Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 89


__ADS_3

Sandra dan orang asing yang sepakat untuk berkeliling di dunia kegelapanan yang memiliki sisi lain. Yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Tapi apakah mereka berdua akan akur saat mereka tidak bisa kembali ke dunia mereka. Perjalanan apa yang akan Sandra dan orang asing temui. Akakah orang asing membuka hatinya dan berdamai dengan Sandra.


“Kenapa kamu diam saja ayo pergi apa kamu masih mau tetap disini,”ucap Sandra.


“Kenapa juga aku harus bersama kamu,”ucap orang asing yang memalingkan wajahnya.


“Jika kamu tidak suka kenapa kamu tidak pergi saja dari hadapanku. Aku juga males melihat kmau,”kata Sandra. Mereka berdua berjalan bersama menuju tempat yang mungkin saja da rumah penduduk. Tapi tidak lama mereka berjalan dan melihat tidak ada seorangpun di tempat mereka berjalan.


“Apa benar di sini ada kehidupan,”ucap Sandra.


“Ada lihat ke atas sana,”ucap orang asing menatap ke langit. Sandra yang menatap kelangit meliaht da pulau terkapung di atas langit.”Apa mereka tinggal diatas sana dari pada disini,”ucap Sandra.


“Jika kamu ingin tahu bukan kita pergi ke sana dulu,”ucap Orang asing.


“Kamu saja dulu aku masih ingin melihat daratan. Aku lelah untuk pergi ke atas. Jika kamu mau menggendongku itu tidak masalah,”kata Sandra  dengan santai.


“Apa enaknya kamu. Pergi sendiri, aku juga lelah kali,”ucap Orang asing yang juga tidak mau menggendong Sandra.


“Ya kalau tidak mau. Pergi sekarang atau kita pergi saat kita sudah pulih,”ucap Sandra.


“Tapi jika kita berlama-lama di sini kita juga dalam bahaya,”kata orang asing.


“Mau bagaimana lagi aku sudah tidak memiliki tenaga untuk pergi ke sana. Apa tidak ada caa lain pergi ke sana tanpa mengeluarkan tenaga,”kata Sandra. Orang asing hanya diam saja melihat Sandra yang masih berjalan menuju hutan.


“Kamu mau kemana,”ucap Orang asing yang tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Sandra.


“Jika kamu mu boleh ikut. Aku hanya ingin masuk ke dalam sana saja, mungkin saja aku bisa bertemu dengan pohon besar untuk beristirahat,”kata Sandra

__ADS_1


“Mustahil ada pohon besar disana bukan,”kata orang asing.


“Kenapa kamu begitu yakin kalua tidak ada pohon besar disana. Apa kamu pernah ke sini sebelumnya,”kata Sandra.


“Aku tidak pernah ke sini. Ini pertama kalinya aku datang ke sini,”ucap orang asing.


“Jika seperti itu kamu tahu dari mana kalau tidak ada pohon besar disana. Informasi kamu itu tidka berdasar bukan,”ucap Sandra.


“Aku tahu kalau kamu tidak percaya dengan apa yang aku katakan. Tapi aku tahu dari buku yang aku baca di duniaku. Apa kamu tidak ada buku seperti itu di bumi,”kata orang asing.


“Bagaimana aku tahu aku selama ini selalu dikejar saat kecil dan harus bisa bertahan hidup dengan monster yang aku sendiri tidak kenal. Terjebak dalam sebuah pernikahan yang tidak aku inginkan  smapai aku dibunuh. Dimasukkan ke dalam akademik lalu dibuang ke medan yang penuh zona. Bagaimana aku biasa tahu tentang buku yang kamu maksudkan,”ucap Sandra.


“Kurasa hidup kamu tidak bahagia ya,”ucap orang asing.


“Jika kamu sudah tahu kenapa kamu menambah masalah dalam hidupku,”ucap Sandra.


“Maaf mana aku tahu kalau kamu memiliki hidup yang suliT. Tapi aku melihat kamu sekarang, kamu baik-baik saja,”ucap orang asing.


“Emangnya kamu tidak tahu siapa aku,”kata orang asing. Sandra hanya menggelang kepalanya saja.


“Masak kamu tidak tahu siapa aku,”ucap orang asing.


“Iya aku tidak tahu yang aku tahu kamu itu ketua sembilan dan orang asing saja.Yang lain aku tidak tahu,”kata Sandra.


