Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 175


__ADS_3

Sandra yang melihat batu kehidupan darai mosnter tersebut mengingat satu hal.”Bukan ini sama dengan dewa penghancur ya saat menghidupkan mosnter kegelapan,”kata pelindung ketiga dari Sandra.


“Itu sama tapi ada yang berbeda apa kalian tidak sadar dari tingkatannya,”ucap pelindung pertama dari Intan.


“Yang kamu katalan itu benar juga. Tapi bagaimana bisa batu kehidupan ini ada didalam monster yang kita kalahkan,”kata pelindung kedua dari Sandra.


“Itu sudah menjadi tanda tanya bukan. Kita cari tahu dari batu yang sudah kita kumpulkan saja dulu,”kata Sandra. Dimana mereka mengumpulka semua batu kehidupan yang mereka dapatka. Setelah smeua batu lehidupan terkumpul mereka keluar dari pelindung yang dibuat Sandra.


Saat mereka keluar ornag yang kenal dengan Sanra datang.”Bus lama tidak bertemu,”ucap Edwan yang bersama dengan yang lain.


“Apa yang terjadi disini,”kata dewa kehidupan denganpara dewa yang lain.


“Intan, kenapa kamu bisa ada disini,”ucap Leo yang melihat Intan. Intan yang melihat Leo hanya bisa tersenyum saja.”Lama tidak bertemu ya,”ucap Intan. Sementara Sandra yang mendengra oerkataan Intan sedikit melirik ke arah Leo.


“Kalian saling kenal satu sama lain,”ucap Sandra yang sedikit cemburu.


“Kamu ingat tidka ada seorang yang hendak membunuhku. Tapi dia tidak jadi membunuhku. Dia orangnya,”kata Intan yang terus terang agar tidak ada kesalahpahaman.


“Jadi itu kamu Leo. Kurasa kamu harus dihukum, telah menyentuh Intanku,”kata Sandra yang marah.


“Ayolah jangan marah itukan sudah lama sekali. Kenaoa kamu masih marah, tapi diakan baik-baik saja sekarang,”kata Leo yang hendak melarika diri kalau Sandra mendekar. Tapi saat Sandra hendak ke arah Leo. Intan menghentikannya dan menatap ke arah Sandra dengan kelapa menggelengkannya.


“Kita sekarang bahas yang sudah ada dulu saja. Yang dulu biarkan berlalu,”kata Intan. Sandra yang hanya menghela nafas dan melihat kerrah dewa. Yang kebetulan dewa penghancur ada bersama mereka.


Dewa penghancur yang melihat Sandra hanya bisa membuka mulutnya untuk bertanya kenapa dia melihatnya.”Kenapa kamu melihatku, apa ada hal yang ingin kamu tanyakan kepadaku,”ucap dewa penghancur.


“Aku ingin bertanya soal monster yang kamu buat dulu saat kamu menyerangku di dunia kegelapan yang berdekatan dengan bawah neraka. Apa kamu masih ingat,”kata Sandra.

__ADS_1


“Ohhh monster itu. kenapa memangnya dengan mosnter yang bersumber dari batu kehidupan,”kata dewa penghancur.


“Kamu menemukan cara itu dari siapa,”kata Intan yang ikut berbicara. Dewa penghancur yang mendengar itu hanya bisa mengataka kalau dia mempelajarinya dari seorang yang masuk ke dunia dewa.”Apa kamu ingat siapa orang yang mengajari kamu,”ucap Intan yang menyuruh anak buahnya mengambil satu buku album yang penuh dengan foro para akademik yang sudah dia dapatkan dari pencarian selama ini.


“Aku tidak terlalu ingat dengan wajah orang itu,”ucap dewa penghancur.


“Aku tahu jika kamu tidak ingat. Tapi apa kamu bisa menemukan dari  foro yang ada di dalam buku album yang aku berikan kepada kamu,”ucap Intan yang tersenyum. Dewa penghancur yang hanya bisa menerima hendak membuka halaman album pertama. Intan yang mencari dari semua albuku yang diberikan oleh Intan. Sampai waktu satu jam telah berlalu dewa penghancur mencari tapi tidak menmeukan orang yang sama dengan ornag yang mengajarinya.


Tapi sampai halaman belakang ada wajah yang tidak asing bagi dewa penghancur dan dia menunjuk foro tersebut.”Kurasa orang ini,”kata dewa penghancur.


“Apa kamu takin dengan orang ini yang sudah mengajari kamu,”kata Intan.


“Aku juga tidak terlalu yakin. Tapi orang ini mirip dengan ornag yang mengajariku,”kata dewa penghancur.


