Aku Bangkit Kamu Pergi

Aku Bangkit Kamu Pergi
ABKP 149


__ADS_3

“Sandra kamu sudah kembali. Tapi kenapa malah kamu datang ke tempat Intan,”kata Morgan setekah mereka berempat masuk ke dalam rumah Intan. Dimana mereka berdua ada di taman belakang.


“Aku kira yang datang itu Edwan dan Tera. Aku tidak menyangka kalau Morgan dan Petra juga ikut datang. Bagaimana kabar kalian semua apa baik-baik saja,”kata Sandra.


“Kurasa ada banyak hal yang harus kamu jelaskan kepada kami semua. Iya tidak Sandra,”kata Petra. Snadra hanya tersenyum saja kepada mereka berempat.


“Baiklah jadi apa yang ingin kalin dengar lebih dulu. Dunia ini atau bumi sekarang ini,”kata Sandra.


“Semuanya,”kata Morgan.”Jika semuanya akan panjang ceritanya. Bagaimana ini Intan?,”kata Snadra yang melihat ke arah Intan.


“Kenapa kamu melihatku.Inikan urusan kamu yang selalu menghilang begitu saja. Aku juga tidak tahu bumi yang kamu maksud itu dunia mana. Apa bumi tempat kamu tinggal,”kata Intan sambil berpikir. Sandra hanya tersenyum dan dimana Sandra mulai memuka mulut apa yangs duah terjadi.


Kalau bumi hancur karena para dewa yang ingin membunuh Sandra. Tapi mereka gagal sekarang saja para dewa ada di portal penghubung dunia monster. Tapi mereka tidak bisa masuk karena ada penghalang. Untuk bumi sekrang sudah mati dan tidak ada kehidupan yang berjalan disana. Karena setelah penyerang waktu itu semua sudah hancur tidak menyisahkan manusia apapun hanya ada monster yang tinggal dengan racun dan peradaban yang berbeda.


“Tapi kenapa kejadian itu terjadi saat kamu masuk ke dalam retakan saat. Itu. Waktu itu kamu ada dimana Sandra,”kata Petra.


“Saat itu ada di dunia kegelapan. Aku juga tidak bisa masuk dan keluar dari dunia itu. karena dunia itu juga kacu dengan mosnter pemakam manusia dan darah. Karena aku penasaran dengan dunia itu aku tinggal disana untuk mencari tahu apa yang terjadi disana,”kata Sanra.


“Apa yang kamu temukan disana?,”ucap Morgan.


“Aku menemukan sedikit keberan dunia yang aku tinggali disana karena ulah dewa. Semua kecauan ini juga ulah mereka dari awal. Tapi ada dalang yang tersembunyi, itu masih dalam pencarian,”kata Sandra.

__ADS_1


“Informasi yang kamu temu ini sangat banyak Sandra. Tapi syukurlah kamu bisa kembali dengan selamat,”kata Morgan.


“Kalian khawatir dengan ku. Terima kasih, tapi bagaimana dengan kalian tingal di dunia ini. Apa sudah merasa terbiasa atau belum,”kata Sandra yang juga ingin tahu kondisi mereka.


“Kmai sudah mulai terbiasa dan menjalankan bisnsi masing-masing. Kami juga sudah menjalin kerja sama dengan para mosnter untuk menjaga wilayah dan dunia kita. Jadi kamu tidak usah khawatir. Tapi apa kamu akan kembali lagi nanti,”kata Morgan.


“Aku memang akan kembali lagi. Tapi tidak untuk sekarang. Lalu kalian berdua datang ke sini apa ada masalah yang terjadi,”kata Sandra melihat ke arah Edwan dan Tera.


“Itu tuan kenapa anda tidak langsung datang ke markas saat sudah datang ke sini,”kata Edwan. Sanra hanya diam saja dengan santai dia berkata,”Maaf kamu tahukan aku malas dengan kertas yang menjuang tinggi itu. Makanya aku datang ke tempat Intan untuk bersantai beberapa hari saja.”


Tapi wajah Tera yang melihat hanya bisa menatap dingin.”Tuan kamu mengabaikan tugas jika ini terus terjadi. Anda tidak bisa mendapatkan libut dan bertemu dengan nona Intan lagi. Apa itu yang anda inginkan,”lata Tera dengan tegas.


