
Pocky hanya diam saja mendengarkan sekertarsi monster berkata sampai mereka semua masuk ke istana. Dimana Sandra melihat dunia yang berbeda dengan apa yang dia lihat diluar.”Tempat yang bagus, tapi kenapa diluar sangat berbeda ya,”ucap Sandra.
“Itu pelindung yang sudah dipasang disekitar kerajaan monster,”kata raja monster.
“Kita sudah sampai,”ucap sekertarsi. Dimana mereka berdua dipersilakan duduk mereka saling berhadapan satu sama lain. Sandra yang duduk dengan santai melihat sekitarnya. Sementara raja monster yang hanya menatap Sandra.”Kalian datang ke sini apa tujuannya,”ucap raja monster.
“Tujuan kami datang ke sini hanya ingin melihat lubang dimensi. Pintu masuk kalian para mosnter datang ke dunia kami,”kata Sandra.
“Untuk apa kamu ingin melihat. Apa kalian juga ingin melihat dunia kami,”kata Raja monster.
“Jika itu di izinkan, tidak mungkin kita terus bermusuhan bukan. Aku hanya ingin kebenaran saja?,,”kata Sandra.
“Kebenaran yang kalian inginkan adalah kebalikan dari kami,”ucap raja monster. Mereka berdua saling bertatap satu sama lain. Sampai pada akhirnya mereka penduduk monster mengizinkan Sandra dan Pocky untuk melihat lubang dimensi yang mereka maksudkan. Tapi sebelum mereka berdua melihat sekertaris raja berkata,”Kalian tidak akan bisa masuk ketempat dunia kami berasal. Jika kalian ingin tubuh kalian tetep hidup.”
Pocky hanya menggelengkan saja sambil berkata,”Percuma dia akan tetap masuk ke dalam.” Sandra yang mengikuti raja monster menuju lubang dimensi yang ada dibelakang istana.
“Kita sudah sampai,”kata Raja monster. Sandra dan pocky yang melihat sedikit terkejut karena lubang dimensi yang dikelilingi aliran listrik dan warna hitam pekat seperti pusaran. Sandra berjalan mendekat tapi di tahan oleh raja monster.”Jangan mendekat,”ucap raja monster.
“Tidak masalah,”kata Sandra yang melepaskan tangan raja monster. Sandra yang berjalan mendekat, sampai akhirnya.”Kamu ingin masuk Sandra,”kata Pocky. Sandra sedikit melirik melihat ke arah belakang dengan tatapan tersenyum.
“Jika kamu mau masuk kembalilah dengan selamat,”kata Pocky.
“Kamu tidak ingin ikut masuk Pocky,”kata Sandra yang berhenti melangkah.
“Jika aku masuk aku tidak bisa kembali. Aku akan menuggu kamu disini saja, selesaikan dengan cepat ya,”kata Pocky. Sandra hanya mengangkat tangannya sampai akhirnya Sandra memanggil para naga untuk masuk ke dalam lubang dimensi bersama dengan Sandra.
__ADS_1
Raja dan sekertarsi monster yang melihat naga berdatangan membuat mereka bingung.”Kenapa dia bisa memanggil para naga,”kata raja monster.
“Karena orang itu sudah bisa mengendalikan para naga,”kata Pockyk.
“Itu tidak mungkin dia bisa memanggil para naga dan mengendalikannya,”ucap raja monster yang masih tidak percaya.
“Aku tahu kalau kamu masih tidak percaya, tapi itu sudah terjadi saat dia selalu dikejar oleh musuh. Nyawa dia dalam bahaya,”kata Pocky.
“Kurasa orang itu bisa masuk ke dalam tanpa ada halangan,”kata raja monster yang berjalan meninggalkan Sandra.”Kembalilah jika uruskan kamu selesai,”kata raja monster.
Sandra bersama dengan para naga mulai masuk ke dalam lubang dimensi yang terhubung dengan dimensi para monster. Perasaan Sandra yang memasuki ruang dimensi yang dirasakan oleh Sandra. Perasaan terjabik karena seperti ada benang yang tajam selalu membuat Sandra bisa terbelah. Tapi dengan Sandra bisa melindungi dirinya dan bantuan para naga Sandra bisa keluar dengan selamat.
Pemandangan yang bagaikan lautan merah dnegan api yang menyala. Tidak ada pohon atau sungat yang hidup. Untuk tempat tinggal para monster hanya bisa satu hari saja menjelang kematian. Sandra yang menaiki tubuh naga melihat sekeliling tempat yang ada di dunia para monster. Tulang belulang yang sudah menjadi kerangka dengan kekeringan yang tidak tertolong.
