Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 116


__ADS_3

Sandra dan Leo yang sudah ada di dalam ruangan dengan para dewa yang tidak suka dengan Raja dewa yang baru.”Ini tempat apa,”kata Leo.


“Ini adalah perkumpulan para dewa yang tidak suka dengan raja sekarang. Tapi kalian mengubah aura kalian ternyata,”kata Dewa penghakim.


“Itu jelas bukan, karena siapa kami harus mengubah penampilan dan aura kita.,”kata Leo yang melirik ke arah Sandra.


“kenapa kamu menatapku. Aku hanya melakukan apa yang benar saja. Jika kamu tidak suka, sana pergi,”kata Sandra yang berjalan masuk. Dimana dia merasakan aura yang tidak asing.”Hai Sandra kamu mau kemana,”kata Leo yang mengikuti dari belakang.


Sandra yang berjalan dan membuka pintu yang dimana Sandra melihat beberapa orang yang terluka dan ada beberapa orang yang tidak asing bagi Sandra.


“Dewa kehidupan dunia monster, dewa kegelapan, dewa bawah neraka dan dewa pencipta. Tapi kenapa sedikit berbeda auranya. Apa dewa pencipta memiliki sudara yang masih hidup,”kata Sandra.


“Bagaimana kamu bisa mengenal mereka dengan baik Sandra,”kata dewa api.


“Hanya menebak saja tapi dewa pencipta yang ada di sini ini apa bersaudara dengan dewa pensipta yang dihukum,”kata Sandra. Leo yang masuk melihat ayahnya yang berbaring tidak berdaya di atas kasur. Segera dia menghampiri kasur itu,”Ayah.”


“Dia ayah kamu Leo,”kata Sandra berjalan mendekat.


‘Bukan aku sudah jelaskan kepada kamu kalau ayahku adalah dewa dan ibuku adalah penduduk biasa,”kata Leo.


“Iya tapi yang kamu ceritakan kalau ayah kamu sudah meninggal mengorbankan nyawanya untuk penduduk dunia,”kata Sandra.


“Apa yang kamu katakan itu benar. Aku tidak menyangka kalau ayahku ada di sini,”kata Leo sambil memegang tangan ayahnya. Sandra yang melihat kondisi mereka sedikit ada yang aneh. Ada gelombang aura yang tidak teratur dan aura mereka lepas begitu saja seperti terseret oleh auara yang lebih menekan lagi. Sandra yang menggunakan penglihatan mata dunia melihat semua yang dia lihat. Aura para dewa yang diserap oelh satu orang.


Sandra yang melihatnya hanya tersenyum.”Pantas saja kuat dan bisa mempertahankan posisi,”ucap Sandra.


“Ayo kita tambah sedikit bumbu saja,”kata Sandra yang pergi ke arah dewa kehidupan yang sudah membantu Sandra.


“Tuan apa kamu bisa mendengar suaraku,”ucap Sandra. Dewa kehidupan yang membuka matanya melihat Sandra. Dengan wajah yang lemas dia tersenyu,”Kamu sudah besar Sandra.” Yang tiba-tiba dia kembali menutup mata. Sandra hanya bisa terdiam dan berbisik.”Tunggu sebentar lagi kekuatan kamu akan kembali,”cuap Sandra yang mencoba melepaskan aura yang mengikat dewa kehidupan dengan raja dewa.

__ADS_1


Tapi pada saat yang sama dia mengeluarkan satau orang yang dia bawa.


“Lepaskan aku,”ucap musuh yang dibawa oleh Sandra. “Aku akan lepaskan kamu, tapi kalian harus menggantikan para dewa yang berbaring itu, tidak masalah bukan,”ucap Sandra yang menusuk jantung musuh dengan aura yang mengingkat dewa kehidupan. Musuh langsung terjatuh dan kmebali dia berjala ke arah dewa kehidupan dan memberikan sedikit kekuatan yang Sandra miliki kepada Sandra.


Selesai dengan semua itu Sandra hanya bisa membuat tambahan racun aura didalam musuh agar racun dan aura yang diserap bisa tercampur dengan aura raja. Rencana tersembunyi Sandra yang tidak akan bisa diketahui. Tapi para dewa yang melihat hanya bertanya apa yang dia lakukan.


“Sandra apa kamu bisa membangunkan ayahku,”kata Leo.


“Tidak bisa tapi aku bisa membuat satu hal,”kata Sandra yang tidak berkata lagi.


