
“Penyelidikan akan selesai besok bos. Tapi apa anda bosan melihat keluar jendela dengan tatapan kosong,”ucap Tera.
“Tidak hanya merindukan seorang yang sudah pergi saja,”ucap Sandra.
“Bos jika anda kesepian anda bisa pergi jalan-jalan untuk menghilangkan kebosanan. Karena hari ini tidak ada agenda,”ucap Tera. Sandra melirik ke arah tera,”Apa aku terlihat kesepiankah?.”
Tera pura-pura batu dengan posisi awal melihat kebawah dan kemudian melihat ke arah Sandra dan menganggukan kepalanya.”Kurasa kamu harus ditambahkan cutinya untuk kamu Tera,”ucap Sandra yang dingin.
“Bos,”ucap Tera yang merasa bersama.”Janganlah bos aku hanya bercanda saja. Tapi dari pada itu mantan istri anda sekarang sudah menjadi nyonya,”kata Tera yang mengganti topik.
“Lalu aku harus memberikan dia selamat begitu,”ucap Sandra yang tidak perduli.
“Bos, tapi bisakan sekali saja anda menunjukan diri anda kepada mantan istri anda yang telah membuang anda,”ucap Tera yang sudah memiliki berbagai bayangan. Tapi pada saat yang sama Edwan datang dari belakang memukul kepala Tera dengan dokumen yang dia bawa.
“Untuk apa kamu meminta bos datang kesana. Mereka yang sudah membuat bos menderita,”ucap Edwan.
“Kenapa kamu memukulku. Apa salahnya jika kita memperlihatkan siapa kita,”kata Tera.
“Sudah ada apa Edwan kamu datang ke sini. Pasti bukan hal yang menarik,”ucap Sandra memutar kursinya kehadapan mereka berdua.
“Itu benar. Ini laporan dari akademik khusus militer dan kedua zona yang dalam masalah sulit. Tapi kami juga mendapatkan beberapa orang yang sudah berkhianat,”kata Edwan memberikan dokumennya.
Sandra mengambil dokumen itu dan membacanya kalau dari daftra yang menurut Sandra tidak asing.”Jadi sampai mana perkembangan mereka menghancuran dan menguasai dunia ini,”ucap Sandra.
“Kurasa sampai sebuah penelitian tentang para monster. Tapi di dalam akedemi mereka mengembangkan suatu alat yang bisa mengengkang mahkluk dimensi lain itu dengan sebuat kalung,”ucap Edwan.
“Apa kalung itu bisa mengendalikan para mosnter seperti perliharaan,”ucap Sandra.
__ADS_1
“Itu benar. Tapi tidak hanya itu saja mereka juga meneliti gan mereka akar bisa dijadikan satu dengan tubuh mereka agar mendapatkan kekuatan sama dengan dimensi lain,”ucap Edwan.
“Sebenernya apa yang mereka inginkan sampai melibatkan orang yang tidak berdosa ya,”ucap Tera.
“Awasi mereka sampai menemukan celah agar kita bisa membasmi mereka. Tapi sebelum itu katanya ada pelelangan manusia campuran yang diperbudaka. Apa itu benar ada?,”kata Sandra sambil membaca dokumennya.
“Itu benar ada. Kami juga mendapatkan satau tiketnya,”kata Edwan.
“Kalau begitu ayo kita kesana. Tapi kapan itu pelelangannya terjadi,”ucap Sandra yang berdiri dan berjalan ke arah jendel melihat ke luar jendela. Tapi pada saat yang sama Sandra merasakan kalau ada yang datang ke arah Sandra. Tapi Sandra tidak perduli dengan yang datang, hanya saja dia melihat gen campuran dari kelinci dan manusia yang di kejar oleh beberapa orang.
“Edwan,”ucap Sandra.
“Saya mengerti bos, akan saya laksanakan,”kata Edwan yang segera pergi ke tempat kelincu gen campuran.
Edwan yang segera pergi setelah mendapatkan peritah dari Sandra untuk membantu si kelinci. Tera yang berjalan mendekat ikut melihta ke arah Sandra menatap.”Kenapa bos mau membantunya,”ucap Tera.
“Tapi kamu sekarang di dunia manusia bos,”ucap dari Tera.
“Itu benar aku kabur dan menyelinap pergi hanya untuk mencati kebenaran yang belum terungkat. Tapi apa kamu sudah selesai dengan penyelidikan bagaimana Intan bisa tertangkap oleh mereka,”kata Sandra. Yang kembali teringat oleh Intan kekasihnya yang berkorban untuk menyelamatkan dunia moster.
