
Sandra yang tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Baz membuat dia waspada. Karena sama halnya saat Sandra di kirim di garis depan melawan musuh beberapa bulan yang lalu setelah dia selesai pelatihan tahap pertama.
“Kenapa kamu melihat seperti itu, aku tidak akan membunuh kamu,”ucap Baz yang tersenyum licik.
“Iya tidak akan membunuhku. Tapi melihat sikap kamu yang tiba-tiba ini aku merasa akan masuk ke tampat yang salah,”kata Sandra.
“Nanti kamu akan mendapatkan pengetahuan baru di luar zona aman kamu Sandra. Banyak diluar sana yang tidak bisa kamu tebak kehidupannya,”kata Baz.
“Kenapa kamu berkata seperti ada musuh yang kuat dan berbeda dari manusia,”kata Sandra. Baz hanya tersenyum saja kepada Sandra sampai semua palatihan yang dilakukan oleh Sandra selesai.
Dua bulan telah selesai dengan semua pelatiahan dimana Sandra di panggi oleh Baz untuk masuk ke dalam suatu ruangan. Sandra yang tidak tahu kemana Baz akan membawa dia pergi. “Baz kemana kamu ingin membawaku,”kata Sandra.
“Kelas khusus,”kata Baz yang membuka satu pintu. Tapi pintu itu sedikit berbeda dari pintu yang lain. Dimana Pintu itu seperti lift yang harus menggunakan kartu akses. Sandra yang melihat sekelilingnya hanya bisa betanya kepada Baz.”Kelas khusus yang kamu maksudkan tadi itu kelas apa?,”kata Sandra.
“kelas para monster,”ucap Baz sambil tersenyum.”Bisa tidak kamu jangan bercanda saat aku ingin tahu,”kata Sandra.
“Siapa juga yang bercanda,”kata Baz. Sandra terdiam dan memikirkan apa yang dikatakan oleh Baz.”Jika kamu tidak percaya dengan apa yang aku bicarakan kamu akan melihat sendiri nanti,”kata Baz.
Pintu terbuka dan Baz berjalan keluar yang di ikuti oleh Sandra. Sandra yang melihat sedikit terkejut dengan apa yang dia lihat.”Ini dimana?,”kata Sandra karena tempat yang dia lihat berbeda dengan di markas.
“Selamat datang di Akademi militer khusus,”kata Baz.
“Akademi militer Khusus,”ucap Sandra yang masih tidak percaya.
__ADS_1
“Aku tahu kamu masih bingung makanya ikuti aku biar kamu tidak tersesat,”kata Baz.
Sandra hanya bisa mengikuti Baz sambil melihat sekeliling yang berbeda adalah mereka seperti bisa menggunakan sihir dengan pelengkapan yang mereka gunakan berbeda pada dunia yang selama ini Sandra kenal.”Apa ini di balik bayangan dunia yang damai,”ucap hati Sandra.
“Hai Baz, tumben kamu datang ke sini,”kata teman Baz.
“Hai Pet,”kata Baz. “Siapa yang kamu bawa?,”kata Pet melihat orang disamping Baz.
“Dia Sandra cucu dari guru,”kata Baz. “Apa Sandra Kurtajaya,”kata Pet. “Iya,”kata Baz.
“Siapa dia Baz?,”kata Sandra.”Perkenalkan dia adalah guru di Akademi militer khusus ini namanya adalah Pet,”kata Baz.
“Halo nama saya adalah Sandra sepertinya anda sudah mengenal nama saya,”kata Sandra yang sedikit bingung.
“Iya juga karena dia baru saja datang ke tempat ini setelah dia melewati pelatihan di militer,”kata Baz. Tidak lama kemudian saat mereka sedang asik mengobrol alarem tanda bahaya berbunyi. Pet dan Baz yang sudah tahu terlihata waspada. Sementara Sandra yang merasa kalau ada yang aneh dengan tatapan Pet dan Baz. Sampai Baz berkaata,”Kamu tetap di sini jangan pergi kemana saja.”
Baz dan Pet segera pergi meninggalkan Sandra.”Tunggu kakak Baz, kamu mau kemana,”kata Sandra yang bingung dengan sikap mereka berdua. Lalu semua orang yang tadi santai mulai bergerak menuju beberapa titik. Sandra yang tidak tahu kemana mereka ingin pergi hanya bisa melihat.