“Terima kasih sudah mengingat,”kata pelindung pertama dari Intan. Sandra yang juga melihat itu hanya bisa terdiam.”Jadi bukan sudah jelas kalau mereka masih hidup dan berpindah lokasi tempat tinggal bukan,”kata pelindung kedua dari Intan.


“Tunggu dulu, biar kami juga ikut,”kata pelindung kedua dari Sandra.


“Jika kamu ikut ayo kita pergi masuk ke dalam sana,”kata pelindung pertama.


“Tapi bagaimana kita bisa masuk ke sana,tidak mungkin kita masuk dengan penampilan kita,”ucap pelindung kedua dari Sandra.


“Siapa juga yang mau membuka identitas sendiri.Kita menyamar menjadi kedua orang yang sudah matilah,”kata pelindung pertama dari Intan.


“Tapi salah satu dari mereka wanita bagaimana kita bisa pergi. Apa mungkin salah satu dari kita menjadi wanita itu,”kata pelindung  kedua dari Sandra yang tidak ingin menjadi wanita.


“Siapa juga yang minta kamu menjadi wanita. Yang menyamar menjadi wanita ini adalah aku. Aku harus mencari mangsa untuk aku makan. Bolehkan Intan,”kata pelindung pertama. Intan dan kawna yang lain hanya bisa tersentum kepada nomor pertama.”Selamat sukses ya,”cuap Intan yang dengan wajah biasanya.

__ADS_1


‘Sudah selesaikan sekarang apa lagi yang ingin kamu tanya soal penyamaran kali ini,”cuap pelindung pertama dari Intan.


“Tidak ada,”kata dari pelindung kedua dari Sandra. Tapi pikiran dari nomer kedua dari Sandra sedang berpikir apa pelindung nomer pertama dari Intan ini gay. Nomer kedua yang tidak tahu berpikir seperti itu. Tapi karena dia penasaran dia mendekat ke rekan dari kelompok Intan.


“Hai aku ingin bertanya apa kawan kalian yang satu itu gay ya,”bisik dari pelindung kedua dari Sandra yang mencari tahu tentang pasangan kerja samanya. Kawan dari kelompok Intan hanya bisa tersenyum.”Maafkan ketua kami ya. Dia memang begitu dia masih waras kok dalam kondisi tertnetu tapi dia memiliki hobi yang aneh sebenarnya bukan gay,”ucap dari pelindung kedua dari Intan.


“Hobi yang aneh bagaimana maksud kamu?,”kata pelindung kedua dari Sandra.


“Dia memiliki hobi dengan pakaian wanita dan berdandam selayaknya wanita . tidak hanya itu dia juga mengagumi pria saat dia menyamar menjadi wanita. Tapi saat dia menjadi laki-laki dia juga kagum dengan dirinya sendiri dan suka dengan wanita yang lebih cantik dari dirinya sendiri. Jadi kamu abaikan saj ajika dia anehsaat menjalankan misi bersama kamu,”kata pelindung ketiga dari Intan.


“Jadi itu hobi yang dia sukai cukup aneh juga ya. Tapi kalian sudah terbiasa dengan dia,”kata pelindung kedua dari Sandra.


“Itu awalnya kami tidak suka. Tapi lama kelamaan kami sudah terbiasa saja. Malah dapat hiburan gratis saja,”ucap pelindung kedua dari Intan.


“Apa yang kalian bicarakan,”ucap pelindung pertama dari Intan yang sedang dibicarakan oleh kawan mereka.


“Tidak ada,”ucap mereka semua.


“Kalau tidak ada aku akan pergi duli. Intan aku pergi dulu untuk persiapan. Jangan mencariku ya, jika aku tidak ada,”kata pelindung pertama dari Intan yang segera pergi dari kumpulan mereka. Intan yang hanya mengangkat tangannya saja kepada nomer pertama.


“Apa rencana ini akan berhasil Intanku,”kata Sandra.


“Percaya saja pada mereka, tapi sebelum itu. Kita juga harus bersiap masuk ke dimensi lain itu bukan. Mungkin saja kita bisa tahu dulu tempat apa,”kata Intan.


“Itu benar, hanya saja tidak untuk beberapa hari ini. Aku harus melihat batu yang kita temukan ini bukan. Sebelum kita masuk ke dalam sana,”kata Sandra.


“Tapi kalian membicarakan batu. Apa ini ada kaitan dengan perkaan yang sebelumnya tentang monster yang aku ciptakan dari batu kehiudupan ini sama dengan monster yang kalian lawan di dalam sana,”kata dewa penghancur.

__ADS_1


__ADS_2