“Untuk sekarang masih dalam penyelidikan. Yang bisa saya dapatkan kalau Intan selama ini selalu dikejar oleh Mawar karena utang,”ucap Tera.
“Utang bukan sudah lunas ya. kenapa Mawar yang mengejarnya,”kata Sandra yang masih santai.
“Kami mendapatkan informasi kalau Intan sudah melunasi uangnya hanya saja. Mantan istri kamu Mawar tidak suka dengan Intan. Makanya membuat dia menderita dengan menyuruh reternir sellau mendatangi Intan. Tapi ada suatu waktu para pengejar dari tim Edwn tidak menemukan jejek Intan,”kata Tera.
“Tidak ditemukan jejak dari Intan. Apa maksud kamu Intan diculik oleh akademik,”ucap Sandra.
__ADS_1
“Itu benar kami menemukan kalau Intan dikurung di laboratorium. Tapi ada satu hal lagi yang ingin saya sampaikan tapi. Sebaiknya anda baca saja dokumen ini,”kata Tera yang tidak ingin mengatakan apa yang sedang terjadi dengan Intan waktu itu. Sandra mengambil dokumen yang diulurkan oleh Tera.
Kemudia dia membaca isi dari dokumen tersebut. Dimana mata Sandra terekejut saat membacanya kalau Intan dijadikan eksperimen oleh akademik. Dalam dokumen itu kalau kapan saja Intan bisa saja meledak karena diberikan bom waktu yang bersama dengan racun. Sandra dengan mata berlinang air mata sambil satu tangan memengan kepalanya yang sebelah sambil menatap tajam.
“Mereka ingin mati ternyata. Sudah menyentuh Intan, lihat saja kalian tidak akan bisa hidup sebentar lagi,”kata Sandra dengan tajam dan dingin. Tapi karena itu juga Sandra sadar kenapa Intan melepaskan kehidupan yang ada didalam dirinya.
“Jadi ini alasan kamu melepaskan aura kehidupan kamu untuk dunia yang baru kamu kenal. Kenapa kamu tidak memberitahukan akau Intan kalau selama ini kamu menderita,”kata Sandra yang terduduk di kursi. Tera yang melihat hanya diam saja dan meninggalkan Sandra sendirian. Karena Tera tidak ingin mengganggu Sandra yang dalam kondisi sedih.
Sandra yang sedang termenung kembali ke dunia monster. Dimana dia kembali ke dalam lingkaran penyesalan di dekat pohon besar. Tapi pada saat Sandra kembali dia mendengar suara rekannya yang datang berkunjung.
Sandra menghela nafas kalau mereka baik-baik saja dalam hati Sandra berkata,”Mungkin dunia sudah berubah setelah aura kehidupan Intan menyebar keseluruh dunai monster. “Sandra kapan kamu akan membuka mata kamu. Aku baik-baik saja, tinggal sebentar lagi kau akan memiliki tubuh baru. Aku merindukan kamu,”ucap Intan dengan percikan cahaya yang selalu mengawasi Sandra dari balik kehidupan.
Tapi pada saat yang sama Intan selalu dilindungi oleh Sang abadi yang telah memulihkan dunia monster.”Kamu tidak bisa kembali untuk sekarang,”ucap sang abadi.
“Aku tahu, tapi kenapa aku bisa ada disini,”ucap Intan yang saat pertama kali datang ke tempat lain.
“Itu karena kamu tertarik kedunia para dewa dimana kamu akan dibangkitkan lagi dengan tubuh yang lain,”ucap Sang abadi.
“Apa aku bisa tertemu dengan Sandra lagi?,”kata Intan. Sang abadi hanya tersenyum saja kepada Intan. Intan yang melihat bisa menebak dari senyuman itu, tapi dia harus menuggu untuk seratus tahun bisa kembali. Tapi apakah Sandra bisa bertahan selama itu dalam hati kecil Intan.
“Dia bisa bertahan sampai kamu kembali,”kata sang abadi.
“Tapi bagaimana bisa Sandra yang manusia biasa bisa bertahan selama itu,”ucap Intan yang masih ragu.
“Karena dia memiliki darah dariku. Dia akan bisa bertahan sampai kapan yang dia mau,”ucap Sang abdi.
Intan yang mendengarnya merasa senang dengan apa yang dikatakan oleh Sang abadi.”Aku bisa kembali dan bersama dengan Sandra lagi. Aku tidak sabar untuk bisa berkumpul dengan dia,”ucap hati kecil Intan yang bahagia.
__ADS_1