak bisa membujuk Intan hanya bisa melihat kepergian Intan dimalam hari.
“Semoga Intan pulang dengan selamat,”ucap mereka bertiga dalam hati. Setelah tidak terlihat wujud dan Intan mereka bertiga masuk ke dalam rumah. Sementara Intan yang dengan santai menyusuri jalan dimalam hari yang penuh dengan cahaya.
Intan yang santai berjalan dihentikan oleh beberapa orang.”Kalian siapa dan untuk apa menghalagi jalanku,”ucap Intan didepan mereka.Tapi saat Intan mencari tahu siapa mereka ada retakan yang membuat Intan waspda.”Siapa lagi ini?,”kata Intan dalam hati.
Mereka yang ada didalam retakan keluar yang membuat Intan sangat terkejut.”Bukan dia adalah penguasa alam semesta kenapa dia datang ke sini,”batin Intan yang merasa ada yang aneh.
“Kamu Intan,”ucap penguasa alam semesta. Intan hanya diam saja dan tidak membuka mulutnya. Sampai penguasa alam semseta berkata lagi.”Kamu tidak tahu kalau dunia ini sudah di kepung. Kamu adalah kekasih Sandra panggil dia untuk menemuiku sekarang,”ucap penguasah alam semesta.
“Kamu ingin bertemu dengan Sandra. Tapi kenapa kamu datang menemui aku,”ucap Intan yang tidak tahu harus berkata apa. Tapi pada saat yang sama anak buah Intan juga datang setelah merasakan gelombang yang aneh didekat Intan.
__ADS_1
“Kamu tidak tahu dimana Sandra. Tapi aku melihat kamu ada yang aneh juga. Siapa kamu?,”ucap penguasah alam semesta.
“Siapa aku itu tidak penting. Tapi kalian datang ke sini agak aneh saja,”ucap Intan dengan santai.
“Kmau cukup menarik. Bagaimana jika kamu menikah dengan salahs atu putraku. Mungkin kamu tidak akan menderita,”kata penguasah alam semesta yang sedikit suka dengan Intan.
“Maaf aku tidak ingin menikah dengan salah satu dari putra anda,”ucap Intan dengan sopan.
“Kenapa tidak suka. Apa karena Sandra?,”kata penguasah alam semesta.
Intan hanya menghela nafas saja sampai dimana dia merasakan akan ruang yang membungkus mereka. Intan yang tidak tahu apa yang dilakukan oleh penguasah alam semesta hanya bisa bersantai.”Kenapa kita tidak duduk saja sambil bicara,”ucap Intan dimana tempat duduk sudah disiapka oleh mereka. Intan dan penguasah alam semesta duduk berhadapan.
Dimana di depan mereka ada bidang catur yang membuat keduanya saling bertarung dalam sebuah startegi formasi.”Kamu cukup hebat ya Intan bisa menyeimbangi kekuatanku dalam formasi dan strategi bermain,”kata Pengusaha alam semesta.
“Apa iya, bukan anda yang unggul ya dalam bermain. Saya masih belajar dari anda tuan.Tapi aku dengar pengusaha ingin berperang dengan dunia monster. Apa itu benar?,”kata Intan.
“Aku tidak tahu kamu dapat kabar itu dari siapa. Tapi kamu cukup jeli juga untuk mewaspadai aku bukan Intan,”kata pengusha alam semesta yang menaikan startegi. Tapi Intan bisa menyeimbangi dengan santai sampai dimana mereka sudah di ujung permainan.
“Kamu cukup hebat aku mereka senang bisa bermain dengan kamu. Tapi aku harus kembali,”kata pengusaha alam semesta yang segera dia pergi setelah mereka imbang dalam permainan strategi yang sudah dibuat.
“Mereka sudah pergi,”ucap Intan. Tapi pada saat itu juga penghalang menghilang dimana anak buah dari Sandra dan raja monster datang mengepung.
“Intan,”ucap semua yang melihat saat dimana penghalang sudah pergi dan pengusah alam semesta pergi dari dunia monster.
“Kenapa kalian ada sini,”ucap Intan yang sedikit terkejut dengan berkumpulkan mereka semua disatu titik.
__ADS_1