“Kemana mereka mau pergi,”kata Sandra. Tapi hati Sandra yang merasa aneh karena dia merasakan tekanan yang sangat kuat yang membuat dia tidak bisa berdiri lama.”Kenapa ada tekanan yang kuat apa yang sebenarnya terjadi di sini,”kata Sandra yang mulai gelisah.
Karena tempat dia berdiri sudah sunyi. Sandra hanya bisa menhela nafas saja sambil duduk karena ada tekanan. Saat Sandra yang santai duduk ada makhluk yang menurut Sandra aneh. Tapi dia pernah melihatnya kenapa makhluk dalam legenda ada di depan Sandra. Sandra hanya bisa duduk santai melihat makhluk yang ada didepan dia yang melihat Sandra.
“Makhluk kuno dengan kepala ayah dengan ekor seperti dengan beberbagai jenis perpaduan binatang lain,”kata Sandra yang menghela nafas.
__ADS_1
“Tapi kenapa tekanan dari makhluk itu sangat membuat Sandra tidak bisa bergerak. Dia mendekat lagi,”kata Sandra yang tidak bisa menggerkan kakinya.
Sandra yang mencoba tenang mencari tahu apa kelemahan darai buku yang dibaca dari beberapa legenda. Tapi melihat dari bentu monster ity perpaduan daru, ular, kepala ayah sisi buaya. Sandra yang melihat hanya bisa mencari apa yang bisa membatu dia membunuh mahkluk itu. Tapi beruntung Sandra membawa pistol di pinggangnya.”Kita lihat apa yang bisa aku gunakan dengan peluru ini,”kata Sandra.
Sementara mahkluk itu terus mendekat dan kadang dia bersuara keras seperti mengeluarkan kelombak suara seperti speeker yang pecah.”Apa aku bisa menusuk leher kepala ayah itu,”akat Sandra.
Menutu mata dia dan berpikir dengan cepat dan menghitungkan jarak dan kecepatan yang dia bisa lakukan saat menggunakan senjata yang dia bawa. Setalah beberapa menit Sandra membuka mata yang dimana Makhluk itu sudah dekat di depan mata Sandra.
Sandra hanya bisa tersenyum melihat makhluk didepannya yang hendak mencari makan.”Kenapa nasibku tidak beruntung ya,”kata Sandra dalam hati.
Sandra hendak melakukan rencana yang dia susun dalam kondisi genting dengan enam perlu di dalam pistol. Sandra menarik nafas dalam-dalam dan mengarahkan pistol itu ke arah makhluk di depannya saat monter itu mengeluarkan suara yang aneh tersebut.
Karena sudah diperhitungan oleh Sandra mulut monter terbuka lebar kesempatan Sandra untuk menembakan tiga peluru dengan kondisi peluruh haru sejajar dengan sama dan disusul peluru ke tiga yang haru di belakang membantu perluru didepannya.
Semua peluru telah di tembakan dengan seketiga peluru mengenai tenggorakan monter yang Sandra tidak kenal.”Apa sudah aman,”kata Sandra melihat ke depan.
“Kurasa sudah biarkan aku bersandar sedikit saja,”kata Sandra yang seperti kehabisan tenaga untuk berdiri. Tapi di tempat lain Baz dan Pet bersama dengan guru dan murid yang lain sedang bertarung dengan para monter dengan kemampuan yang sudah di bangkitkan dan ada juga kemampuan khusu mereka.
Tapi mereka tidak tahu kalau ada monter yang lepas dan bisa masuk ke dalam wilayah Akademi. Karena sibuk melawan musuh sampai akhirnya monster bisa ditangani oleh mereka. Baz dan Pet yang kembali setelah membersihakn tempat dan mengambil yang bisa dijual dan di buat peralatan untuk bertempur.
Baz dan Pet yang sudah selesai dengan bagian mereka menuju tempat Sandra. Dimana mereka terkejut dengan monter sudah ada di halaman taman. Tapi monter itu sudah tewas terbunuh.”Kenapa bisa ada yang lolos,”kata Baz.
“Tunggu Sandra,”ucap Baz yang berlari mencari Sandra. Karena tempat dimana dia meninggalkannya adalah tempat monter itu berada. Baz yang melihat Sandra tidak bergerak di dekat tiang tembok. Baz yang merasa bersalah berlari dan memanggi Sandra tapi tidak ada respon sampai dia memanggi tim medis. Tapi belum sampai tim medis datang Sandra membuka mata dan berkata,”Kamu berisik aku lelah tahu tidak.”
__ADS_1