“Apa yang kamu sembunyikan Sandra,”kata Leo. Sandra hanya tersenyum saja dan berjalan ke arah Leo dimana dia menarik satu aura yang terpasang dan memberikan kepada musuh yang dia keluarkan.


“Kamu hanya salurkan satau sedikit kekuatan yang kamu miliki untuk ayah kamu. Agar dia bisa cepat pulih,”kata Sandra.


“Apa hanya dengan itu saja dia bisa bangun,”kata Leo.


“Itu tergantung dengan kemampuan ayah kamu ada niat untuk hidup apa tidak,”kata Sandra. Leo yang menyalurkan kekuatan yang dia miliki sedikit demi sedikit kepada ayahnya yang berbaring. Sambil menuggu Leo melihat Sandra yang membantu para dewa yang lain. Tapi ada beberapa dewa tidak tahu apa yang dia lakukan. Sampai dari mereka menghalangi Sandra. Tapi pada akhirnya mereka menyerah dan mengizinkan Sandra untuk melakukan apa yang dia inginkan.


“Aku hanya membantu mereka lepas dari belenggu raja bodoh itu saja kok. Aku tidak ada niatan lain,”kata Sandra.


“Tapi yang kamu lakukan sedikit aneh,”ucap Dewa angin.


“Aneh apa... mungkin kalian tidak bisa melihat dengan baik ada aura dari mereka terserap dan berpindah ke tempat lain,”kata Sandra.


“Apa yang kamu katakan tadi Sandra?,”ucap Leo yang juga ikut mendengar percakapan mereka.


“Aku kata tadi aura mereka diserap oleh raja bodoh.Tapi dengan itu juga aku mendapatkan rencana yang bagus,”kata Sandra.


“Tapi bagaimana kamu bisa tahu, aku saja tidak bisa melihat ada aura yang terserap,”kata Leo.

__ADS_1


“Apa yang dikatakan oleh Sandra itu benar. Aura dewaku dan aura mereka diambil dengan paksa disaat mereka menyerang kami,”kata dewa kehidupan.


“Bukan untuk istirahat tapi malah bicara. Apa kamu tidak ingin sembuh,”ucap Sandra.


“Kamu sudah  besar ya Sandra. Saat aku melihat kamu waktu kecil dan kamu tidak bernyawa. Bagaimana dengan orang tua kamu sekarang dan keluarga kamu,”kata dewa kehidupan.


“Mereka sudah lama pergi meninggalkan aku. Aku yang masih hidup disini dengan keturunan mereka yang masih hidup,”kata Sandra.


“Kamu sudah berubah Sandra,”kata dewa kehidupan. Sandra hanya tersenyum saja sampai dewa kehiudpan duduk dan melambai menyuruh Sandra untuk mendekat. Tapi Sandra menolak dan hendak pergi keluar.


“Anak nakal aku ini kakek kamu. Cepat sini,”ucap dewa kehidupan yang sedikit kesal karena Sandra tidak mau menurut.


“Lain kali saja. Di tambah kamu bukan kakekku. Aku pergi jalan-jalan dulu, aku mau cari makan, dah,”ucap Sandra yang segera menghilang. Dewa kehidupan hanya bisa menghela nafas saja. Sementara dewa yang lain hanya bisa tersenyum.”Kurasa anak itu tidak pernah berubah ya,”kata dewa kegelapan.


“Kamu sudah bangun,”kata dewa kehidupan.


“Aku tidak tahu kenapa kamu bisa membantu anak itu,”kata dewa pencipta.


“Tapi kalian mengenal anak itu. Bagaimana kamu bisa mengenal dia,”kata dewa bawah neraka.


“Ayah kamu sudah bangun,”ucap Leo.


“Kamu sudah besar yang Leo. Apa ibu kamu baik-baik saja,”kata ayah leo.


“Ibu baik saja dan kondisi dunia bawah juga sudah mulai stabil. Jadi ayah tidak usah khawatir. Tapi bagaimana ayah bisa ada di dunia dewa,”kata Leo.


“Seharusnya ayah yang ingin tahu kenapa kamu bisa ada di dunia dewa. Tidak mungkin kamu bisa masuk tanpa mengecek identitas kamu,”kata ayah leo.


“Enaknya yang punya anak yang mau menurut. Tapi cucuku saja tidak mau mendengarkan aku,”kata dewa kehidupan yang sedikit sedih.

__ADS_1


“Dia memang seperti itu. Jangan diambil hati,”kata Leo.


“Aku juga tahu. Tapi apa kamu bisa ceritakan bagaimana kalian bisa masuk ke sini,”kata Dewa kegelapan.


__ADS_2