“Aku tahu. Tapi bisakan kamu mengunjungiku saat aku tidak datang ke sini dan membawakan makanan untukku,”kata Sandra yang manja.


“Baiklah. Sekarang kembalilah bersama mereka. Kuras ada tugas yang harus kamu selesaikan dengan cepat,”kata Intan. Sandra hanya bisa menghela nafas saja dan menatap ke arah rekanya di depannya.”Baiklah aku akan kembali bersama kalian,”kata Snara yang berwajah memelas. Tapi sebelum pergi Intan membawakan kue dan makan yang dia buat untuk Sandra bawah.


Sandra yang kembali bersama dengan mereka berempat diantarkan oelh Intan sampai didepan pintu. Dimana Intan melambaikan tangannya kepada Sandra saat dia pergi.”Kurasa kembali senyap rumahku,”kata Intan.


“Apa anda merindukan tuan nona,”kata penjaga pertam. Intan hanya tersenyum saja. Setelah malam yang dimana mereka bisa berbincang setelah sekian lama tidak bertemu.  Intan yang kembali ke kamar dan semua orang sudah tertidur. Tapi malam itu adalah malam dimana ada yang aneh datang ke dunia monster. Awlanya Intan bisa tertidur dengan santai, taoi saat tengah malam Intan terbangun.


“Kenapa harus malam ini mereka datang,”ucap Intan. Tapi pada saat intan hendak duduk di kasur dan membuka jendela yang ada disampaingnya. Melihat Sandra sudah ada di depan jendela.”Kamu mau kemana?,”kata Sandra yang duduk didekat jendela.

__ADS_1


“Sejak kapan kamu ada disana Sandra, bukan kamu seharusnya kembali bersama dengan Edwan dan Tera ya,”kata Intan yang tahu.


“Itu benar tapi di tengah jalan kami diserang dan ada retakan yang aneh muncul. Jadi harus menyelesaikan semua itu dulu sebelum kembali menyelesaikan tugas harian,”kata Sandra.


“Jadi siapa yang datang ke dunia monster malam begini aku hanya ingin tidur dengan santai,”kata Intan.


“Mereka berasal dari alam semesta.Kurasa sebagian dari mereka bisa ada yang merobos masuk. Tapi bagaimana kamu bisa menyadari soal ada tamu yang tidak di undang Intan,”kata Sandra.


“Tahu saja ini sudah terbiasa terjadi bukan. Tapi apa sudah selesai semuanya,”kata Intan.


“Kamu tidak usah khawatir semua sudah selesai saat kamu terbangun. Tapi apa aku boleh tidur di kasur kamu malam ini Intan,”kata Sandra.


“Tentu saja boleh asalkan kamu tidak melakukan apa-apa padaku saat aku tidur,”kata Intan. Snara yang mendengarnya merasa senang dengan persetujuan dari Intan. Setelah malam itu retakan yang masuk ke dunia monster sudah diselesaikan.


“Kenapa kami juga yang harus menyelesaikannya,”ucap Morgan yang merasa kesal.


“Itulah dunia milik tuan kami. Jika kamu sudah mengenal Sandra dengan baik kamu juga akan tahu tentang hal musuh maupun kecapaian yang tidak bisa kamu bayangkan,”kata Edwan.


“Tapi semua ini siapa kenapa mereka bisa masuk ke dunia monster dengan mudah. Bukan katanya Snara sudah ada pelindung. Tapi kenapa mereka bisa masuk ke sini,”kata Petra.


“Mereka hanya tikus saja. Jadi kamu tidak usah khawatir. Tapi dengan semua ini kalian berdau ada pengalaman untuk mengalahkan seseorang yang lebih kuat bukan,”kata Edwan. Mereka berdua hanya menganggu saja. Tapi setelah semua itu Sandra dan Intan tidur disatu keranjang yang sama untuk pertama kalianya. Intan yang tidur di dekapan Sandra yang sedang memeluk dia. Dimalam semua sedang sibuk melawan musuh yang menuyusup mereka berdua menikmati malam yang damai di satu tempat yang nyaman.

__ADS_1


__ADS_2