“Itu tidak mungkin,”ucap orang asing yang masih tidak percaya. Sampai Sandra yang tadi berjalan didepan berhenti. Orang asing yang tidak tahu kalau Sandra berhenti menabrak Sandra yang didepan.”Kenapa kamu berhenti,”ucap orang asing.


“Kenapa juga kamu tidak lihat jalan didepan kamu malah melamun.Lihat didepan sana ada danau yang jenih dengan lingkungan yang disekitarnya kacau,”ucap Sandra. Orang asing melihat ke depan dan ebrjalan di samping Sandra.”Aku juga tidak percaya ini masih ada danauh yang tidak tercemah oleh sekitarnya,”ucap orang asing yang mendekat dan memeriksa danau.

__ADS_1


“Apa yang kamu lakuakan,”ucap Sandra melihat ke arah orang asing.


“Kmau tidak melihat aku sedang memastikan danau ini bersih dari kondisi yang lain,”kata Orang asing.


“Bukan itu sudah bisa ditebak tanpa dicek ya,”ucap Sandra yang sudah meminum airnya. Orang asing yang melihat Sandra meminum air danau sangat terkejut.”Kami gila apa kamu mau mati meminum air danau tanpa diperiksa lebih dulu,”ucap orang asing.


“Siapa juga yang gila, Tapi ini memang bersih kali bisa diminum. Apalagi ini segar sekali,”ucap Sandra yang merasa segag kembali. Kondisi yang tadi lelah sudah kembali pulih. Orang asing yang sudah mengecek memang tidak ada masalah dengan danau dan mencoba minum.”Bagaimana hasil dari pemeriksaan kamu sudah kamu temukan danaunya tercemar atau tidak,”ucap Sandra.


“Memang tidak ada masalah. Tapi bagaimana kamu bisa yakin kalau danau ini baik saja. Tapi melihat sekitar yang tidak baik-baik saja,”ucap orang asing.


“Karena sudah mengalami hal yang sama jadi sudah terbiasa,”kata Sandra.


“Tapi apa kamu mau ke sana,”ucap Sandra sambil menunjut satu pulau di tengah danau.


“Ayo kita kesana aku juga penasaran dengan kondisi di sana,”kata orang asing. Mereka berdua pergi ke arah pulau yang ada di tengah danau. Karena mereka tidak tahu apa yang ada disana mereka tetap waspada. Sampai mereka menginjakkan kakinya Sandra merasakan aura dewa kehidupan yang murni.


Orang asing yang tidak merasakan itu hanya tetap berjalan sampai dia melihat kebelakang.”Apa yang kamu lakukan disana ayo jalan katanya mau melihat pulau,”ucap orang asing.


“Aku tahu tapi apa kamu tidak merasakan aura dewa kehidapan disini,”kata Sandra mencari tahu.


“Aura dewa kehidupan. Aku tidak merasakannya.Apa kamu merasakannya,”ucap orang asing. Sandra yang sudah mendengar jawaban dari orang asing berjalan dan tidak merespons orang asing.”Kenapa kamu diam saja. Apa kamu tidak mau memberitahukan kepadaku. Apa yang sedang kamu rasakan tadi,”ucap orang asing.


“Kamu saja tidak tahu. Bagaimana aku bisa menjelaskan kepada kamu,”ucap Sandra. Orang asing hanya diam saja sampai mereka ada di tengah pulau.”Tidak aku sangka ada pohon besar disini. Seperti yang kamu katakan Sandra,”ucap orang asing.


“Bagaimana kamu bisa tahu kalau ada pohon besar di dunia kegelapan Sandra,”kata orang asing.


“Aku hanya menebak saja, kerena setiap kali aku pergi ke dunia lain pasti disana ada pohon besar. Sama dengan dunia ini pasti ada pohon besar. Kita istirahat disini saja dulu. Aku sudah lelah,”ucap Snarda yang berjalan ke arah pohon yang sejuk. Dimana dia berbaring dan menutup matanya untuk tidur.

__ADS_1


“Kamu bisanya tidur dengan musuh kamu didepannya,”ucap orang asing.


“Aku tidak perduli aku hanya ingin tidur aku sudah lelah,”kata Sandra. Dengan santai yang tertidur dibahah pohon besar.


__ADS_2