
Komandan alam semesta tahu kalau ada yang aneh dengan kondisis dunia monster. Membuat dia mencari tahu dengan dewa yang ada di dekat pintu masuk dunia monster. Setelah mendapatkan kabar kalau dunia monster ada pelindung yang menghalangi mereka masuk ke dunia monster. Membuat komandan mencari tahu kenapa informasi yang dia dapatkan berbeda dengan kondisi mereka ingin menyerang. Setalah di selidiki lebih lanjut informasi yang mereka dapatkan palsu.”Kita tertipu,”ucap komandan alam semesta.
“Bagaimana sekarang komandan apa kita kembali. Karena tidak mungkin bisa kita menghancurkan pelindung ini dari luar. Kita harus mencari jalan lain dimana tekanan auranya lemah,”kata bawhan komandan.
“kita kembali,”kata komandan. Dimana dia harus memberikan laporan kepada raja pertama kalau ada pelindung di dunia monster. Yang membuat dia dan anak buahnya yang mereka bawa tidak bisa masuk. Setelah sampai di alam semensta komandan itu memberikan laporanya dengan konidisi yang dia lihat. Tapi raja pertama sangat marah dan meminta untuk mencari informan yang sudah memberikan informasi tersebut.
Waktu terus berjalan sampai akhirnya informan yang mereka carai tidak ketemu. Hingga akhirnya mereka mengubah rencana keseluruhan. Tapi mata dari Sandra yang juga ada di alam semesta memantau perkembangan rencana mereka. Setelah mendapatkan informasi yang lengkap mata-mata dari Sandra memberikan laporan kepada Sandra yang ada di dunia dewa. Saat itu Sandra yang sedang ada di danau bersama dengan dewa penghancur. Mendapatkan pesan angin yang memberitahukan kalau renanca alam semsesta berubah kerena ada pelindung yang dipasang oleh Sandra.
Sandra yang mendengarhnya hanya tersenyum. Tapi dewa penghancurt yang ada di sampingnya melihat ekspresi wajah Sandra yang membuat dewa penghancur bertanya.”Kamu kenapa tersenyum apa ada yang lucu,”kata dewa penghancur.
“Tidak hanya ingin melihat kondisi sekarang saja. Tapi kamu ada disini ada apa?,”kata Sandra berbalik bertanya.
“Aku,”ucap dewa penghancur.
“Iya siapa lagi jika bukan kamu. Apa kamu sakit sampai kamu sendiri berwajah seperti itu,”kata Sandra.
“Aku tidak sakit, hanya memikirkan apa yang kamu katakan beberapa hari yang lalu. Soal saudaraku yang diserang,”kata dewa penghancur.
“Melihat sikap kamu yang lesu dan tidak bersemangat. Apa kamu sudah menemukan kebenaran dari kejadian yang menimpa saudara kamu waktu itu dan kenapa wilayah ini bisa berubah menjadi tandus dan beracun,”kata Sandra. Dewa penghancur tidak berkata apa-apa hanya diam saja dan melihat ke arah danau.
“Aku tidak akan memaksa kamu untuk berkata. Hanya saja apa kamu sudah tahu akan kabar soal alam semesta dari raja kamu sekarang,”kata Sandra.
__ADS_1
“Alam semesta, untuk apa kamu bertanya seperti itu. Apa kamu sedang menyelidiki perang yang terjadi saat ini. Jika soal itu bukan kamu harus segera kembali ke dunia monster yang Sandra,”kata dewa penghancur.
“Untuk apa?,”kata Sandra yang berpura tidak tahu akan kondisi saat ini.
“Kamu yakin tidak tahu atau kamu berbohong kepada diri kamu sendiri dan tidak memperdulikannya,”kata dewa penghancur.
“Kenapa kamu berkata seperti itu. Apa ada kaitannya dengan dunia monster,”kata Sandra. Dewa penghancuer tidak berkata apa-apa hanya diam saja melihat kearah Sandra. Sandra yang melihat menebak kalau yang menjadi sasaran kali ini adalah dunia monster.
“Tapi bukan ini sangat kebetulan bukan,”kata Sandra.