“Dulu di tempat ini ada pohon, pemungkiman dan ada laut yang bersih. Tempat kami dulu kaya akan sumber daya, hanya saja kami selalu berhadapan dengan para monster yang tidak memiliki akal. Seperti yang kalian lihat waktu itu,”kata naga.
“Apa ada tempat dimana kita bisa istirahat di dunia kalian untuk sekarang. Karena aku butuh waktu untuk memulihkan kondisinya,”ucap Sandra.
“Apa mungkin bisa diperbaiki, tempat ini sudah rusak,”ucap naga.
“Kita lihat dulu sebelum melakukannya. Tapi aku butuh waktu untuk meneliti kondisi ini,”kata Sandra. Naga itu hanya diam saja sampai akhirnya mereka turun ke darat. Dimana dulu di tempat itu adalah hutan dan ada sungai yang mengalir dan padang rumput.
Sandra mengincakkan kakinya didunia para monster dan merasakan ada aura kehidupan yang belum hilang. Sandra tersenyum dan menyentuh tanah yang dia injak. Tapi tiba-tiba Sandra merasakan ada aliran yang asing memasuki di dalam tubuh Sandra.
“Perasaan apa ini,”ucap Sandra yang tidak sadar meneteskan air matanya saat bersentuhan dengan tanah yang dia injak.
__ADS_1
“Kamu,”ucap naga yang melihat Sandra.
“Maaf hanya saja aku merasa minta maaf karena tempat kalian sudah kami rusakan,”kata Sandra.
“Untuk apa kamu menangis. Ini bukan salah kamu, tapi salah orang yang tidak tahu diriku yang datang ke sini,”ucap Sandra.
Tapi tidak tahu kenapa ada perasaan yang tidak biasa membuat Sandra ingin berbaring. Sandra berbaring di tanah itu dan memejamkan matanya. Tapi tidak tahu kenapa Sandra melihat lautan pohon, air dan padang rumput dengan langit yang biru bersama dengan angin berhembus. Sandra berjalan di padang rumput sampai diujung Sandra melihat satu pemungkiman. Dimana Sandra berjalan kearah situ, tapi dari arah belakang ada kobaran api.
Sandra tidak tahu tapi pakaian mereka yang tidak asing bisa menebak kalau mereka adalah kaum manusia. Dimana mereka mencoba membantai penduduk didepan mata mereka dengan pistol. Dari arah lain ada penjaga yang juga sedang melindungi para penduduk. Perkelahian terjadi sampai akhirnya dimenangkan oleh kaum manusia. Tapi di suasana itu berubah menjadi lautan merah dengan darah para penduduk monster yang sudah mati melindungi tanah mereka.
Sandra kembali tersadar dan melihat langit merah. Sandra duduk dan didepan dia ada naga yang menemani dia. “Tidak aku sangka seperti itu kejadian itu,”ucap Sandara.
“Apa kamu bermimpi buruk?,”ucap naga. Tapi Sandra hanya diam saja dengan tatapan kalau perasaannya sedang kacau.”Apa yang sedang kamu pikirkan sampai kamu melihat ke arah lain. Apa kamu merasa menyesal lagi karena apa yang sudah terjadi,”ucap Naga.
Sandra hanya tersenyum saja.”Jangan menyalahkan diri kamu sendiri, tapi apa yang sedang terjadi dengan kamu,”kata naga.
“Aku baru saja bermimpi kalau tempat ini sangat indah dan sejuk dengan pemandangan hijau. Tapi saat kaumku datang mereka menjadi lautan berdarah dengan berbagai tempat sudah dihancurkan,”kata Sandra.
“Jadi, bagaimana kamu bisa melihat semua itu,”ucap naga.
“Aku juga tidak tahu. Tapi kurasa aura kehidupan yang tersisa ini membeikan petujuk kepadaku,”kata Sandra.
“Apa perlu kita pergi ke tempat lain,”ucap Naga.
“Tunggu kita akan disini untuk dua hari dulu. Apa bisa ditanamkan pohoh atau tidak,”ucap Sandra. Dimana dia mengambil sample tanah di sekitarnya. Dengan perlengkapan yang sudah dia bawa Sandra mulai meleti satu persatu. Karena Sandra yakin kalau ada aura kehidupan yang masih ada walaupun hanya sedikit saja.
__ADS_1