“Kebentulan apa yang kamu katakan Sandra,”ucap Dewa penghancur yang tidak tahu kalau dunia dewa juga menyerang dunia monster.
“Apa kamu serius tidak tahu atau pura-pura tidak tahu soal raja kamu yang menyerang duniaku dengan alam semensta yang ingin perang dengan dunia monster,”kata Sandra yang menatap balik dewa penghancur.
“Apa kamu ingat sesuatu,”kata Sandra.
Dewa penghancur diam saja dan langsung berdiri.”Aku akan pergi,”kata dewa penghancur. Dimana dewa penghancur langsung pergi setelah perbincangan saat itu.”Apa aku mengatakan hal yang salah,”kata Sandra sambil berpikir.
Setelah saat itu mereka tidak bertemu lagi dan rencana alam semesta yang ingin masuk ke dunia monster juga sudah ketahuan. Dimana dunia monster sudah menabah pengawasannya dengan ketat. Hanya menuggu waktu saja mereka sadar dengan kondisis yang ada.
“Sampai kapan semua ini selesai ya,”kata Sandra yang melihat ke arah tanaman yang sudah mulai tumbuh. Sementara dewa yang lain masih sedang dalam penyelidikan hanya bisa melihat dan lalu pergi begitu saja. Sementara di tempat lain Intan yang dengan biasa menjalankan bisnisnya dengan kerajaan monster.
__ADS_1
Setelah beberapa hari di kerajaan monster dan bertemu dengan saudara dan keluarag Sandra yang dulu juga merupan bagian dari dunia. Hanya melihat dari jauh Intan sudah bisa merasa lega kalau usaha yang mereka bangun dan pengorbanannya tidak sia-sia.
Beberapa hari Intan berada diluar karena kerja sama dia mendapatkan informasi kalau orang tuanya di usir dari rumah. Intan yang tahu itu meminta orangnya untuk mencarikan rumah yang layak untuk orang tuanya dengan lahan yang bisa ditanami.”Sudah mulai ternyata,”ucap Intan.
Setelah menugaskan orangnya dia mendapatkan kabar angin kalau rencana alam semesta sudah berubah karena informasi yang didapatkan palsu.”Jadi mengubah rencananya,”kata Intan dengan suara kecil.
Saat itu Intan sedang duduk sambil menikmati teh dan kue yang dia pesan. Richal ayah dari Revin datang bersama dengan raja monster.”Intan kamu di sini,”ucap Richla.
“Iya karena selesai menjalankan kerja sama. Tapi kenapa kalian berdua terlihat pucat apa ada kabar yang tidak enak,”kata Intan.
“Jika kabar itu datang, bukan kamu sudah tahu akan kabar itu bukan. Intan,”kata raja monster Intan hanya tersenyum saja kepada mereka. Di tempat duduk yang sama mereka mengobrol satu sama lain samapi lupa waktu sudah hampir malam.
“Ternyata waktu cepat berlalu ya,”kata Intan.
“Kurasa iya. Kamu tinggal dimana sekarang Intan di sini,”kata Richla.
“Aku sudah memesan hotel didekat sini. Jadi kalian tidak usah khawatir,”kata Intan dengan sopan.
“Kenapa kamu tidak tinggal di rumah Sandra saja. Rumah itu kosong dan hanya pelayan yang membersihkannya,”kata Richla.
“Tidak aku merasa belum pantas untuk tinggal disana apa lagi hubungan kita hanya sebatas teman dan belum pasangan suami istri,”kata Intan.
__ADS_1
“Makanya kalian segeralah menikah. Sampai kapan kalian akan menuggu seperti itu,”kata raja monster. Intan yang mendengarnya hanya bisa tersenyum saja kepada mereka. Sampai Intan berdiri dan segera pergi dari tempat itu setelah dia membayar minuman dan kue yang dia pesan.
Di perjalanan menuju hotam Intan di ikuti oleh beberapa orang. Tapi orang yang mengikuti Intan bukan berasal dari Sandra maupun mata yang laim. Intan yang merasa tidak nyaman pergi ke tempat sepi untuk bisa melihat siapa yang mengikutinya.